Perusahaan multinasional membutuhkan sistem informasi sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan data pegawai, proses administrasi, penilaian kinerja, dan pengambilan keputusan secara akurat. Penelitian ini bertujuan menyusun model penerapan analisis kebutuhan informasi pada sistem informasi sumber daya manusia agar sistem lebih adaptif, efisien, aman, dan relevan dengan kebutuhan organisasi multinasional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dan verifikatif melalui survei pengguna serta analisis statistik terhadap dimensi kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, penggunaan sistem, kepuasan pengguna, kompetensi sumber daya manusia, dan pemanfaatan teknologi informasi. Analisis dilakukan untuk memetakan kebutuhan fungsional dan nonfungsional, kesiapan digital pegawai, kontrol akses, serta dukungan sistem terhadap kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi sumber daya manusia berbasis mobile dan web mampu meningkatkan akses informasi secara cepat, mengurangi kesalahan manual, memperkuat transparansi alur kerja, serta mendukung efisiensi administrasi pegawai. Kualitas sistem, kualitas layanan, penggunaan sistem, dan kepuasan pengguna terbukti berperan penting dalam mendorong kinerja karyawan. Temuan juga menunjukkan bahwa kompetensi sumber daya manusia dan pemanfaatan teknologi informasi berkontribusi terhadap akurasi laporan, efektivitas operasional, dan kualitas keputusan manajerial. Namun, keberhasilan sistem tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan digital, pelatihan berbasis kebutuhan, keamanan data, serta pengendalian internal yang terstruktur. Dengan demikian, analisis kebutuhan informasi menjadi fondasi penting dalam pengembangan sistem informasi sumber daya manusia yang efektif, akuntabel, dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data pada perusahaan multinasional.