p-Index From 2021 - 2026
2.116
P-Index
This Author published in this journals
All Journal TEKNO
Agnes T. Mandagi
Universitas Sam Ratulangi

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : TEKNO

Analisis Kestabilan Lereng Dengan Metode Bishop Modified Dan Simplified Menggunakan PLAXIS (Studi Kasus: Rusunawa Tingkulu) Okta Wijana Labunga; Agnes T. Mandagi; Alva N. Sarajar
TEKNO Vol. 22 No. 87 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i87.54039

Abstract

Perkembangan bidang konstruksi di Kota Manado bertumbuh dengan pesat dilihat dari banyaknya pembangunan infrastruktur yang ada, salah satunya pembangunan Rusunawa Tingkulu Kota Manado. Namun, lokasi yang terletak di daerah dengan elevasi bidang yang berbeda sehingga dibutuhkan penyelidikan tanah terlebih dahulu serta menganalisis kestabilan lereng pada lokasi tersebut untuk mengetahui faktor keamanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar faktor keamanan lereng dan apakah lereng sudah sudah dalam keadaan aman. Menggunakan metode Bishop dengan perhitungan secara manual dan menggunakan aplikasi PLAXIS. Serta menghitung pengaruh tinggi muka air tanah terhadap kestabilan lereng. Dari hasil analisis stabilitas lereng di lokasi Rusunawa Tingkulu menggunakan perhitungan manual Bishop di dapat nilai faktor keamanan 0.798 dan menggunakan software PLAXIS LE di dapat nilai faktor keamanan 0.747. Dari kedua Perhitungan manual dan sofware di dapatkan faktor keamananan kurang dari 1.25 yang berarti lereng dalam keadaan bahaya terhadap lonngsor jika tidak ada perkuatan. Kata kunci: lereng, faktor keamanan, metode Bishop, PLAXIS
Analisis Stabilitas dan Perkuatan Lereng dengan Metode Ground Anchor (Studi Kasus: Ruas Jalan Trans Sulawesi, Desa Lelema, Kecamatan Tumpaan, Kabupaten Minahasa Selatan) Agnes T. Mandagi; Jack H. Ticoh; Elisa E. P. Pudihang
TEKNO Vol. 22 No. 88 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i88.55361

Abstract

Indonesia sebagai negara yang memiliki kondisi topografi berbukit dan dijadikan kawasan pemukiman, memiliki ancaman serius bagi penghuni dan alam sekitarnya ketika terjadi pergerakan tanah yang disebut longsor, pada saat musim penghujan. Lereng dengan kemiringan tertentu, yang memiliki nilai faktor keamanan < 1,25 harus sesegera mungkin ditangani untuk mencegah terjadinya pergeseran tanah ketika terjadi gempa atau pada saat musim penghujan. Salah satu bencana Tanah Longsor yang pernah terjadi di tahun 2018 di ruas jalan Trans Sulawesi, tepatnya di desa Lelema kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan telah dilakukan penanganan di awal tahun 2019 dengan membangun dinding penahan tanah setinggi 2 meter, dimana lereng bagian atas dari dinding penahan tanah cukup tinggi dengan kemiringan lereng yang cukup curam tanpa adanya perkuatan. Berdasarkan analisis faktor keamaman (FK) terhadap lereng eksisting, secara manual dengan metode Felenius (FK = 1,17) dan metode Bishop (FK = 1,21) ataupun dengan menggunakan aplikasi software slide dengan metode Felenius (FK = 1,17) dan Metode Bishop (FK = 1,22). Nilai FK tersebut berada dibawah nilai yang disyaratkan yakni 1,25 karena itu perlu dilakukan perkuatan.Dengan menggunakan aplikasi software slide dilakukan perkuatan lereng dengan metode ground anchor dan diperoleh nilai FK diatas nilai yang disyaratkan (1,25), yakni FK = 2.044 untuk metode Felenius dan FK = 2.130 untuk metode Bishop. Angka faktor keamanan tersebut menunjukkan bahwa perkuatan ground anchor dapat menstabilkan lereng. Kata kunci: stabilitas lereng, ground anchor, software Slide
Analisis Daya Dukung Tanah Pada Pekerjaan Pembangunan RS. GMIM Kaupusan Langowan Van H. Sanger; Alva N. Sarajar; Agnes T. Mandagi
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.57450

Abstract

RS GMIM Kaupusan Langowan menggunakan fondasi sumuran untuk memikul beban konstruksi. Dalam penelitian ini, data yang digunakan untuk proses analisis adalah data tanah berupa hasil penyelidikan tanah dengan menggunakan tes sondir atau cone penetration test (CPT). Tahap analisis awal adalah menentukan jenis lapisan tanah dan menghitung korelasi parameter tanah. Kemudian dilakukan analisis daya dukung fondasi sumuran, meliputi analisis daya dukung aksial untuk tahanan selimut lapisan lempung menggunakan metode λ, tahanan selimut lapisan pasir menggunakan persamaan dari Coyle dan Castello dan tahanan ujung lapisan lempung dan pasir menggunakan metode Meyerhof; daya dukung lateral menggunakan metode Brooms, penurunan menggunakan metode Vesic; dan defleksi menggunakan metode Matlock dan Reese. Hasil analisis daya dukung fondasi sumuran dengan panjang tiang 5 m dan variasi diameter 0,8 m, 1 m dan 1,2 m sama-sama mampu memikul beban terbesar struktur atas sebesar 1000 kN dengan daya dukung aksial ultimate masing-masing sebesar 9386.92 kN, 12505.81 kN dan 15933.55 kN; daya dukung aksial izin masing-masing sebesar 3754.77 kN, 5002.32 kN dan 6373.42 kN. Daya lateral fondasi sumuran yang dianalisis menggunakan metode Brooms, didapat daya dukung lateral ultimate masing-masing sebesar 699.26 kN, 805.07 kN dan 883.28 kN; daya dukung lateral izin masing-masing sebesar 279.70 kN, 322.03 kN dan 353.31 kN; dan momen lateral maksimum masing-masing sebesar 2167.71 kNm, 2616.47 kNm dan 3003.14 kNm. Fondasi sumuran mengalami defleksi berkisar 0.0248 m – 0.0283 m pada ketiga variasi diemeter yang dihitung menggunakan metode Matlock dan Reese. Penurunan fondasi sumuran pada ketiga diameter fondasi, yakni 0,8 m, 1 m dan 1,2 m memenuhi syarat atau masih dalam batas aman, dengan hasil analisis cara manual menggunakan metode Vesic untuk tiap variasi diameter masing-masing sebesar 23.090 mm, 19.070 mm dan 16.395 mm. Kata kunci: fondasi sumuran, daya dukung, penurunan, defleksi
Analisis Dan Desain Fondasi Telapak Pada Pembangunan Kantor Balai Latihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Di Minahasa Utara Fira J. Butiti; Oktovian B. A. Sompie; Agnes T. Mandagi
TEKNO Vol. 22 No. 89 (2024): TEKNO
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35793/jts.v22i89.57453

Abstract

Pada pembangunan kantor balai latihan kerja Dinas ketenagakerjaan di Minahasa utara direncanakan menggunakan jenis fondasi yaitu fondasi telapak. data yang digunakan untuk proses analisis adalah data tanah berupa hasil penyelidikan tanah dengan menggunakan tes sondir atau cone penetration test (CPT). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan daya dukung dimensi fondasi kantor Dinas Ketenagakerjaan di Minahasa Utara. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode Mayerhoff dan metode Vesic's untuk menentukan beban struktural yang dapat ditanggung oleh fondasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensi fondasi dengan ukuran 0,7 x 0,7 m dan 1,1 x 1,1 m pada kedalaman 2 m mampu memikul beban struktur sebesar 4259,879 kN dan 3791,189 kN secara berturut-turut. Perbandingan analisis penurunan fondasi antara perhitungan manual dan menggunakan perangkat lunak Settle3D menghasilkan selisih sebesar 3-7 mm. Hasil ini memberikan kontribusi penting dalam memastikan fondasi kantor Dinas ketenagakerjaan di Minahasa Utara mampu menopang beban struktural dengan efisiensi dan keamanan yang optimal. Kata kunci: fondasi telapak, daya dukung, penurunan