Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Optimalisasi Peran Perempuan PKK Dusun Sumberan dalam Pembuatan Ecoprint sebagai Upaya Pemberdayaan dan Kemandirian Ekonomi Lokal Lestariningsih, Siti; Pujiasih
Jurnal Ilmiah Padma Sri Kreshna Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Padma Sri Kreshna
Publisher : Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/psk.v7i1.1633

Abstract

Untuk meningkatkan ketrampilan sebagian masyarakat di Dusun tersebut perlu dilakukan beberapa kegiatan. Berbagai kegiatan peningkatan ketrampilan telah dilakukan sedangkan untuk kegiatan dibidang Ecoprint belum pernah dilakukan tutur penasehat/sesepuh PKK dusun. Agar ketrampilan dari kelompok ibu-ibu PKK Dusun tersebut bertambah dilakukan pengenalan tentang bahan-bahan dan proses pembuatan Ecoprint. Fokus kegiatan ini adalah bagaimana proses pembuatan Ecoprint adapun target yang dicapai melakukan penyuluhan dan praktek proses pembuatan Ecoprint oleh praktisi kepada ibu-ibu anggota PKK dan bagaimana pemanfaatan hasil yang sudah diperoleh. Kegiatan ini mempunyai tujuan dapat meningkatkan ketrampilan dan pengetahuan masyarakat terkait proses pembuatan Ecoprint sehingga masyarakat akan menjadi lebih mandiri. Serta dapat menghasilkan produk yang dapat dipakai sebagai bahan pembuatan pakaian, tut bag, topi kain, taplak, seprei, dan lain-lain khusus produk yang berbahan dari kain. Kegiatan ini dapat memberikan nilai tambah dan ekonomi masyarakat menjadi meningkat, sebagai luaran berupa artikel yang dipublikasikan di jurnal nasional tidak terakreditasi. Setelah dilakukan kegiatan pengabdian diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 79,3 %. Hal ini menandakan bahwa kegiatan penyuluhan dan pelatihan proses pembuatan Ecoprint mempunya manfaat bagi masyarakat dan dapat memberi motivasi serta ketrampilan khususnya peserta kegiatan pengabdian yaitu Ibu-ibu anggota PKK Dusun Sumberan Sumberagung Moyudan Sleman Yogyakarta. Dan mengetahui bahwa penyebutan kain batik ecoprint adalah salah kaprah karena ecoprint berbeda dengan batik jadi nama yang benar adalah kain proses Ecoprint. Kata Kunci : Ecoprint, PKK, Proses Pembuatan, Ketrampilan.
Analisis Postur Kerja Pembuat Batu Bata Merah dengan Metode Nordic Body Map (NBM) Dan Quick Exporsure Checklist (QEC) (Studi Kasus: Sentra Batu Bata Dusun Banyakan III) Asakalingga, Dian; Lestariningsih, Siti; Jono, Jono; Mindhayani, Iva
Jurnal Rekayasa Industri (JRI) Vol. 7 No. 2 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Widya Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37631/jri.v7i2.2099

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Banyakan III, sebuah sentra pembuatan batu bata di Kapanewon Piyungan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan meminimalkan risiko muskuloskeletal (MSDs) yang dialami para pekerja akibat metode masih dengan cara manual material handling yang berisiko munculnya keluhan otot dan nyeri sendi, hal ini menyebabkan Musculoskeletal Disorders (MSDs). Penelitian ini juga mengidentifikasi bagian tubuh pekerja yang sering dikeluhkan serta menentukan stasiun kerja dengan risiko ergonomi tertinggi dari tahapan pencampuran hingga pembakaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan usulan perbaikan postur kerja yang ergonomis untuk meminimalkan risiko muskuloskeletal. Tahap awal penelitian dilakukan evaluasi postur kerja melalui penggunaan metode Nordic Body Map (NBM) dan Quick Exposure Checklist (QEC) untuk mengetahui keluhan dengan skor tertinggi dibagian tubuh mana dan pada stasiun kerja apa. Metode NBM memberikan gambaran dari perspektif pekerja mengenai lokasi rasa nyeri dan pada stasiun mana, sedangkan QEC sebagai bahan pendukung untuk mengetahui stasiun kerja yang memiliki risiko tertinggi serta menjelaskan mengapa nyeri tersebut muncul dengan mengidentifikasi faktor-faktor risiko di lingkungan kerja. Hasil penelitian penggunaan metode NBM (Nordic Body Map) dan QEC (Quick Exposure Check) ditemukan bahwa area pencetakan batu bata merupakan stasiun kerja dengan risiko ergonomi yang tinggi dengan diperlukan tindakan ‘‘Tindakan Dalam Waktu Dekat’’. Hasil kedua metode menunjukkan saling berkesinambungan yang mengindikasikan bahwa keluhan dan potensi cedera paling dominan terjadi pada area pinggang. Usulan perbaikan dengan dibuatkan alat bantu berupa dingklik beroda untuk area pencetakan. Hasil dari implementasi penggunaan alat bantu pada area pencetakan menunjukan hasil adanya penurunan skor NBM dan QEC. Skor NBM mengalami penurunan dari 75.5 menjadi 66.5, sedangkan skor QEC dari 59% menjadi 50%.
Evaluasi Canting Elektrik (Cantrik Lama) Sebagai Dasar Perbaikan Dalam Pengembangan Canting Elektrik (Cantrik) Studi Kasus di Balai Besar Kerajinan dan Batik Lestariningsih, Siti; Dharmastiti, Rini; Moyoretno, Bambang
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah Vol. 30 No. 1 (2013): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22322/dkb.v30i1.952

Abstract

AbstrakBeberapa kekurangan yang terjadi dalam penggunaan canting tradisional menjadi dasar Balai Besar Kerajinan dan Batik melakukan penelitian tentang rekayasa canting listrik (cantrik), mengingat begitu pentingnya alat tersebut dalam pembuatan batik khususnya batik tulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi cantrik lama sebagai dasar perbaikan dalam pengembangan cantrik supaya diperoleh cantrik yang sesuai dengan keinginan pengguna. Penelitian dilakukan di Balai Besar Kerajinan dan Batik, pengambilan data tentang evaluasi cantrik lama dengan kuesioner I, data kebutuhan dan keinginan pengguna diketahui dari kuesioner II yang diolah berdasarkan metode Kano dan QFD. Hasil evaluasi dari cantrik lama adalah tidak ergonomis, untuk memperoleh cantrik yang sesuai keinginan, faktor teknik yang perlu diperbaiki dalam pengembangan cantrik yaitu: mekanisme, model sesuai dengan pekerjaan, kualitas bahan, ukuran sesuai dengan antropometri, keringanan bahan, dan kekuatan bahan. Kata Kunci: Canting elektrik, evaluasi, faktor teknis AbstractSome disadvantages which are found in utilization of traditional canting, are the main reasons for Balai Besar Kerajinan dan Batik in conducting research to develop an electrical canting  (Cantrik), given the importance of these tools in batik making process, specifically written batik. This research aims to evaluate old cantrik, as a basic to develop it into a cantrik which fulfill the needs of batik makers.This research is conducted at Balai Besar Kerajinan dan Batik. The data about old cantrik evaluation are collected using questionnaire I, while data of users’ requirements are obtained using questionnaire II, which then are proceeded using Kano method and QFD. The evaluation results of old cantrik show that it does not meet ergonomic requirements. To obtain appropriate cantrik, it needs some technical factor improvements, namely: mechanism, suitable model for work, quality of materials, sizes according to Anthropometry, Materials light weight, and strength. Keywords: Electrical canting, evaluation, technical factor