Articles
Evaluasi Penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Berdasarkan PP RI Nomor 29 Tahun 2014 Pada Pengadilan Militer III-17 Manado
Desni Sinaepon;
Harijanto Sabijono;
Meily Y.B Kalalo
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 10 No. 4 (2022): JE. VOL 10 NO 4 (2022)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (289.625 KB)
|
DOI: 10.35794/emba.v10i4.43655
Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah merupakan suatu sistem yang penerapannya berguna untuk mengukur kinerja serta membantu dalam meningkatkan kinerja. Akuntabilitas selama ini dianggap hanya berfokus pada penyusunan laporan keuangan saja bahkan ada juga ada entitas yang memiliki pemahaman bahwa akuntabilitas itu sendiri hanya sebatas pada pertanggungjawaban anggaran yang mana hal itu menjadi penyebab timbulnya asumsi pertanggungjawaban kegiatan secara keseluruhan dibatasi hanya pada pelaporan penggunaan dana tanpa adanya evaluasi manfaat kegiatan. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 menjadi dasar peraturan penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, dalam peraturan ini mengemukakan bahwa penyusunan SAKIP di dalamnya harus ada beberapa komponen penting yaitu Rencana Strategis, Perjanjian Kinerja, Pengukuran Kinerja, Pengelolaan Data Kinerja, Pelaporan Kinerja, serta Reviu dan Evaluasi. Pengadilan Militer III-17 Manado sudah menerapkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian penerapan dengan peraturan yang ada serta tingkat keberhasilan dan juga kegagalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah pada Pengadilan Militer III-17 Manado sudah baik dan sudah dapat dikatakan sesuai dengan PP RI Nomor 29 Tahun 2014, komitmen bersama dari pegawai dan juga masing-masing bagian dalam melaksanakan setiap tanggung jawab menjadi faktor keberhasilan dari penerapan SAKIP ini.
Evaluation of the Realization of Expenditure on Cigarette Tax Revenue Sharing in the City of Manado
Grasela Abigail;
Harijanto Sabijono;
Steven Tangkuman
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 1 (2023): January, 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55927/ministal.v2i1.2457
Realization of the Budget is very important in the implementation of Expenditures. Cigarette tax DBH revenue is a source of local own-source revenue (PAD) because it is a very potential source of local revenue and can be collected efficiently, effectively and economically, so that it can play a bigger role in efforts to increase regionally-sourced income (PAD). This study aims to evaluating the appropriateness of the realization of spending on cigarette tax revenue-sharing and knowing the records. The object of this research is the Regional Financial and Asset Board of Manado City. This type of research is descriptive qualitative using interview techniques, observation, data collection as well as documentation. The results of this study are the Realization of Cigarette Tax Revenue Sharing Fund Expenditure in 2018-2021, that the realization of cigarette tax revenue sharing expenditure has decreased in 2020 and 2021, then in 2018 and 2019 it has increased. The lowest realization was in 2020 and 2021 where the realization was quite low, namely only reaching 94.35%, for recording it was in accordance with existing regulations, namely PP 71 of 2010.
Evaluasi Penerapan PSAK 24 Tentang Imbalan Kerja - Imbalan Kerja Jangka Pendek Pada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Manado: Indonesia
Dhea Theresia Rompis;
Harijanto Sabijono;
Sintje Rondonuwu
Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum) Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal LPPM Bidang EkoSosBudKum (Ekonomi,Sosial,Budaya, dan Hukum)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Imbalan kerja adalah seluruh bentuk imbalan yang diberikan entitas dalam peristiwa atau jasa yang diberikan oleh pekerja atau untuk terminasi kontrak kerja. Imbalan kerja mencakup : imbalan kerja jangka pendek, imbalan pascakerja, imbalan kerja jangka panjang, dan pesangon (PSAK 24, 15: par 05). PSAK 24 memiliki peran penting dalam mengakui imbalan kerja. Pemberian imbalan yang ridak sesuai akan mempengaruhi efektifitas serta kinerja dari karyawan. Jika tidak sesuai, akan berdampak negative bagi perusahaan. Maka dari itu dibutuhkan standar sebagai acuan yang baik dalam pemberian imbalan kerja, yaitu PSAK 24. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan PSAK 24 mengenai imbalan kerja jangka pendek. Yang menjadi objek dalam penelitian adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Manado. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian, pengakuan, serta pengungkapan imbalan kerja di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Area Manado sudah sesuai dengan PSAK 24 Tentang Imbalan Kerja. Kata kunci : PSAK 24, Imbalan Kerja, Imbalan Kerja Jangka Pendek
Analisis Penerapan Target Costing Sebagai Sistem Pengendalian Biaya Produksi Dalam Meningkatkan Laba Pada UD Rante Tondon di Manado
Pricillia Malluka;
Harijanto Sabijono;
Sintje Rondonuwu`
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 11 No. 02 (2023): JE. Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penetapan biaya target berkaitan dengan perencanaan produk dan proses yang digunakan untuk produksi produk yang pada akhirnya akan menghasilkan biaya yang memungkinkan perusahaan menghasilkan laba ketika produk dijual dengan perkiraan harga yang dipandu pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan target costing dalam pengendalian biaya produksi dapat meningkatkan keuntungan pada UD Rante Tondon. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh berasal dari data primer dengan menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode target costing sebagai alat dalam pengendalian biaya produksi dapat meningkatkan keuntungan perusahaan. Di mana dengan menggunakan metode target costing dapat meminimalisir biaya produksi produk lemari 3 pintu, meja dan pintu yang telah terjual sebesar Rp 173.507.000 sehingga persentase keuntungan yang diperoleh meningkat sebesar 25% dibandingkan jika menggunakan metode tradisional biaya produksi yang dikeluarkan adalah sangat tinggi. sebesar Rp 207.067.000 dengan persentase keuntungan hanya 9%. Kata Kunci: Target Costing, Biaya Produksi, Rekayasa Nilai, Laba Abstract: Target costing is concerned with planning the products and processes used for the production of which products will ultimately yield a cost that allows a company to make a profit when the product is sold at estimated market-guided prices. This study aims to determine whether the application of target costing in controlling production costs can increase profits at UD Rante Tondon. The type of research used in this research is descriptive research with a qualitative approach. The data obtained comes from primary data by using observation data collection techniques, interviews and documentation. The results of this study indicate that using the target costing method as a tool in controlling production costs can increase company profits. Where using the target costing method can minimize production costs for 3-door cabinet products, tables and doors that have been sold for Rp 173.507.000 so that the percentage of profit earned increases by 25% whereas when using the traditional method the production costs incurred are very high. amounting to Rp 207.067.000 with a profit percentage of only 9%. Keywords: Target Costing, Production Cost, Value Engineering, Profit
Penerapan Activity Based Costing System Dalam Menghitung Harga Pokok Penjualan Pada CV. Verel Tri Putra Mandiri Manado
Brigita Angelica Sondakh;
Harijanto Sabijono;
Natalia Y.T. Gerungai
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 11 No. 3 (2023): JE. VOL. 11 No. 3
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35794/emba.v11i3.49282
Activity Based Costing System merupakan metode perhitungan harga pokok yang terfokus pada aktivitas – aktivitas yang dilakukan untuk menghasilkan produk atau jasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana harga pokok penjualan yang dihasilkan apabila menggunakan Activity Based Costing System. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya perbedaan antara harga pokok yang ditentukan perusahaan menggunakan metode perusahaan sendiri dengan harga pokok yang diperoleh menggunakan Activity Based Costing System. Dari 3 produk yang dijadikan sampel, ketiganya memiliki selisih dengan harga pokok yang ditetapkan oleh perusahaan. Harga pokok yang ditentukan oleh perusahaan lebih rendah dari pada harga pokok yang dihitung menggunakan Activity Based Costing System. Oleh karena itu, diharapkan perusahaan bisa menerapkan Activity Based Costing System dalam menentukan harga pokok penjualan karena perhitungannnya lebih akurat dan dapat membantu perusahaan mengambil keputusan dengan tepat. Kata Kunci: Harga Pokok Penjualan, Sistem Activity Based Costing
EFEKTIVITAS PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KELURAHAN SARIO KOTA MANADO
Febriano Weol;
Harijanto Sabijono;
Syermi S.E ``` Mintalangi
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 11 No. 3 (2023): JE. VOL. 11 No. 3
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35794/emba.v11i3.50343
Saat ini pajak merupakan sumber utama penerimaan negara, salah satunya Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2). PBB-P2 sangat penting untuk pendapatan pemerintah daerah, dan memahami total pendapatan yang dihasilkan sangat penting untuk keberhasilan kebijakan perpajakan dan kemampuan pemerintah daerah untuk mengumpulkan pendapatan. Metode analisis yang di gunakan peneliti yaitu metode analisis deskriptif kualitatif menggunakan rasio efektivitas yang menggambarkan jangkauan akibat dari keluaran output program dalam mencapai tujuan program. Dalam Penerimaan PBB-P2 Kelurahan Sario Kota Manado realisasinya tidak pernah mencapai target yang diinginkan. Walaupun setiap tahunnya target tidak pernah tercapai, targetnya pun dari tahun ke tahun ditingkatkan. Realisasi penerimaan PBB-P2 Kelurahan Sario Kota Manado tahun 2019 – 2022 belum bisa mencapai target yang ditetapkan. Pada tahun 2019 penerimaan PBB-P2 sebesar 59,80% pada tahun 2020 sebesar 55,22%, tahun 2021 sebesar 58,90% dan 2022 sebesar 67,96%. Dari hasilnya, setiap tahunnya realisasi penerimaan PBB-P2 terus meningkat namun tidak pernah mencapai target. Kata kunci: Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan
EVALUASI PENERAPAN AKUNTANSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI PADA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN DAERAH PROVINSI SULAWESI UTARA
Mariska Lumiwu;
Harijanto Sabijono;
Stanley Kho Walandouw
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol. 11 No. 4 (2023): JE. VOL. 11 No. 4
Publisher : Universitas Sam Ratulangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35794/emba.v11i4.52149
Pajak merupakan pemberian wajib kepada negara untuk meningkatkan perekonomian negara. Pajak yang ditetapkan pemerintah salah satunya yaitu Pajak Pertambahan Nilai. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara merupakan salah satu instansi pemerintah di kota Manado, yang telah ditetapkan sebagai wajib pungut yang dikenakan pajak pertambahan nilai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akuntansi pajak pertambahan nilai berdasarkan Undang-Undang No. 42 Tahun 2009. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang tujuannya setiap data yang dikumpulkan dianalisis kemudian ditarik sebuah kesimpulan dan jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa perhitungan, pemotongan, penyetoran dan pelaporan pajak pertambahan nilai yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Daerah Provinsi Sulawesi Utara sudah sesuai dengan Undang-Undang No. 42 Tahun 2009. Kata kunci: Perhitungan, pemotongan, penyetoran dan pelaporan pajak pertambahan nilai.
Analisis Penerapan Activity Based Management Untuk Meningkatkan Efisiensi Biaya Pada Hotel Peninsula Manado
Trixie F. X. Mamangkey;
Harijanto Sabijono;
Lady Diana Latjandu
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 3 (2025): IJEAM - Maret 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam bisinis perhotelan, hotel diharapkan untuk tetap bertahan dan memperkuat keunggulan kompetitifnya yang dapat dicapai secara efisien dalam pengelolaannya, dengan tetap menjaga mutu layanan kepada pelanggan. Manajemen berbasis aktivitas adalah metode sistem terintegrasi yang menitikberatkan pada pengelolaan aktivitas, dengan tujuan menambah nilai bagi pelanggan dan menghasilkan profit melalui nilai yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana penerapan manajemen berbasis aktivitas dapat meningkatkan efisiensi biaya di Hotel Peninsula Manado. Metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini, sementara data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, penerapan manajemen berbasis aktivitas di hotel berhasil mengenali aktivitas non-value added di divisi room dan menekan biaya yang tidak perlu, sehingga efisiensi meningkat tanpa mempengaruhi mutu layanan kepada pelanggan
Analisis Efektivitas Dan Kontribusi Penerimaan Pajak Penerangan Jalan Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Manado Tahun 2022-2024
Shintya Pratiwi Lagarinda;
Harijanto Sabijono;
Anneke Wangkar
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 11 (2025): IJEMA - November 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pajak Penerangan jalan atau yang saaat ini masuk dalam kelompok Pajak dan Barang Jasa Tertentu (PBJT) atas tenaga listrik berdasarkan Undang – Undang No 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah dan Pemerintah Daerah, yang merupakan salah satu pajak kabupaten/kota yang dikenakan atas penggunaan listrik yang dibayarkan oleh wajib pajak selaku pengguna tenaga listrik baik yang di hasilkan sendiri maupun dari sumber lain dan disetor pada kas pemerintah daerah. Pajak Penerangan jalan juga memiliki peran penting dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah. Di Kota Manado tingginya potensi penerimaan pajak penerangan jalan didasarkan pada pertumbuhan masyarakat, pertumbuhan infastruktur yang meningkatkan penggunaan tenaga listrik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerimaan Pajak Penerangan Jalan Kota Manado pada tahun 2022 – 2024 dan kontribusi Pajak Penerangan Jalan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Manado dalam periode tahun 2022 – 2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jenis data dalam penelitian ini menggunakan data kualitatif dan data kantitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan efektivitas penerimaan pajak penerangan jalan di Kota Manado tahun 2022 – 2024 terus meningkat dengan kriteria cukup efektif secara keseluruhan dan kontribusi pajak penerangan jalan terhadap pendapatan asli daerah di Kota Manado tahun 2022 – 2024 mengalami penurunan setiap tahunnya dengan kategori kurang.
Analisis Kinerja Penerimaan Pajak Hotel Dan Pajak Restoran Kota Bitung
Priska Rampengan;
Harijanto Sabijono;
Anneke Wangkar
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 2 No. 11 (2025): IJEMA - November 2025
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan sumber utama pembiayaan pembangunan daerah, salah satunya berasal dari pajak hotel dan pajak restoran. Di Kota Bitung, potensi kedua jenis pajak tersebut cukup besar, namun realisasi penerimaannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penerimaan pajak hotel dan restoran, yang mencakup efektivitas, efisiensi, dan kontribusi terhadap PAD Kota Bitung periode 2020-2024. Penelitian menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pajak hotel dan restoran berfluktuasi pada kategori kurang efektif hingga cukup efektif. Kontribusinya terhadap PAD tergolong rendah, meskipun pajak restoran memberikan kontribusi lebih besar dibandingkan pajak hotel. Dari sisi efisiensi, sistem pemungutan dinilai sangat efisien karena menerapkan self-assessment system dan digitalisasi melalui SIPAD. Penerimaan pajak hotel dan restoran di Kota Bitung perlu ditingkatkan melalui pengawasan yang optimal, perluasan basis pajak, dan peningkatan kepatuhan wajib pajak.