Perencanaan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan bahan tambah mineral fly ash dan variasi dosis superplasticizer tipe F terhadap pengurangan penggunaan semen Portland berdasarkan kuat tekan beton. Fly ash digunakan sebagai bahan pengganti sebagian semen, sedangkan superplasticizer tipe F berfungsi meningkatkan workabilitas dan performa beton melalui pengurangan faktor air-semen. Variasi campuran yang digunakan meliputi penggantian semen dengan fly ash sebesar 15%, 20%, dan 25%, serta penambahan superplasticizer tipe F sebesar 0,25%, 0,45%, dan 0,65% dari berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur beton 7, 14, dan 28 hari untuk mengetahui perkembangan kekuatan beton terhadap waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi fly ash sebesar 20% dan superplasticizer tipe F sebesar 0,45% menghasilkan kuat tekan optimum yang mendekati bahkan sedikit melampaui kuat tekan beton normal. Penggunaan fly ash sebesar 15% memberikan peningkatan kuat tekan awal yang baik, sedangkan pada kadar 25% terjadi penurunan kuat tekan akibat berkurangnya reaksi pozzolanik pada tahap awal hidrasi. Penambahan superplasticizer sebesar 0,45% terbukti paling efektif dalam meningkatkan workability dan pemadatan beton, sedangkan dosis 0,65% cenderung menurunkan kekuatan akibat peningkatan kadar udara terperangkap. Secara keseluruhan, pemanfaatan fly ash hingga 20% dengan superplasticizer tipe F 0,45% dapat menurunkan kebutuhan semen Portland tanpa mengurangi kuat tekan beton, sekaligus mendukung pengembangan beton ramah lingkungan dan efisiensi material konstruksi.