Nurul Hidayah Nasution
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Sarjana, Fakultas Kesehatan, Universitas Aufa Royhan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Determinan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Pijorkoling: Determinants of Pulmonary Tuberculosis in Wilayah Kerja Puskesmas Pijorkoling Nurul Hidayah Nasution; Suryati; Nayodi Permayasa; Nursalmah Habibah
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 9 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v5i9.2608

Abstract

Latar Belakang: Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberkulosis yang menyebar melalui udara dan tertular melalui percikan ludah ketika penderita batuk, bersin, berbicara dan meludah di sebarangan tempat. Tuberkulosis masih menjadi penyakit dengan tingkat morbiditas tinggi, disertai penularannya yang sangat mudah yaitu melalui udara. Tujuan: untuk mengetahui faktor utama penyebab kejadian TB Paru. Metode: Jenis penelitian analitik, desain studi cross sectional. Variabel independen adalah karakteristik responden (umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan), pengetahuan, sikap dan kelembapan rumah. Variabel dependen adalah kejadian TB Paru. Hasil: ada hubungan pendidikan (p=0,009), pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,010) dan kelembapan rumah (p=0,022) terhadap kejadian TB Paru dan tidak ada hubungan umur (p=0,097), jenis kelamin (0,722) dan pekerjaan (0,508) terhadap kejadian TB Paru. Kesimpulan: Faktor utama penyebab kejadian TB Paru dipengaruhi oleh pengetahuan dengan OR=2,75. Responden dengan pengetahuan yang kurang mempunyai peluang 2,75 kali lebih besar mengalami kejadian TB Paru dibandingkan dengan responden yang memiliki pengetahuan baik.
Pengaruh Media Leaflet terhadap Peningkatan Perilaku Lansia dalam Pemanfaatan Daun Narcissus (Crynum Asiaticum L) untuk Meredakan Nyeri Rematik di Desa Ujung Gurap Kota Padangsidimpuan: The Influence of Leaflet Media on Increasing Elderly Behavior in Using Leaves Narcissus (Crynum Asiaticum L) to Relieve Rheumatic Pain in Ujung Gurap Village, Padangsidimpuan City Nurul Hidayah Nasution; Sukhri Herianto Ritonga; Nurlaila; Soleman Jufri
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 5 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i5.5035

Abstract

Latar belakang: Masyarakat modern tidak mempunyai banyak waktu dan istirahat yang cukup. Tingginya tuntutan pekerjaan dan terbatasnya waktu membuat mereka terjebak dalam stres. Akibatnya, banyak orang mengalami berbagai gangguan kesehatan. Salah satu penyakit tersebut adalah rematik. Reumatik atau rheumatoid arthritis adalah suatu kondisi yang dapat menyebabkan nyeri, bengkak, dan sensasi terbakar pada persendian. Pengobatan dapat dilakukan secara farmakologis & nonfarmakologis. Salah satu cara yang dapat dilakukan secara non farmakologi adalah dengan memanfaatkan daun bakung (Crynum Asiaticum L). Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh media leaflet terhadap peningkatan perilaku lansia dalam penggunaan daun daffodil (Crynum Asiaticum L) untuk meredakan nyeri rematik pada lansia Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental dengan menggunakan metode One Group Pretest Posttest Design. Populasi dan sampel penelitian ini adalah lansia di Desa Ujung Gurap yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh media leaflet terhadap peningkatan perilaku lansia yaitu pengetahuan (p= 0,000), sikap (p=0,000) dan tindakan (p=0,000) pada pemanfaatan daun lili (Crynum Asiaticum L) untuk meredakan nyeri rematik pada lansia. Kesimpulan: Terdapat pengaruh media leaflet terhadap peningkatan perilaku lansia dalam pemanfaatan daun lili (Crynum Asiaticum L) untuk meredakan nyeri rematik pada lansia.