Muhammad Ridwan
UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PANDANGAN KETUA HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN (HMJ) UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR TENTANG MAKNA JIHAD Mhd Alfahjri Sukri; Muhammad Ridwan; Netria Animsi; Widia Nanta Surgawi; Yolanda Saputra
Al Hikmah Vol 8 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ah.v8i2.14457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan tentang jihad dalam pandangan ketua umum Himpunan Mahasiswa Jurusa (HMJ) yang berada dilingkup Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian dilatarbelakangi oleh penyimpangan makna jihad yang dilakukan oleh kelompok teroris, maka perlu deteksi awal untuk melihat pemahaman jihad yang berkembang di mahasiswa dengan difokuskan terlebih dahulu dalam skala kecil, yaitu ketua HMJ. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan data diperoleh langsung melalui wawancara serta sumber lainnya yaitu artikel dan media online. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat dua model makna jihad jika merujuk pada pandangan kelima ketua HMJ. Pertama, jihad dimaknai sebagai sebuah “berusaha/perjuangan membela agama Allah” yang disampaikan oleh ketua HMJ Pemikiran Politik Islam (PPI), Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Jurnalistik Islam (JI), dan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI). Kedua, jihad diartikan sebagai sebuah “pengorbanan dijalan Allah” yang dijelaskan oleh ketua HMJ Psikologi Islam (PSI). Kelima ketua HMJ tersebut juga menolak aksi-aksi teror yang mengatasnamakan jihad. Bagi mereka, jihad dan terorisme adalah dua hal yang berbeda, dimana jihad untuk kebaikan, sedangkan terorisme bertujuan menyebar ketakutan pada masyarakat. Tidak terdapat pemahaman radikal mengenai arti jihad oleh kelima ketua umum HMJ tersebut.
Eksistensi Organisasi Bundo Kanduang di Kabupaten Tanah Datar Muhammad Ridwan
Politik Islam Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/pi.v3i2.14075

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi organisasi Bundo Kanduang dalam konteks budaya Minangkabau di Kabupaten Tanah Datar. Bundo Kanduang, sebagai simbol keibuan dan pemimpin perempuan dalam masyarakat matrilineal Minangkabau, memiliki peran penting dalam mempertahankan dan mentransmisikan nilai-nilai budaya serta adat istiadat kepada generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap anggota organisasi Bundo Kanduang di beberapa nagari dan kecamatan di kabupaten tanah datar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bundo Kanduang berperan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, seperti upacara adat, pendidikan informal, dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Namun, eksistensi organisasi ini menghadapi tantangan dari modernisasi dan perubahan sosial yang cepat, yang kadang-kadang bertentangan dengan nilai-nilai tradisional. Oleh karena itu, keberlanjutan Bundo Kanduang memerlukan adaptasi strategi untuk menghadapi dinamika perubahan zaman tanpa menghilangkan esensi budaya yang dijunjung tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi Bundo Kanduang tetap relevan dan berdaya guna dalam masyarakat Minangkabau, namun memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk mempertahankan dan memperkuat perannya di tengah arus globalisasi dan modernisasi.