Abdul Wachid Bambang Suharto
UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Expressive Speech Act on Pamphlet Demonstration Rejecting the Omnibus Law Bill Bayu Suta Wardianto; Abdul Wachid Bambang Suharto; Kim Young Soo
Lensa: Kajian Kebahasaan, Kesusastraan, dan Budaya Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Humaniora (FIPH), Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/lensa.13.2.2023.276-288

Abstract

Human expression in venting its emotions through language becomes a very interesting thing to discuss and research. In this study, the expression of language contained in the protest pamphlet on the rejection of the Omnibus Law Bill will be classified and analyzed based on its nature and function in expressive speech. In the research method used is qualitative dextriptif. The data that will be examined in the form of writings contained in pamphlets on the omnibus law rejection demonstrations that took place in the center and the region. The techniques used in the processing and analysis of data in this study are with the stages of data collection, data reduction, and data presentation. The results of the study found a form of expressive speech in the pamphlet demonstration of omnibus law rejection. The expressive action on the demonstration pamphlet Reject Omnibus Law based on its nature is divided into two, namely constructive and destructive speech. Both traits are based on speech that builds or decreases the public perception of the existing speech. Expressive speech also has the function of giving greetings, apologizing, praising, insulting, blaming, mocking, and condolences. Abstracts are written in a single paragraph consisting of 200 words, without libraries/citations.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN DIFFERENTIATED INSTRUCTION DALAM MENGATASI KEBERAGAMAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA DI MADRASAH IBTIDAIYAH Abdul wachid bambang suharto; Abdul Wachid Bambang Suharto
Journal of Language and Literature Education Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi keberagaman kemampuan membaca siswa di Madrasah Ibtidaiyah, menganalisis perencanaan dan implementasi pendekatan Differentiated Instruction (DI) dalam pembelajaran membaca, serta mengidentifikasi kendala dan dampak penerapannya terhadap kemampuan membaca siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan dua guru kelas IV dan 32 siswa dari dua Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Pemalang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Differentiated Instruction melalui diferensiasi konten, proses, dan produk mampu mengakomodasi keberagaman kemampuan membaca siswa secara efektif. Setelah delapan minggu penerapan, jumlah siswa pada kategori kemampuan membaca sangat rendah dan rendah menurun dari 68,75% menjadi 34,375%, sedangkan siswa pada kategori sedang dan tinggi meningkat dari 31,25% menjadi 65,625%. Pendekatan ini juga meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa dalam pembelajaran, serta memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk belajar sesuai tingkat kesiapan, minat, dan profil belajarnya. Meskipun implementasi DI masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu persiapan, sumber belajar, dan kesiapan guru, pendekatan ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan membaca siswa. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Differentiated Instruction merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif, inklusif, dan responsif terhadap keberagaman kemampuan membaca siswa di Madrasah Ibtidaiyah sehingga layak diterapkan sebagai strategi pembelajaran yang berpusat pada kebutuhan peserta didik.