Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Hubungan Pola Makan dengan Peningkatan Kadar Asam Urat pada Lansia di PMB Mutiara Kabupaten Cianjur Tahun 2021: The Relationship between Diet and Increased Uric Acid Levels in the Elderly at PMB Mutiara, Cianjur Regency in 2021 Riset Nurmala; Bambang Suryadi
Open Access Jakarta Journal of Health Sciences Vol 1 No 12 (2022): Open Acces Jakarta Journal of Health Sciences
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/oajjhs.v1i12.90

Abstract

Latar Belakang: Asam Urat merupakan produk akhir dari katabolisme atau pemecahan purin di dalam tubuh. Katabolisme termasuk proses metabolisme tubuh yang merombak suatu substrat kompleks menjadi molekul yang lebih kecil. Kadar asam urat berkaitan erat dengan produksi purin dan asupan purin yang dikonsumsi. Purin yang didalam tubuh yang telah dikatabolisme akan menjadi asam urat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan pola makan dengan peningkatan kadar asam urat pada lansia di PMB Mutiara Kab. Cianjur Tahun 2021. Metode: Desain penelitian ini yaitu analitik korelasional yaitu penelitian mencari hubungan variabel. Desain penelitian yang digunakan untuk penelitian ini potong lintang (cross-sectional) dengan pendekatan observasional. Populasi pada penelitian ini 45 dan sampel pada penelitian ini berjumlah 45 lansia. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner food frekuency untuk pola makan dan alat GCU untuk pengecekan asam urat. Sedangkan pada analisis bivariat yaitu dilakukan uji stastistik, karena jumlah sampel lebih dari 50 dan uji statistik yang digunakan yaitu Uji rank spearmans karena kedua variabel tersebut dikategorikan ordinal. Hasil: Penelitian ini didapatkan Pola Makan Baik 12 (26,1%) Cukup 8 (17,4%) Kurang 25 (56,5%) dan untuk Asam Urat Rendah 10 (21,7%) Sedang 8 (18,5%) Tinggi 27 (59,8%). Kesimpulan: Ada Hubungan Pola Makan dengan peningkatan Kadar Asam Urat pada Lansia di PMB Mutiara Kab Cianjur,  yang  ditunjukan  dengan  diperolehnya   nilai  p-value  =  0,005.
Hubungan Paparan Iklan Media Sosial Dengan Penggunaan Rokok Elektrik (Vape) Pada Remaja Putri SMK Boash 2 Kota Bogor Tahun 2025 Win Puspita; Weslei Daeli; Bambang Suryadi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan rokok elektrik (vape) pada remaja putri merupakan perilaku mengkonsumsi atau menghisap rokok elektrik yang dilakukan secara rutin maupun sesekali. Paparan iklan media sosial adalah intensitas remaja putri dalam melihat, membaca, dan mendengar informasi tentang rokok elektrik melalui platform seperti Instagram dan TikTok. Tujuan: Mengetahui hubungan paparan iklan media sosial dengan penggunaan rokok elektrik (vape) pada remaja putri SMK Boash 2 Kota Bogor Tahun 2025. Metode: Desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi seluruh siswi kelas X dan XI berjumlah 110 orang. Teknik total sampling digunakan sehingga seluruh populasi menjadi responden. Instrumen menggunakan kuesioner paparan iklan media sosial dan kuesioner penggunaan vape yang telah valid dan reliabel. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil: Responden terbanyak berusia 16 tahun (54,5%) dan kelas X (54,5%). Sebanyak 85 siswi (77,3%) terpapar iklan media sosial dan 70 siswi (63,6%) merupakan pengguna vape. Hasil uji statistik diperoleh p-value = 0,001 dan Odds Ratio (OR) = 13,0. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara paparan iklan media sosial dengan penggunaan rokok elektrik (vape). Pihak sekolah perlu mengadakan program edukasi kesehatan digital dan bekerja sama dengan orang tua dalam pendampingan penggunaan media sosial pada remaja putri.
Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Pola Tidur Lansia di Kampung Neglasari Desa Haurwangi Kabupaten Cianjur Tahun 2025 Enjelina Hasibuan; Siti Kamillah; Bambang Suryadi
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lanjut usia merupakan kelompok yang rentan mengalami perubahan fisik dan psikologis. Salah satu masalah psikologis yang sering terjadi pada lansia adalah kecemasan yang dapat memengaruhi kualitas dan pola tidur. Gangguan pola tidur pada lansia dapat berdampak pada kesehatan fisik, psikologis, serta kualitas hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kecemasan dengan pola tidur pada lansia di Kampung Neglasari, Desa Haurwangi, Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh lansia di wilayah tersebut sebanyak 269 responden dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan yaitu Zung Self Rating Anxiety Scale (SAS) untuk mengukur tingkat kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai pola tidur. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,004 (<0,05) dengan koefisien korelasi r = 0,177 yang menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan kekuatan hubungan sangat lemah dan arah hubungan positif antara tingkat kecemasan dan pola tidur lansia. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialami lansia, maka semakin buruk pola tidur yang dimiliki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kecemasan memiliki hubungan dengan pola tidur pada lansia. Oleh karena itu, diperlukan upaya dari tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat untuk memberikan dukungan psikologis serta edukasi mengenai pengelolaan kecemasan guna meningkatkan kualitas tidur dan kualitas hidup lansia
Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Tingkat Kepatuhan Transfusi Darah Pada Anak Dengan Thalasemia Di RSUD Pasar Rebo 2025 Miranda Gracilia; Bambang Suryadi; Weslei Daeli
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Thalasemia merupakan kelainan darah herediter yang menyebabkan anemia kronis dan membutuhkan transfusi darah seumur hidup. Kondisi ini sering memengaruhi kepatuhan terhadap jadwal transfusi. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungan keluarga terhadap tingkat kepatuhan transfusi darah pada anak dengan thalasemia di RSUD Pasar Rebo, Jakarta Timur. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional (cross-sectional); populasi 60 anak thalasemia, sampel 52 responden dipilih dengan purposive sampling. Instrumen: kuesioner dukungan keluarga, dan lembar observasi kepatuhan transfusi. Analisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil diharapkan menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan dan kepatuhan transfusi darah (p < 0,05).
Pengaruh Pemberian Kombinasi Jus Semangka dan Mentimun terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Desa Haurwangi Kabupaten Cianjur Tahun 2025 Novi Rahma Fauziah; Bambang Suryadi; Siti Kamilah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup akibat meningkatnya risiko komplikasi kardiovaskular. Penggunaan obat farmakologis jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi jus semangka dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian kombinasi jus semangka dan mentimun selama 6 hari. Analisis data menggunakan uji statistik Paired t-test atau Wilcoxon Signed Rank Test sesuai distribusi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik responden mengalami penurunan setelah diberikan kombinasi jus semangka dan mentimun. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pemberian kombinasi jus semangka dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Dengan demikian, kombinasi jus semangka dan mentimun dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmakologis komplementer untuk membantu menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.
Hubungan Konsumsi Makanan Manis dan Minuman Manis dengan Kejadian Karies Gigi Pada Anak Usia Sekolah Dasar di SD Negeri Rancagoong Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur Tahun 2025 Insania Trisnadewi; Siti Kamillah; Bambang Suryadi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karies gigi merupakan masalah kesehatan gigi dan mulut yang sering terjadi pada anak usia sekolah dasar, salah satunya dipengaruhi oleh konsumsi makanan manis dan minuman manis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi makanan manis dan minuman manis dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar di SD Negeri Rancagoong Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan teknik cluster sampling pada 133 responden anak kelas 1 dan 2. Data konsumsi makanan dan minuman manis dikumpulkan menggunakan kuesioner Food Frequency Questionnaire (FFQ), sedangkan kejadian karies gigi diukur menggunakan indeks DMF-T, dengan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki konsumsi makanan manis dan minuman manis kategori tinggi, serta sebanyak 53 anak (39,8%) mengalami karies gigi kategori tinggi. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan manis dengan kejadian karies gigi (p = 0,000) dan konsumsi minuman manis dengan kejadian karies gigi (p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi makanan manis dan minuman manis dengan kejadian karies gigi pada anak usia sekolah dasar di SD Negeri Rancagoong Kecamatan Cilaku Kabupaten Cianjur Tahun 2025.
Hubungan Komunikasi Teraupetik Perawat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien Putriyanti Sitorus; Weslei Daeli; Bambang Suryadi
NAJ Nursing Applied Journal Vol. 2 No. 1 (2024): January : Nursing Applied Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/naj.v2i1.100

Abstract

Therapeutic communication is a nurse-client relationship designed to facilitate the goal of therapy in achieving an optimal and effective level of healing so as to obtain patient satisfaction which can be interpreted as a personal evaluation of services with health service providers. The aim of the research is to determine the relationship between therapeutic communication and the level of patient satisfaction. The research method used in this research is correlation analysis with a cross sectional approach. Sampling used Simple Random Sampling, totaling 50 respondents. Statistical analysis uses the Chi Square Test. Result: The research results showed that 82% of nurses' therapeutic communication was good, 52% of patients were satisfied, 30% were dissatisfied. The p-value of 0.024 < 0.05 shows that there is a significant relationship between therapeutic communication and the level of patient satisfaction and an Odd Ratio of 6.067. The research conclusion is that there is a relationship between nurse therapeutic communication and patient satisfaction levels.
Pengaruh Pemberian Jus Campuran Tomat Dan Wortel Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia  Dengan Hipertensi Di Posyandu Pandan Wangi Cianjur Tahun 2025 Rossa Dwi Aprilia; Bambang Suryadi; Siti Kamillah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan yang sering terjadi seiring dengan proses penuaan dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Salah satu upaya pengendalian hipertensi yang dapat dilakukan adalah melalui intervensi nonfarmakologis berbasis nutrisi. Tomat dan wortel diketahui mengandung kalium, likopen, beta-karoten, dan antioksidan yang berperan dalam membantu menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus campuran tomat dan wortel terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Pandan Wangi Cianjur Tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan yaitu one group pretest–posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel penelitian sebanyak 15 responden lansia dengan hipertensi. Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi seluruh responden mengalami hipertensi dengan nilai tekanan darah sistolik dan diastolik di atas batas normal. Setelah diberikan intervensi jus campuran tomat dan wortel, seluruh responden (100%) mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Berdasarkan hasil pengolahan data menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh hasil penurunan tekanan darah sistolik dengan nilai p = 0,001 dan penurunan tekanan darah diastolik dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Pemberian jus campuran tomat dan wortel berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Posyandu Pandan Wangi Cianjur Tahun 2025
Pengaruh Rebusan Daun Kemangi Dan Jahe Sebagai Terapi Herbal Terhadap Kadar Asam Urat Pada Lansia Yang Mengidap Penyakit Hiperurisemia Tahun 2025 Hasnaa Nabilah; Bambang Suryadi; Siti Kamillah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 3 (2026): MARET 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hiperurisemia merupakan kondisi meningkatnya kadar asam urat dalam darah yang banyak dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup akibat nyeri sendi. Penggunaan obat farmakologis jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif terapi yang aman dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rebusan daun kemangi dan jahe sebagai terapi herbal terhadap kadar asam urat pada lansia penderita hiperurisemia. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 lansia yang mengalami hiperurisemia dan dipilih dengan teknik total sampling. Pengukuran kadar asam urat dilakukan sebelum dan sesudah pemberian rebusan daun kemangi dan jahe. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji Paired T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar asam urat responden mengalami penurunan setelah diberikan rebusan daun kemangi dan jahe. Uji Paired T-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pemberian rebusan daun kemangi dan jahe terhadap penurunan kadar asam urat pada lansia. Dengan demikian, rebusan daun kemangi dan jahe dapat dijadikan sebagai terapi herbal komplementer untuk membantu menurunkan kadar asam urat pada lansia penderita hiperurisemia