p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Psikologi
Hera L. Mikarsa
Gunadarma University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DUKUNGAN SOSIAL DAN SELF-COMPASSION PADA IBU PRIMIPARA Alia Rizki Fauziah; Hera L. Mikarsa; Wahyu Rahardjo; Tety Elida
Jurnal Psikologi Vol 15, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2022.v15i2.7124

Abstract

Menjadi seorang ibu merupakan salah satu fase terpenting dalam sepanjang kehidupan wanita yang menuntut banyak perubahan. Perubahan-perubahan yang kompleks memberikan konsekuensi psikologis pada ibu primipara seperti stres dan depresi. Oleh karena itu diperlukan self-compassion dalam diri ibu sebagai penyangga untuk menyesuaikan diri menjalani peran barunya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan dukungan sosial dan self-compassion pada ibu primipara. Penelitian ini menggunakan dua skala, yaitu self-compassion scale (SCS) dan postpartum social support questionare (PSSQ). Sampel dalam penelitian ini berjumlah 243 ibu primipara dengan kriteria sampel yaitu ibu yang berusia 20-40 tahun, tinggal bersama suami, tidak ada kelahiran kembar, tidak pernah mengalami keguguran, kondisi anak dalam keadaan normal dengan rentang usia anak 1-24 bulan. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan self-compassion pada ibu primipara.
MORAL DISENGAGEMENT DI MEDIA SOSIAL: MEMAHAMI PERAN USIA, TINGKAT PENDIDIKAN DAN GENDER Inge Andriani; Ahmad Y. Lubis; Hera L. Mikarsa
Jurnal Psikologi Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/psi.2025.v18i2.468

Abstract

Kebebasan di media sosial kerap disertai munculnya komentar bernada menghina, merendahkan, atau mencela pihak lain. Anggapan kewajaran terkait hal ini dapat mendorong individu mengalami moral disengagement, yaitu proses kognitif yang memungkinkan seseorang membenarkan tindakan yang bertentangan dengan standar moral yang berlaku. Tingkat pemahaman moral seseorang diperkirakan dipengaruhi oleh berbagai karakteristik demografis, seperti usia, pendidikan, dan jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin dengan moral disengagement pada pengguna media sosial di Indonesia. Data diperoleh melalui survei daring yang mencakup informasi demografis dan skala moral disengagement yang telah memenuhi kriteria validitas melalui expert judgment, content validity ratio (CVR), dan corrected item-total correlation. Sebanyak 329 responden berusia 14–24 tahun terlibat dalam penelitian ini. Data dianalisis menggunakan regresi berganda dan uji t. Hasil menunjukkan bahwa usia dan pendidikan secara bersama-sama berpengaruh terhadap moral disengagement, sedangkan secara terpisah hanya pendidikan yang terbukti menjadi prediktor signifikan. Selain itu, terdapat perbedaan tingkat moral disengagement antara laki-laki dan perempuan. Temuan ini memberikan dasar empiris bagi pengembangan upaya pencegahan dan pengurangan moral disengagement di media sosial.