Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh harga, pendapatan dan kualitas layanan terhadap tingkat kepuasan pengguna driver online Fauzia Bakhtiar; Eka Indriyani MS; Ahmad Efendi
AKUNTABEL Vol 19, No 3 (2022): September
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.746 KB) | DOI: 10.30872/jakt.v19i3.11611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Harga, Pendapatan Dan Kualitas Layanan Terhadap Tingkat Kepuasan Pengguna Driver Online. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan Skala pengukuran yaitu skala Semantik Diferansial. Sampel diambil menggunakan non probability sampling, yaitu teknik pengambilan sampel dimana tidak semua anggota populasi dalam posisi yang sama memiliki peluang untuk dipilih menjadi sampel. Persamaan regresi Y=1.146+0.389X1+0.099X2+0.350X3+e, diperoleh koefisisen kolerasi nilai r sebesar 0.907 yang berarti bahwa besarnya kolerasi antara variabel independen (pendapatan, biaya dan kualitas layanan) terhadap kepuasan konsumen dinilai “sangat kuat” ,nilai koefisien determinasi (R square) yaitu 0.823. Hal ini berarti bahwa 82,3% sedangkan sisanya (100%-82,3%) =17.7% dipengaruhi oleh variabel luar. Pada uji F (1) diperoleh probabilitas 0,000 dapat dikatakan variabel harga , pendapatan dan kualitas layanan (X) secara berpengaruh simultan signifikan terhadap kepuasan konnsumen (Y). Pada uji F (2) diperoleh probabilitas 0,000 dapat dikatakan variabel harga  dan pendapatan (X) secara berpengaruh simultan signifikan terhadap kualitas pelayanan. Sedangkan  uji T (1) menunjukkan harga, pendapatan Dan  kualitas layanan berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan konsumen. uji T (2) menunjukkan harga berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas layanan. Sedangkan untuk pendapatan tidak berpengaruh terhadap kualitas layanan.
POTENSI EARNINGS MANAGEMENT MEMEDIASI FINANCIAL DISTRESS Hadriana Hanafie; Nur Hikmah; Ahmad Efendi; Muhammad Wahyuddin Abdullah
Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban Vol 9 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jiap.v9i1.38929

Abstract

This study aims to examine the cash conversion cycle and intellectual capital against financial distress through earnings management. The research population includes manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2014-2018. Determination of the sample was based on the purposive sampling method with a total sample of 110. The research data is secondary data accessed through www.idx.co.id and http://finance.yahoo.com. The analysis technique uses path analysis to determine the direct and indirect effects between research variables. The results showed that the cash conversion cycle has a significant positive effect on earnings management, intellectual capital has a significant negative effect on earnings management, and earnings management has a significant positive effect on financial distress. Cash conversion cycle has a significant positive effect on financial distress through earnings management and intellectual capital has a significant negative effect on financial distress through earnings management. Keyword: Cash Conversion Cycle, Intellectual Capital. Earnings Management, Financial Distress
Strategi Pengembangan Industri Produk Halal Abd Kadir; Ahmad Efendi
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.637

Abstract

Pada era globalisasi, bisnis produk halal tidak dipungkiri lagi telah menjadi sektor yang berkontribusi besar pada perekonomian dunia. Sektor produk halal menjadi bidang yang mendominasi bisnis perdagangan global. Dengan potensi pasar sangat besar, dimana muslim dunia saat ini sudah melebihi 1,6 miliar, juga didukung dengan berkembanganya gaya hidup halal masyarakat non-muslim, menyebabkan potensi pasar produk halal semakin meningkat. Dalam hal ini, produk halal telah menjadi rahmatan lil alamîn bagi yang menggunakan atau yang mengonsumsinya atau bagi yang terlibat dalam bisnis produk halal. Selain produk halal memberikan kebaikan bagi yang mengonsumsinya, juga memberikan nilai ekonomi bagi pelaku bisnis produk halal. Indonesia dengan jumlah masyarakat muslim terbesar, berpeluang dominan mengambil peran dalam bisnis produk halal global. Agar industri produk halal dalam negeri dapat tumbuh dan berkembang pesat sehingga mampu mengimbangi perdagangan produk halal global, maka perlu kerja keras mendorong bangkitnya industri produk halal Indonesia. Produk industri yang dapat diterima dan diminati masyarakat sendiri dan menjadi andalan komoditi ekspor sehingga mampu menggerakkan sektor riil dan menumbuhkan perekonomian nasional maka perlu strategi yang tepat untuk pengembangan industri produk halal Indonesia Kata Kunci: industri halal, prodak halal
Sejarah Perkembangan Penjaminan Halal di Indonesia Nahlah - Nahlah; Siradjuddin Siradjuddin; Ahmad Efendi; I Nyoman Budiono; A. Ika Fahrika
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 9 No. 2 (2023): JIEI : Vol.9, No.2, 2023
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v9i2.8923

Abstract

One of the rules in Islam is not to consume or use anything that Islam forbids. This world is not only inhabited by people who are Muslims. Many religions and beliefs other than Islam do not forbid some foods that Muslims consider unclean, such as pork and its derivatives or slaughtering meat without mentioning the name of Allah. In addition, there is no prohibition for other religions to market their products in the Muslim environment. Therefore, Muslims need halal guarantees for the products they want to buy. The purpose of this research is to find out how the process of protecting Muslim consumers in Indonesia from products that are not halal. This research method is normative juridical with a qualitative approach. A literature review was carried out on laws and regulations, which were then analyzed descriptively. Secondary data from journals and websites is also a source of study. The study results show that government and non-government parties have shown severe concern in protecting halal product guarantees for Muslim consumers in this country by drafting halal assurance regulations in stages, starting from the labeling "no pork", voluntary halal labeling to the obligation of halal certification for business actors in this country