Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penggunaan Bahasa Dayak Dalam Edukasi Meningkatkan Kemampuan Kognitif dan Penurunan Debris Index Pada Siswa Neny Setiawaty Ningsih; Rita Herlina; Dian Femala; Omry Pakpahan; Rusmali Rusmali
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 8, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.328 KB) | DOI: 10.30602/jvk.v8i1.1046

Abstract

Penyuluhan kesehatan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah kesehatan di Indonesia. Penyuluhan kesehatan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat khususnya anak sekolah dasar melalui pembelajaaran dari oleh dan untuk masyrakat.Komunikasi merupakan kompetensi yang harus dimiliki dalam melakukan penyuluhan kesehatan. Bahasa yang dibutuhkan dalam berkomunikasi utuk menyampaikan pesan. Contoh bahasa yang digunakan dalam komunikasi yakni bahasa sosial budaya.Komunikasi dengan bahasa sosial budaya sering terjadi, karena banyaknya interaksi antara orang – orang yang memiliki budaya . Bahasa Dayak merupakan bahasa daerah yang lahir dari adat dayak.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan bahasa Dayak dalam edukasi kesehatan untuk meningkatkan kemampuan kognitif  dan menurunkan debris indeks pada siswa di SDN 12 Toho Kabupaten Mempawah.Jenis penelitian ini adalah Penelitian quasi experiment dengan desain pretestandposttestcontrolgroupdesign, subyek dibagi dalam dua kelompok, yakni kelompok bahasa Dayak  sebagai kelompok perlakuan dan kelompok bahasa Indonesia sebagai kelompok kontrol. Debris indexs diukur drngan menggunakan skor debris.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa SDN 12 Toho kelas 5.Pengolahan data dilakukan menggunakan komputer dengan program SPSS versi13.0 for windows dengan uji for windows dengan uji wilcoxconBerdasarkan uji Mann Whitney didapatkan nilai p value sebesar0,000 <(0,05), ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitassecara signifikan antara metode penyuluhan menggunakan bahasa Dayak dan metode penyuluhan menggunakan bahasa Indonesiaterhadappeningkatan pengetahuan siswa SDN 12 Toho Kabupaten Mempawah. .Berdasarkan uji Mann Whitney didapatkan nilai p value sebesar0,010 < (0,05), ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efektivitassecara signifikan antara metode bahasa Dayakdan metode Bahasa Indonesiaterhadappenurunan nilai DI siswa SDN 12 Toho Kabupaten Mempawah.
Efektivitas Campuran Daun Sirih Hijau dan Merah Sebagai Obat Kumur terhadap Jumlah Bakteri dan Plak Gigi: Studi Perbandingan Budi Suryana; Damhuji Damhuji; Dian Femala; Halimah Halimah
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32243

Abstract

Mouthwash is a solution used to clean the oral cavity to eliminate bacteria. Green and red betel leaves are believed to contain higher phenol content, which can inhibit bacterial activity. The purpose of this study is to determine the difference in effectiveness of a mixture of green and red betel leaf decoction as a mouthwash in reducing bacterial counts and plaque scores. This research is a quasi-experiment with a pretest and posttest controlled group design. The population consists of students from the Dental Nursing Department using purposive sampling technique, totaling 69 students divided into three groups, each with 23 samples using green betel leaf, red betel leaf, and a mixture of both decoctions as mouthwash. Effectiveness was tested with paired t-test, while differences were analyzed using Kruskal-Wallis and Mann-Whitney tests. The results showed that mouthwash with green betel leaf, red betel leaf, and a mixture of both decoctions were effective in reducing bacterial colonies and plaque on teeth. There were significant differences in reducing bacterial colonies among the three types of decoctions, but no differences in reducing plaque scores. The use of mouthwash from betel leaf decoctions is a good protective measure with easily obtainable and applicable materials for the community to avoid the use of chemical substances.