Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

ANALISIS PROGRAM AUDIT MATERNAL-PERINATAL (AMP) DI KABUPATEN CIANJUR TAHUN 2012 Sri Maryati; Sutopo Patria Jati; Lucia Ratna Kartika Wulan
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2019): Juli 2019
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Audit Maternal dan Perinatal (AMP) merupakan program yang dibentuk untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi dengan cara menggali faktor penyebab kematian yang dapat dicegah. Di Kabupaten Cianjur program ini belum dapat terlaksana dengan optimal, hal ini dapat terlihat dari angka kematian ibu dan bayi yang masih cukup tinggi dari tahun ke tahun. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan Program Audit Maternal dan Perinatal di Kabupaten Cianjur.Desain penelitian menggunakan rancangan kualitatif yang disajikan secara deskriptif eksploratif. Informan utama adalah 4 orang tim AMP dan Informan triangulasi 9 orang. Data dikumpulkan dengan teknik wawancara mendalam. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program AMP belum optimal: tim AMP belum melibatkan lintas sektor dan sesi pembelajaran belum berkelanjutan, pemantauan dan evaluasi tidak menyeluruh dan tidak ada tindak lanjut. Sosialisasi belum sampai pada semua bidan, tidak ada pelatihan tim pengkaji. Dana terbatas untuk melakukan pertemuan pembahasan kasus, formulir kasus kematian diperbanyak oleh bidan. Dinas Kesehatan belum mempunyai Standar Operasional Prosedur (SOP) program AMP dan Surat Keputusan (SK) tim AMP belum ditandatangani Bapak Bupati. Disarankan untuk melakukan advokasi dengan bagian Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk menindaklanjuti draft SK, melakukan evaluasi dan tindak lanjut secara berkala terhadap pelaksanaan sosialisasi AMP revisi oleh Puskesmas, membuat SOP program AMP, meningkatkan komitmen dan tanggungjawab pelaksana program dengan pemberian reward. Kata Kunci : Implementasi, Program Audit Maternal-Perinatal, komunikasi, sumber daya, disposisi, struktur birokrasi.
HUBUNGAN UMUR DAN PARITAS IBU DENGAN PENGGUNAAN Sri Maryati
Jurnal Kesehatan Rajawali Vol 11 No 1 (2021): Jurnal Kesehatan Rajawali
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.944 KB)

Abstract

Masalah pokok kependudukan yang dihadapi Indonesia adalah jumlah penduduk sekitar 250 juta jiwa dengan laju pertumbuhan yang relatif tinggi sekitar 1.49% per tahun. Tingginya jumlah penduduk dikarenakan adanya ketidaksesuaian antara umur dan paritas dengan penggunaan kontrasepsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Umur dan Paritas Ibu dengan penggunaan kontrasepsi IUD di Puskesmas Leuwigajah Cimahi Selatan Tahun 2016. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, sample dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB di Puskesmas Leuwigajah Cimahi Selatan Tahun 2016 yaitu 1138 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data yang digunakan adalah Uji Chi Square. Hasil penelitian didapatkan bahwa umur <20 tahun sebanyak 8.2%, umur 20-35 tahun sebanyak 57.6% dan umur >35 tahun sebanyak 34.2%. Frekuensi paritas ibu didapatkan paritas primipara sebanyak 24.1%, multipara sebanyak 73.8% dan grandemultipara sebanyak 2.1%. Frekuensi akseptor KB IUD sebanyak 11.4%. Terdapat hubungan antara umur dan paritas ibu dengan penggunaan kontrasepsi IUD dengan nilai p value 0.000 < ɑ 0.05. Dapat disimpulkan bahwa ibu dengan umur >35 tahun lebih banyak menggunakan menggunakan IUD dibandingkan ibu dengan umur <20 tahun dan 20-35 tahun, sedangkan ibu dengan paritas multipara lebih banyak menggunakan kontrasepsi IUD dibandingkan ibu dengan paritas primipara dan grandemultipara.Diharapkan Puskesmas dapat memberikan dan meningkatkan informasi tentang kontrasepsi IUD melalui konseling KB serta penyuluhan yang dilakukan satu bulan sekali sehingga masyarakat mempunyai pengetahuan lebih banyak tentang alat kontrasepsi khususnya IUD sehingga masyarakat mampu memilih alat kontrasepsi yang efektif dan sesuai dengan kondisinya.Kata Kunci: Paritas, Penggunaan Kontrasepsi IUD, Umur
Pengaruh Penggunaan Buku KIA dan Konseling Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Stimulasi Perkembangan Bayi dan Balita Karwati Karwati; Sri Maryati; Damai Yanti
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 11, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik11301

Abstract

Masa depan suatu bangsa tergantu.ng pada keberhasilan anak dalam mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Tahun-tahun pertama kehidupan, terutama periode sejak janin dalam kandungan sampai anak berusia 2 tahun merupakan periode yang sangat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Stimulasi yang tepat akan merangsang otak balita sehingga perkembangan kemampuan gerak, bicara dan bahasa, social dan kemandirian pada balita berlangsung optimal sesuai dengan usia anak. Berdasarkan data di PMB K, Kelurahan Cibeber, terdapat 38 balita, 1 balita mengalami keterlambatan perkembangan dikarenakan Cereberal Palsy, 3 balita mengalami perawakan pendek ( stunting) dan sekaligus mengalami berat badan bawah garis merah (BGM). Dari 38 balita, 35 orang perkembangannya sesuai dengan usia, sedangkan 3 orang tidak sesuai dengan usianya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan buku KIA dan Konseling terhadap pegetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan bayi dan balita. Penelitian ini menggunakan quasi experiment design: two group pretest-posttest. Alat ukur menggunakan kuesioner. Populasi dan sampel berjumlah 38 ibu balita dengan teknik total sampling pada bulan April – Mei 2021. Analisis data menggunakan Uji Mann Whitney. Hasil Penelitan tidak terdapat perbedaan pengetahuan ibu tentang stimulasi perkembangan bayi dan balita pada kelompok Buku KIA dan Kelompok Konseling dengan nilai p 0,095 (p
Pijat Oksitosin dan Pijat Oketani untuk Memperlancar Pengeluaran Air Susu Ibu Damai Yanti; Dyeri Susanti; Sri Maryati
2-TRIK: TUNAS-TUNAS RISET KESEHATAN Vol 12, No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : FORUM ILMIAH KESEHATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/2trik12307

Abstract

The achievement of exclusive breastfeeding in Indonesia has not yet met the target. Breast milk production is influenced by the hormones prolactin, oxytocin, and endorphins. Methods that can be used to increase hormone secretion are oxytocin massage or oketani massage. The design used in this study was a two group posttest only. The sample in this study were 30 postnatal mothers, consisting of 15 mothers for the oxytocin massage group and 15 mothers for the oketani massage group. Breast milk expenditure was measured through observation. Data were analyzed using independent sample t-test because the data were normally distributed. The results of this study indicate that the value of p = 0.014, thus there is a difference in the mean of milk production in the oxytocin massage group (163 ml) and the oketani massage group (142 ml). The conclusion of this study is that oxytocin massage is more effective than the oketani massage method to facilitate milk production.Keywords: oxytocin massage; oketani massage; breast milk production ABSTRAK Capaian ASI eksklusif di Indonesia masih belum memenuhi target. Produksi ASI dipengaruhi oleh hormon prolaktin, oksitosin, serta endhorpin. Metode yang dapat dilakukan guna meningkatkan pengeluaran hormon yaitu dengan melakukan pijat oksitosin ataupun pijat oketani. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah two group posttest only. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 ibu postnatal, terdiri dari 15 ibu untuk kelompok pijat oksitosin dan 15 ibu untuk kelompok pijat oketani. Pengeluaran ASI diukur melalui observasi. Data dianalisis menggunakan independent sample t-test karena data berdistribusi normal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai p = 0,014, dengan demikian ada perbedaan rerata pengeluaran ASI pada kelompok pijat oksitosin (163 ml) dan kelompok pijat oketani (142 ml). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pijat oksitosin lebih efektif dibandingkan dengan metode pijat oketani untuk memperlancar produksi ASI.Kata kunci: pijat oksitosin; pijat oketani; pengeluaran ASI
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN IBU DENGAN PELATIHAN PIJAT BALITA Sofa Fatonah H.S; Sri Maryati; Karwati Karwati; Damai Yanti; Yosi Oktri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 4, No 1 (2022): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/jpms.v4i1.863

Abstract

Anak usia 0-5 tahun adalah generasi emas (golden periods) dimana anak pada usia tersebut terjadi proses tumbuh kembang yang optimal, sehingga bayi atau anak perlu diberikan stimulasi pijat bayi agar tumbuh kembangnya bisa maksimal. Salah satu cara membantu proses pertumbuhan dan perkembangan serta sebagai bounding attachment antara ibu dan anak adalah dengan melakukan pijat pada bayi. Bayi pertama kali belajar berkomunikasi lewat sentuhan orang tua, maka meskipun masih sangat kecil, bayi sudah dapat menikmati dan memamaknai pijatan yang diberikan.  Di Indonesia pelaksanaan pijat bayi di masyarakat desa masih dipegang perannya oleh dukun bayi. Selama ini, pemijatan tidak hanya dilakukan pada saat bayi sehat, tetapi juga pada bayi sakit atau rewel dan sudah menjadi rutinitas perawatan bayi setelah lahir. Orang yang harus mengetahui tumbuh kembang anak adalah orang tua, selain itu petugas posyandu balita yang menimbang dan memeriksa kesehatan anak, sehingga peran orang tua sangatlah penting terutama ibu harus punya ilmu yang cukup tentang tumbuh kembang dan bagaimana cara mencapai pertumbuhan dan perkembangan yang optimal. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatankan pengetahuan dan keterampilan ibu setelah mengikuti pelatihan keterampilan pijat balita ini. Setelah mengikuti Pelatihan keterampilan pijat bayi ini yang dilaksanakan di RW 14 Cibeber Kota Cimahi dengan pelaksanaan pelatihan dilakukan selama 4 kali pertemuan bahwa terdapat peningkatan  pengetahuan dan keterampilan ibu dalam keterampilan pijat bayi.
Pain Reduction Techniques to Overcome Back Pain Complaints in Third Trimester of Pregnancy Sri Maryati; Karwati Karwati; Damai Yanti
Health Notions Vol 6, No 10 (2022): October
Publisher : Humanistic Network for Science and Technology (HNST)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/hn61004

Abstract

The problem that is often experienced by pregnant women in the third trimester is low back pain, it is estimated that around 70% of women complain of some form of low back and back pain at some point in pregnancy, childbirth and post partum. One of the therapy that can be given to mothers with low back pain is acupressure. The purpose of the study was to determine the effect of pain reduction techniques with acupressure to overcome complaints of low back pain in the third trimester of pregnancy. The design of this study was one group pre-test post-test. The sample was taken by accidental sampling, with the research subjects being pregnant women in the third trimester who visited PMB "K" in March 2021 to May 2021. The statistical test used the Wilcoxon test. The results showed that the average degree of back pain before being given acupressure: median = 3.00, standard deviation = 2,917. The average degree of back pain after being given acupressure: median = 0.00, standard deviation = 2.095. There was an effect of acupressure on the pain scale of pregnant women with back pain with p-value of 0.000. It can be concluded that acupressure massage is a technique for reducing back pain experienced by pregnant women, which can occur in the first trimester of pregnancy and is increasingly being complained of in the third trimester of pregnancy. It is hoped that massage techniques can be taught by health workers, especially midwives as female companions to the patient's family, especially husbands so that they can do it independently. Keywords: pain reduction techniques; back pain complaints
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “D” DENGAN RENDAM AIR HANGAT UNTUK MENGATASI BENGKAK KAKI PADA TRIMESTER III DI PMB “P” CIMAHI SELATAN Rohimah; Sri Maryati; Purwanti
Jurnal Osadhawedyah Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang dialami oleh setiap wanita sebelum melahirkan dan memiliki anak. Pada masa kehamilan sering kali terjadi ketidaknyamanan yang sering mengganggu kegiatan ibu, diantaranya yaitu bengkak kaki. Menurut survey di PMB “P” dari 65 ibu hamil ada sebanyak 49 atau 75 % dari mereka mengeluhkan rasa tidak nyaman akibat kaki bengkak. Salah satu cara untuk mengurangi bengkak kaki yaitu dengan melakukan rendam air hangat. Tujuan studi kasus ini adalah untuk Memberikan Asuhan Kebidanan pada Ny. “D” dengan Terapi Rendam Air Hangat Terhadap Pengurangan Bengkak Kaki. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus yang dilakukan pada Ny. “D” G3P2A0 dimulai dari usia kehamilan 37 minggu sampai dengan ibu menggunakan kontrasepsi. Subjek penelitian yaitu Ny. ”D” yang mengalami ketidaknyamanan bengkak kaki pada kehamilan trimester III. Hasil studi kasus yaitu setelah diberikan terapi rendam air hangat setiap 15 menit selama 2 minggu, bengkak kaki pada kehamilan berkurang, sedangkan masa persalinan, nifas dan bayi baru lahir ibu dalam keadaan normal. Kesimpulan dari studi kasus ini yaitu rendam air hangat efektif dalam mengurangi bengkak kaki pada Ny. “D”. Saran dari studi kasus ini adalah asuhan rendam air hangat bisa diberikan pada ibu hamil trimester III yang mengalami ketidaknyamanan bengkak kaki.
ASUHAN SENAM HAMIL DAN MASSAGE COUNTERPRESSURE PADA NY”I” UNTUK MENGATASI SAKIT PINGGANG PADA TRIMESTER III DI PKM “B” KABUPATEN BANDUNG BARAT Siti Lutfiah WFA; Sri Maryati; Iim Maryati
Jurnal Osadhawedyah Vol 1 No 3 (2023): Jurnal Osadhawedyah
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang dialami oleh setiap wanita sebelum melahirkan dan memiliki anak. Pada masa kehamilan sering kali terjadi ketidaknyamanan yang sering mengganggu kegiatan ibu, diantaranya yaitu sakit pinggang. Menurut survey di PKM "B" dari 1.966 ibu hamil di trimester III atau sekitar 35% dari mereka mengeluhkan rasa tidak nyaman akibat sakit pinggang. Salah satu cara untuk mengurangi sakit pinggang yaitu dengan melakukan senam hamil dan massage counterpressure menjelang persalinan. Tujuan studi kasus ini adalah untuk memberikan asuhan kebidanan pada Ny. "I" dengan mempraktikan senam hamil dan melakukan asuhan massage counterpressure terhadap pengurangan sakit pinggang. Metode yang digunakan adalah pendekatan studi kasus yang dilakukan pada Ny. "I" G2P1A0 dimulai dari usia kehamilan 36 minggu sampai dengan ibu menggunakan kontrasepsi. Subjek penelitian yaitu Ny. "I" yang mengalami ketidaknyamanan sakit pinggang pada kehamilan trimester III. Hasil studi kasus yaitu setelah mempraktikan senam hamil 3-4 kali dalam seminggu selama ±15 menit saat kehamilan dan massase counterpressure saat persalinan, intensitas nyeri pinggang yang ibu rasakan berkurang, sedangkan untuk masa nifas dan masa bayi baru lahir dalam keadaan normal. Kesimpulan dari studi kasus ini yaitu senam hamil dan massage counterpressure efektif dalam mengurangi sakit pinggang pada Ny. "I". Saran dari studi kasus ini adalah asuhan senam hamil dan massage counterpressure bisa diberikan pada ibu hamil trimester III yang mengalami ketidaknyamanan sakit pinggang.
Edukasi Teknik Akupresure di Posyandu RW 14 Cibeber untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada Kehamilan Trimester III: Edukasi Teknik Akupresure di Posyandu RW 14 Cibeber untuk Mengurangi Nyeri Punggung pada Kehamilan Trimester III Yanti, Damai; Karwati; Sri Maryati; Santi Susilawati; Rina Saleha; Rinjani Khazanah; Levi Almatia
J.Abdimas: Community Health Vol 4 No 2 (2023): J.Abdimas: Community Health - November 2023
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/jach.v4n2.730

Abstract

Back pain in third trimester pregnant women is a common complaint that often occurs among pregnant women. As many as 70% of pregnant women in the third trimester experience back pain which causes pregnant women to feel uncomfortable during pregnancy. Pain causes fear and anxiety which can lead to stress and drastic physiological changes during pregnancy. Acupressure is a form of physiotherapy that provides massage and stimulation to certain points on the body which is useful for reducing various aches and pains and reducing anxiety. This Community Service applies the principle of virtuousness, namely that the actions taken pay close attention to the value of caring. This community service activity aims to provide knowledge and skills about pain reduction techniques to overcome complaints of back pain in third trimester pregnant women using acupressure techniques. Participants who took part in this activity were pregnant women in the third trimester who visited posyandu RW 14 Cibeber in January and February 2023. The results obtained were that pregnant women knew complementary ways to reduce back pain in the third trimester so that pregnant women could overcome discomfort in their pregnancy after being given counseling. about acupressure.
Promosi Kesehatan Dengan Media Booklet Dan Media Leaflet Dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang ASI Ekslusif: Health Promotion Using Booklet and Leaflet Media in Improving Knowledge of Pregnant Women About Exclusive Breastfeeding Sri Maryati; Damai Yanti
Journal of Health (JoH) Vol 11 No 1 (2024): Journal of Health (JoH) - January
Publisher : LPPM STIKES Guna Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30590/joh.v11n1.643

Abstract

Good nutrition is a very important factor in the first two years of a child's life because it can reduce the risk of chronic disease, reduce morbidity, and can encourage better overall development, one of which is breastfeeding. Breastfeeding can also prevent the death of more than 820,000 children under the age of five every year. The purpose of this study was to determine differences in the knowledge of pregnant women about exclusive breastfeeding in the group that was given booklets and leaflets as the control group. This research is a pre-experimental study with a posttest only control group design. The population in this study were pregnant women in the working area of the Batujajar Health Center with a total of 497 pregnant women. The sample in this study were 30 pregnant women. The analysis in this study used an unpaired t test. The results showed that there was no difference in the knowledge of pregnant women about exclusive breastfeeding in the group that was given booklets and leaflets with p = 0.566 > 0.05. It is recommended for public health centre B to use booklets and leaflets as media for health promotion in according to conditions and needs of the local community