Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mengatasi Tantangan dan Memanfaatkan Peluang Industri Halal Kosmetik dan Obat-Obatan Menuju Wajib Halal 2026: Analisis SWOT Latif, Annisya Nurul; Alianita, Marlini; Musaadah, Wiwit; Hidayat, Rahmat
Indonesia Journal of Halal Vol 7, No 2 (2024): IJH
Publisher : Pusat Kajian Halal Undip

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/halal.v7i2.23506

Abstract

Industri kosmetik dan obat halal menghadapi tantangan besar dalam mengatasi permintaan konsumen yang semakin meningkat untuk produk yang aman, berkualitas tinggi dan sesuai dengan prinsip-prinsip halal di dunia yang semakin kompetitif dan dinamis. Selain tantangan, ada juga peluang yang sangat besar untuk industri kosmetik dan obat halal untuk berkembang. Industri kosmetik dan obat halal memiliki potensi besar untuk berkembang karena pertumbuhan ekonomi global dan peningkatan permintaan konsumen, terutama dari kalangan muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dihadapi oleh industri halal kosmetik dan obat-obatan di Indonesia dalam menyongsong kebijakan wajib sertifikasi halal pada tahun 2026. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat). Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, dengan menggunakan wawancara terstruktur dalam bentuk kuesioner dan kajian pustaka yang dilakukan untuk memperoleh informasi secara komprehensif tentang tantangan dan peluang yang berhubungan dengan objek studi. Dari analisis SWOT yang dilakukan ditemukan industri halal kosmetik dan obat-obatan di Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. Dengan menerapkan strategi yang tepat, industri halal kosmetik dan obat-obatan di Indonesia dapat mencapai potensi sepenuhnya dan enjadi pemain utama di pasar global.Kata Kunci: industri kosmetik dan obat-obatan halal, analisis SWOT, wajib sertifikasi halal
Donation Intention and Behavior in Indonesian Digital Crowdfunding: Integrating Social Presence and Interpersonal Behavior Theories Budi Sukardi; Rizky Nur Ayuningtyas Putri; Rahmat Hidayat; Fuad Dhiya Ul Husaen
Jurnal Ilmiah Peuradeun Vol. 14 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Peuradeun
Publisher : SCAD Independent

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26811/peuradeun.v14i2.1217

Abstract

The rapid digitalization of Islamic social finance has transformed philanthropic practices, particularly through digital crowdfunding platforms that mediate zakah, infaq, sadaqah, and waqf donations. Despite technological advancement, donor participation in digital channels remains uneven, indicating a persistent gap between intention and actual donation behavior. This study examines the determinants of donation intention and behavior on Indonesian digital crowdfunding platforms by integrating the Theory of Interpersonal Behavior (TIB) and Social Presence Theory (SPT). Using a quantitative cross-sectional survey of 440 active donors across four major Indonesian cities and analyzing the data with SEM-PLS, the study investigates the roles of motivational, relational, and contextual factors. The findings show that attitude, affection, social factors, and religiosity significantly influence donation intention, while intention and trust are the primary drivers of actual donation behavior. Social presence, facilitating conditions, and habits do not exert direct effects on behavior; however, facilitating conditions significantly strengthen the intention–behavior relationship. These results highlight that digital donation behavior is shaped not only by technological access but also by emotional engagement, social embeddedness, and institutional trust. By clarifying the moderating role of facilitating conditions, this study contributes to a more comprehensive understanding of digital philanthropy and offers insights for developing sustainable, trustworthy, and context-sensitive crowdfunding platforms in Muslim-majority societies.