Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Aktivitas Pencemaran, Kuantitas, Kualitas Perairan (Indeks Biotik), Kualitas Air Limbah, Air Kali Dendeng Sebagai Air Baku Pada Daerah Hilir, Tengah dan Hulu di Kota Kupang Tahun 2021 I Gede Putu Arnawa; Ferry WF Waangsir; Albertus Ata Maran; Ni Made Susilawati
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.14 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i5.7085

Abstract

Ketersediaan air yang terjangkau dan berkelanjutan menjadi bagian terpenting bagi setiap individu baik yang tinggal di perkotaan maupun di Pedesaan. Hasil survei awal diketahaui bahwa air kali dendeng pemanfaatannya cukup besar bagi warga untuk aktifitas mandi, cuci, masak dan kakus warga yang tinggal pada bantaran kali baik daerah hilir, tengah dan hulu. Berbagai aktifitas warga yang secara sadar maupun tidak sadar memanfaatkan air kali dendeng sehingga memungkinkan terjadinya pencemaran. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei, analisa laboratorium, pemeriksaan dan pemantauan di lokasi kegiatan guna mendapatkan gambaran tentang potensi pencemaran air kali dendeng. Hasil penelitian menunjukkan debit air kali dendeng yang diambil pada tiga titik pengukuran di aliran air kali dendeng didapatkan debit alirannya pada titik I sebesar 5,27 m3/detik, titik II sebesar 3,09 m3/detik dan titik III sebesar 1,02 m3/detik; kualitas bakteriologi (E. coli) air kali dendeng pada pada titik I sebesar 75 MPN/100 ml, titik II sebesar 39 MPN/100 ml dan titik III sebesar 3 MPN/100 ml; kualitas perairan (Indek Biologi) air kali dendeng berdasarkan indeks biologinya dikategorikan sebagai pencemaran berat; kualitas bakteriologisnya memenuhi syarat, kualitas BOD, COD dan TSS nya tidak memenuhi syarat, sedangkan kualitas pH dan suhu dikategorikan memenuhi syarat. Untuk itu, diharapkan agar menjaga kebersihan dan kelestarian air kali dendeng ini dengan tidak membuang sampah sembarangan terutama jenis sampah anorganik, tidak membuang limbah cair secara langsung ke aliran air kali dendeng dan menjaga serta memelihara fasilitas bendungan yang ada di Kali Dendeng.
Routine hematological profile in tuberculosis patients undergoing treatment at Bakunase Community Health Center, Kupang City Yoan Novicadlitha; Ni Made Susilawati; Jevenich BN Runumeha
Science Midwifery Vol 13 No 6 (2026): February: Health Sciences and related fields
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v13i6.2224

Abstract

Tuberculosis is a disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis (M. tuberculosis). Anti-tuberculosis drugs are effective in killing Mycobacterium tuberculosis but may also have side effects on various organs, particularly the hematological system. Monitoring through laboratory examinations, particularly hematological tests, can help prevent complications of other diseases. This descriptive study aimed to determine the hematological profile of tuberculosis patients undergoing treatment at the Bakunase Public Health Center in Kupang City. The population in this study comprised TB patients receiving anti-tuberculosis therapy at the Bakunase Public Health Center in Kupang City, with a total sample of 30 patients. The sampling technique used was purposive sampling. The results showed that TB patients at Bakunase Public Health Center were predominantly male (56.7%), in the productive age group of 19–59 years (83.3%), and mainly in the intensive phase of treatment (0–2 months) (60%). In the productive age group, most hematological parameters were within normal limits, particularly erythrocytes, platelets, hemoglobin, and MCHC. Meanwhile, in the non-productive age group, fewer patients had normal hematological values. Based on treatment duration, patients in both the intensive and continuation phases generally had hematological values within normal limits, although percentages varied.