Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Peningkatan Jumlah Trombosit Pada Pasien Multi Transfusi Konsentrat Trombosit Arum Margi Kusumawardani; Tri Joko Endro Susilo
LAMBDA : Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 2 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v2i3.356

Abstract

Pemberian transfusi trombosit banyak ditemukan kegagalan transfusi trombosit dengan manifestasi klinis terjadinya platelet transfusion refractoriness (PTR). Kegagalan transfusi trombosit ini diketahui dengan tidak tercapainya angka kenaikan trombosit sesuai yang diharapkan, atau yang sering disebut corrected count increment (CCI) < 7500/ µL dan percentage platelet recovery (PPR) kurang dari 20%. Studi ini merupakan observasi dengan jenis penelitian potong lintang untuk melakukan analisis terhadap peningkatan jumlah trombosit pada pasien multi transfusi trombosit. Diketahui 14,3% hasil CCI < 7500/ µL dan 14,3% hasil PPR< 20%, analisis korelasi didapatkan hasil p > 0,05 dan arah korelasi negatif, yang berarti semakin besar nilai satu variabel semakin kecil nilai variabel lainnya. Analisis keberhasilan kenaikan angka trombosit berdasarkan perhitungan CCI dan PPR 14,3 % diantaranya mengalami refrakter trombosit, yang ditunjukkan dengan nilai CCI < 7500/ µL dan nilai PPR < 20%. Peningkatan angka trombosit yang dilihat secara penilaian tunggal tidak mengindikasikan efektifitas/ keberhasilan pemberian transfusi trombosit, hal ini ditunjukkan dengan nilai CCI dan PPR yang menunjukkan terjadinya refrakter trombosit.
Hubungan Antara Indeks Massa Tubuh dan Kadar Hemoglobin pada Remaja Putri Dwi Eni Danarsih; Arum Margi Kusumawardani; Ristiana Eka Ariningtyas
Jurnal Indonesia Sehat Vol. 2 No. 2 (2023): JURINSE, Agustus 2023
Publisher : SAMODRA ILMU: Lembaga Penelitian, Penerbitan, dan Jurnal Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background:  Obesity in adolescents is a global health problem with cases increasing, especially in the Asian region. Obesity has a broad impact on health Obesity in adolescents is a risk factor for obesity in adulthood and is known to contribute to hematological changes, including hemoglobin (Hb) levels. Objective: to determine the relationship between Body Mass Index (BMI) and hemoglobin levels in  female adolescents. Methods: This research is a correlation study between BMI values and Hb levels. Data collection on BMI and Hb levels will be carried out on adolescent subjects from the Bantul and Yogyakarta regions. The number of research subjects was 34 young women. Results: The average BMI for young women is 23.4 kg/m2. The average Hb level is 13 gr/dL with the highest value being 15 gr/dL and the lowest being 9 gr/dL. The correlation coefficient between BMI and Hb levels was 0.013 with a p value of 0.942. Conclusion: There is no relationship between BMI values and hemoglobin levels in female adolescents.
PENGARUH PEMBERIAN MADU JAHE SERAI (MJS) TEA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA MENOPAUSE DENGAN HIPERTENSI Di DUSUN TEGAL ASRI SOKOWATEN TAMANAN BANGUNTAPAN BANTUL Yusnina Nayoan; Arum Margi Kusumawardani; Fatimah Dewi Anggraeni
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i1.12

Abstract

Latar Belakang: Menopause dapat meningkatkan risiko hipertensi akibat penurunan hormon estrogen, yang berdampak pada elastisitas pembuluh darah. Penanganan non-farmakologis, seperti penggunaan herbal madu jahe serai (MJS) Tea, berpotensi membantu menurunkan tekanan darah melalui efek vasodilatasi, diuretik, dan antioksidan. Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian (MJS) Tea terhadap tekanan darah pada wanita usia menopause dengan hipertensi. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 32 wanita menopause penderita hipertensi di Dusun Tegal Asri Sokowaten Tamanan Banguntapan Bantul, dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi berupa pemberian (MJS) Tea satu kali sehari selama tujuh hari. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan α=0,05. Hasil : Sebelum intervensi, tekanan darah responden berada pada kategori hipertensi ringan (28,1%), sedang (34,4%), dan berat (37,5%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan proporsi tekanan darah normal menjadi 15,6% dan penurunan kategori hipertensi sedang serta berat. Rata-rata skor tekanan darah menurun dari 3,09 menjadi 2,59 (p=0,000). Kesimpulan : Pemberian (MJS) Tea berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada wanita menopause dengan hipertensi.
PENGARUH VIDEO EDUKASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA MELALUI SADARI Imelda Aprilia; Arum Margi Kusumawardani; Budi Rahayu
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 2 (2026): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i2.18

Abstract

Latar Belakang: Kanker payudara merupakan penyebab kematian tertinggi kedua akibat kanker di Indonesia. Meskipun kasusnya lebih umum terjadi pada perempuan usia dewasa, remaja putri juga memiliki risiko yang signifikan akibat perubahan hormonal selama masa pubertas. Salah satu metode deteksi dini yang sederhana dan efektif adalah Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI). Namun, tingkat pengetahuan dan kesadaran remaja putri mengenai SADARI masih tergolong rendah. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMP Negeri 2 Gamping, diketahui bahwa 71,4% siswi belum memahami deteksi dini kanker payudara maupun cara melakukan SADARI. Minimnya intervensi edukatif yang sesuai dengan karakteristik remaja menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini diangkat dengan mempertimbangkan perlunya media edukasi berbasis teknologi yang menarik, seperti video edukasi, yang mampu menyampaikan informasi secara visual dan mudah dipahami oleh kalangan remaja. Tujuan: Mengetahui pengaruh video edukasi terhadap tingkat pengetahuan remaja putri tentang deteksi dini kanker payudara melalui SADARI. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 48 siswi kelas IX SMP Negeri 2 Gamping, diperoleh melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi video edukasi, lalu dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada tingkat pengetahuan responden setelah diberikan video edukasi (p < 0,05). Kesimpulan: Video edukasi efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang SADARI sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Media ini layak dijadikan alternatif metode edukasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja.