Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Status Gizi Dengan Status Erupsi Gigi Molar Tiga Sukma, Normayanti; Medawati, Ana
Insisiva Dental Journal Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Insisiva Dental Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erupsi gigi merupakan gerak normal gigi ke arah rongga mulut dari posisipertumbuhannya dalam tulang alveolar. Banyak faktor yang mempengaruhi erupsigigi, salah satunya adalah nutrisi. Nutrisi sangat penting untuk pertumbuhan danperkembangan seseorang, termasuk erupsi gigi. Tujuan penelitian adalah untukmengetahui hubungan antara status gizi dengan status erupsi gigi molar tiga. Jenispenelitian ini adalah analytic descriptive dengan pendekatan cross sectionaldengan melibatkan 90 mahasiswa Program Studi Kedokteran Gigi UniversitasMuhammadiyah Yogyakarta yang diambil dengan metode consequentivesampling. Subyek penelitian terbagi dalam 3 kriteria IMT (indeks massa tubuh),yakni 30 mahasiswa dengan status gizi kurus, 30 mahasiswa dengan status gizinormal, dan 30 mahasiswa dengan status gizi gemuk. Hasil analisis denganmenggunakan uji statistic chi square menunjukkan hubungan yang tidaksignifikan P=0,092 atau P>0,05 sehingga dapat disimpulkan tidak terdapathubungan antara status gizi dengan status erupsi gigi molar tiga.
Gerakan Literasi Digital untuk Anak Down Syndrome Marhamah, Marhamah; Harun Achmad, Muhammad; Horax, Sherly; Fajriani, Fajriani; Maddeppungeng, Martira; Ramadhany, Sri; Erika, Kadek Ayu; Mutmainnah, Nurul; Apriliani, Fitri; Radiyusman, Jumiati; Palinggi, Anastasia Melisa; Sukma, Normayanti; Furoida, Yusnida
Bambu Laut: Jurnal Pengabdian Masyarakat VOLUME 3, NOMOR 1, APRIL 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35911/bambulaut.v3i1.47383

Abstract

Anak dengan Down Syndrome lebih rentan mengalami masalah kesehatan gigi dan mulut seperti karies, gingivitis, maloklusi, dan keterlambatan erupsi gigi. Kondisi ini diperparah oleh keterbatasan motorik serta rendahnya pemahaman anak dan orang tua dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan gigi dan mulut pada anak Down Syndrome melalui media buku Augmented Reality (AR) 3D sebagai sarana edukasi interaktif dalam Gerakan Literasi Digital. Kegiatan dilaksanakan pada Juli - September 2025 di Rumah Singgah Komunitas Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (KOADS), Makassar. Tahapan kegiatan meliputi: (1) survei dengan melakukan pemeriksaan gigi dan mulut serta melakukan pre-test kuesioner; (2) pembuatan buku AR; (3) post-test kuesioner dalam rangka pengumpulan data dan dampak dari buku AR; dan (4) pendampingan interaktif oleh residen (PPDGS). Hasil pre-test menunjukkan rata-rata skor 7,6 dan meningkat menjadi 18,3 pada post-test. Anak menunjukkan antusiasme lebih tinggi dalam belajar, sementara orang tua merasa terbantu dalam mendampingi anak menyikat gigi. Pemeriksaan gigi juga menemukan kasus karies yang dapat ditindaklanjuti. Penggunaan buku AR 3D terbukti efektif meningkatkan pemahaman serta partisipasi anak dan orang tua.