Anisatul Mardiyah
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Agama, Tradisi Budaya dan Peradaban Abdul Gafur; Ris'an Rusli; Anisatul Mardiyah; Anica Anica; Mungafif Mungafif
Medina-te : Jurnal Studi Islam Vol 18 No 1 (2022): Medina-Te: Jurnal Studi Islam
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/medinate.v18i1.10668

Abstract

This paper focuses on what religion is, cultural traditions and civilization and their relationship and obstacles in civilization. Religion as a teaching revealed by God as a guide for humans for the continuation of their life. Religion is also a regulatory norm for its adherents which in daily life is indispensable for sustainability in the future. Because without religion, their life will be chaotic, especially if social activities or social traditions are very complex, this is very much needed. Tradition is a habit that has been carried out from the past, this is done so that the tradition is maintained from one successor to another, while civilization is an end result that is done by humans themselves, both materially and immaterially. This study is a literature review with qualitative descriptive data using content analysis, which produces data that there is a very close relationship between religion, cultural traditions and civilization. Religion is very closely related to traditional culture itself because in culture there are elements, one of which is religion. Likewise, civilization is also closely related to religion because one aspect of human life will not be separated from the rules (religion) itself. Because civilization is the result of the creation of cultured humans themselves.
REVITALISASI BEBASO DALAM TERJEMAHAN Al QUR`AN BAHASA PALEMBANG DAN IMPLIKASI PADA PERUBAHAN MAKNA John Supriyanto; Abdullah Idi; Muhammad Syawaluddin; Anisatul Mardiyah; Muhamad Takrip
Al-Bayan: Jurnal Studi Al-Qur'an dan Tafsir Vol 8 No 2 (2023): Al-Bayan : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Quranic and Tafsir studies Programme at Ushuluddin Faculty

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/al-bayan.v8i2.33416

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikasi yang ditimbulkan oleh revitalitasi bahasa daerah melalui terjemahan Al Qur’an dalam bahasa Palembang. Lahirnya terjemahan Al Qur’an dalam bahasa Palembang utamanya dilatarbelakangi kekhawatiran berbagai pihak tentang eksistensi bahasa Palembang alus yang terindikasi terancam punah akibat semakin berkurangnya penutur dan jarangnya penggunaan di masyarakat. Dominasi orientasi penerjemahan ini kemudian berimplikasi pada beberapa aspek, yakni pola penerjemahan tarjamat at-tarjamah atau adanya bahasa perantara antara bahasa sumber dan bahasa sasaran dan terjadinya pergeseran terhadap tujuan dari penerjemahan Al Qur’an. Kedua aspek ini dapat dipandang sebagai pengembangan teoritis keilmuan tarjamat al-Qur’an. Selain itu, terjemahan ini juga berimplikasi pada pergeseran makna sebagai akibat dari kesulitan penerjemah menemukan kata atau kalimat yang sepadan antara bahasa sumber dan bahasa sasaran.Â