Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Harga Pokok Produksi pada Usaha Kerupuk Rambak Kulit Kerbau Menggunakan Metode Full Costing di Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal Ayu Zulfa Sobichah; Joko Sutrisno; Istanto Istanto; Lutfi Aris Sasongko
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.502

Abstract

Kerupuk rambak kulit kerbau merupakan salah satu produk usaha industri rumahan yang berbahan baku kulit kerbau di Kecamatan Pegandon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi (HPP) pada usaha kerupuk rambak kulit kerbau dengan perhitungan yang dilakukan produsen dan perhitungan dengan metode full costing di UMKM kerupuk rambak Kecamatan Pegandon Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan dari observasi dan wawancara dengan responden. Penentuan metode pengambilan sampel responden menggunakan metode sensus dengan jumlah responden yaitu 10 responden (produsen UMKM kerupuk rambak kulit kerbau). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan HPP menggunakan metode full costing pada usaha kerupuk rambak kulit kerbau didapatkan hasil sebesar Rp158.682/kg. Perhitungan harga pokok produksi yang digunakan oleh produsen kerupuk rambak kulit kerbau menggunakan metode variable costing. Perhitungan yang digunakan belum memperhitungkan biaya overhead secara menyeluruh. HPP yang didapat dari perhitungan produsen menggunakan variable costing sebesar Rp150.176. Sehingga terdapat adanya selisih antara perhitungan HPP produsen dengan HPP metode full costing. Selisih yang didapat sebesar Rp8.505. Jumlah produksi yang dihasilkan dalam satu kali produksi sebesar 28 kg. Dalam satu kali produksi membutuhkan waktu 7 hari.
Strategi Pemasaran Benih Tanaman yang Dikemas Ulang di RBL Nusantara Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba'alawy Kota Semarang Eva Sulistyaningsih; Sri Marwanti; Rossi Prabowo; Lutfi Aris Sasongko
Proceedings Series on Physical & Formal Sciences Vol. 4 (2022): Prosiding Seminar Nasional Fakultas Pertanian dan Perikanan
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pspfs.v4i.515

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor internal dan eksternal serta mengetahui strategi pemasaran benih tanaman yang dikemas ulang di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan lokasi penelitiannya dilaksanakan di Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy Kota Semarang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Matriks IFAS, EFAS, IE, dan SWOT. Hasil penelitian pada faktor internal menunjukkan bahwa dari 9 faktor yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan menghasilkan total skor sebesar 2,95 artinya RBL Nusantara dapat dapat mengatasi kelemahan menggunakan kekuatan yang dimiliki. Faktor eksternal menunjukkan bahwa dari 8 faktor baik peluang dan ancaman menghasilkan skor total sebesar 2,72 artinya RBL Nusantara dapat memanfaatkan peluang yang ada dan menghindari pengaruh negative dari ancaman. Matrik IE unit usaha RBL Nusantara berada didaerah V yang merupakan daerah pertahankan dan pelihara. Strategi pertahankan dan pelihara bertujuan untuk menjaga dan mempertahankan stabilitas RBL Nusantara, baik dalam penjualan, keuntungan, manajemen, SDM. Hal ini dapat dicapai dengan strategi penetrasi pasar melalui pasar online maupun offline, promosi, dan pengembangan produk dengan meningkatkan inovasi varian tanaman yang dijual maupun design kemasan yang menarik.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BANDENG PRESTO DI KECAMATAN JEKULO KABUPATEN KUDUS Lulua Ulyn Nimah; Lutfi Aris Sasongko
MEDIAGRO Vol 19, No 2 (2023): MEDIAGRO
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v19i2.8785

Abstract

Mempertahankan dan mengembangkan usaha sering dianggap lebih sulit dibandingkan membangun atau mendirikan usaha. Penelitian ini tujuannya ialah guna mengetahui faktor-faktor internal dan eksternal serta perencanaan strategi alternatif pengembangan usaha bandeng presto di Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus. Metode dasar yang dipergunakan ialah metode deskriptif kualitatif. Pengambilan responden dilakukan dengan metode accidental sampling. Jumlah responden sebanyak 38 orang terdiri dari 15 pengusaha, 16 konsumen, 5 pemasok bahan baku, dan 2 distributor. Metode analisis memakai matriks faktor strategi internal (IFAS), matriks faktor strategi eksternal (EFAS) dan analisis SWOT. Total nilai matriks IFAS yaitu 2,64 dan total nilai matriks EFAS yaitu 2,71. Berdasarkan pemetaan matriks IE diketahui bahwa posisi usaha bandeng presto di Kecamatan Jekulo berada pada daerah sel V, yang artinya pada tahap mempertahankan dan pelihara. Strategi alternatif yang bisa digunakan adalah menjaga kelestarian bahan baku utama, mempertahankan kerja sama yang baik antara pengusaha dan pemasok untuk meminimalkan kelangkaan pada bahan baku, menjamin kualitas bahan baku yang baik dan memperluas jangkauan pemasaran.
Inovasi Berkelanjutan dalam Agribisnis: Kajian Literatur tentang Model Kewirausahaan Hijau Lutfi Aris Sasongko; Lu'lu'a Ulyn Ni'mah
Mediagro: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian Vol 21 No 1 (2025): Mediagro
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mediagro.v21i1.12497

Abstract

Sustainable innovation in the agribusiness sector plays a crucial role in enhancing productivity, improving energy efficiency, and ensuring environmental sustainability. This article provides an in-depth discussion on the green entrepreneurship model, the factors that support or hinder the implementation of green innovations, and the role of digital technology in accelerating the transformation of the agribusiness sector. The research method employed in this study is a systematic literature review, in which data were collected and analyzed from various studies published in national and international journals over the past fifteen years. The findings indicate that green innovations, such as the adoption of the Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), blockchain, and the circular economy concept, significantly contribute to improving production efficiency while reducing negative environmental impacts. However, the implementation of these innovations faces several challenges, including high initial costs, a lack of supportive regulations, and resistance from farmers toward adopting new technologies. Support from the government, academia, the private sector, and farming communities is a key factor in promoting the adoption of green innovations in the agribusiness sector. This article recommends the need for more pro-green innovation policies, increased access to sustainable funding, and strengthened cross-stakeholder collaboration to establish a more resilient green agribusiness ecosystem. Through an integrated approach, green innovation is expected to serve as a tangible solution for developing a robust, efficient, and environmentally friendly agribusiness sector in the future. Keywords: Green Entrepreneurship, Agribusiness, Digital Technology, Circular Economy, Sustainability