Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Health Idea

Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny.“A” Dengan Nyeri Punggung Di PMB “N” Kabupaten Bandung Tahun 2022 Ai Nur Azizah; Yosi Oktri; Neng Suaidah; Niknik Nursifa
Health Idea Vol 1, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi1201

Abstract

Latar belakang : Terjadinya kehamilan adalah proses pembuahan atau fertilisasi bertemunya sel telur atau ovum wanita dengan sel benih atau spermatozoa pria, dari proses pembuahan tersebut terjadilah pembelahan sel (zigot). Tujuan penelitian : memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny.“A” G3P2A0 dengan ketidaknyamanan nyeri punggung di PMB “N” Kabupaten Bandung Tahun 2022. Rancangan pada penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus yang dilakukan pada Ny.“A” G3P2A0 dimulai dari usia kehamian 37 minggu 1 hari sampai dengan KF4, KN3 dan KB. Waktu dan pelaksanaan penelitian dilakukan pada bulan November – Desember  2022 di PMB "N". Metode pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil : asuhan kebidanan komprehensif yang dilakukan berlangsung normal tanpa adanya penyulit maupun komplikasi. Pada masa kehamilan Ny.”A” mengalami ketidaknyamanan nyeri punggung di trimesrter III dilakukan asuhan Massage effleurage untuk meredakan nyeri punggung. Simpulan : Setelah dilakukan intervensi sebanyak 5 kali yaitu dengan frekuensi Massage effleurage dimulai pada hari pertama kunjungan ke PMB dan dilakukan kembali pada hari ke 3, hari ke 5, hari ke 6 dan hari ke 7 setelah kunjungan ke PMB. Setelah dilakukan intervensi Massage effleurage nyeri punggung pada Ny.”A” berkurang dan ibu mengatakan merasa nyaman serta lebih rileks.Kata kunci: Nyeri Punggung, Massage effleurage
Penerapan Kompres Dingin Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Ibu Post Partum yang Mengalami Luka Post Episiotomy Rudi Karmi; Yosi Oktri
Health Idea Vol 3, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi3204

Abstract

Persalinan spontan adalah proses pengeluaran janin dan plasenta secara spontan melalui vagina pada akhir kehamilan, yaitu kehamilan cukup bulan 37-42 minggu. Pada umumnya, episiotomi dilakukan untuk memperlancar persalinan dan mencegah robekan perineum secara spontan. Episiotomi adalah sayatan pada perineum yang digunakan untuk memperluas ruang pada lubang keluar jalan lahir, sehingga mempermudah proses persalinan. Luka perineum adalah robekan yang terjadi akibat robekan spontan atau episiotomi. Dampak episiotomi yaitu dapat menimbulkan rasa nyeri. Salah satu intervensi keperawatan untuk mengurangi rasa nyeri tersebut adalah terapi kompres dingin. Kompres dingin merupakan salah satu terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri pada ibu post partum dengan luka episiotomy. Studi kasus ini untuk menggali mengenai penerapan kompres dingin terhadap penurunan tingkat nyeri pada ibu post partum yang mengalami luka post episiotomy. Instrumen yang digunakan dalam studi kasus ini adalah lembar pengkajian, lembar observasi checklist intensitas nyeri sebelum dan sesudah penerapan, alat ukur skala numerik (Numeric Rating Scale/NRS), dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Subjek dalam studi kasus ini adalah Ny. T dengan P1A0 post partum spontan yang mengalami luka post episiotomy. Studi kasus dimulai pada tanggal 14-19 April 2025. Setelah dilakukan kompres dingin pada   Ny. T selama 3 hari berturut-turut, 1 kali sehari dengan durasi 15 menit didapatkan hasil bahwa Ny. T  mengalami penurunan nyeri dari skala nyeri 7 menjadi 3 dan Ny. T merasa nyaman. Penerapan kompres dingin pada luka post episiotomy berpengaruh terhadap penurunan tingkat nyeri sehingga penerapan ini dapat dijadikan Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh tenaga kesehatan sebagai upaya penurunan nyeri pada ibu post partum yang mengalami luka post episiotomy.Kata Kunci: Kompres dingin, Nyeri, post episiotomy
Penerapan Terapi Deep Breathing Relaxation terhadap Penurunan Nyeri pada Ibu Post Operasi Sectio Caesaria Rudi Karmi; Yosi Oktri; mega Diana
Health Idea Vol 2, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2203

Abstract

Sectio cesarea is the act of making an incision to open abdominal wall and uterine wall to remove the fetus from the mother's womb. Postoperative sectio caesarea patients will feel pain due to  an incision in the abdominal wall and uterus. The role of nursesare as nursing care providers in non-pharmacological pain management, one of them  is relaxation techniques. Deep breathing relaxation is one of the non-pharmacological therapies that can be used to relax muscle tension so  it can reduce the pain scale of postoperative mothers. Methods: This study used a case study of deep breathing relaxation therapy in post caesarea sectio operation mothers to reduce pain intensity. Results: The results of determiner case study can be concluded that the application of deep breathing relaxation therapy in postoperative sectio caesarea mothers is effective to accelerate the process of reducing the pain of post caesarea sectio operation mothers. Conclusions and suggestions: The application of deep breathing relaxation therapy to reduce pain has an effect so it can be applied by health workers as an effort to accelerate the process of reducing pain in post caesarea sectio operation mothers.Keywords: Deep Breathing, Sectio Caesarea, Pain