Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemenuhan Hak Mendapatkan Pelayanan Kesehatan dan Makanan Bagi Deteni di Rumah Detensi Imigrasi Makassar Alam, Andi Samsul
Phinisi Integration Review Vol 2, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.003 KB) | DOI: 10.26858/pir.v2i2.9992

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendiskripsikan aturan hukum yang mengatur warga negara asing (Deteni), selain itu untuk mengetahui pemenuhan hak mendapatkan pelayanan kesehatan dan makanan, setra untuk mendalami faktor yang mempengaruhi pemenuhan hak mendapatkan pelayanan kesehatan dan makanan bagi Deteni di Rumah Detensi Imigrasi Makassar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan, 1) Pengaturan hukum Warga Negara Asing (Deteni) diatur didalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang  Keimigrasian, Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2013, Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 4 Tahun 2017 tentang Tata Cara Pengawasan Keimigrasian, dan Peraturan Direktur Jendaral Imigrasi Nomor IMI.1917-OT.02.01 Tahun 2013 Tentang Standar Operasional Prosedur Rumah Detensi Imigrasi, 2) Pemenuhan hak mendapatkan pelayanan kesehatan bagi Deteni di Rumah Detensi Imigrasi Makassar sudah Optimal. Sedangkan pelayanan makanan bagi Deteni di Rumah Detensi Imigrasi Makassar, Kurang optimal., 3). Faktor yang mempengaruhi pemenuhan hak mendapatkan pelayanan kesehatan dan makanan bagi Deteni di Rumah Detensi Imigrasi Makassar, meliputi beberapa faktor, diantaranya yaitu, a) Faktor pendukung sebagai berikut; 1. Pegawai Rumah Detensi Imigrasi Makassar yang memadai, b) Faktor penghambat sebagai berikut; 1. Anggaran yang terbatas dan 2. keterbatasan sarana dan prasarana.
Konsumsi Berkelanjutan dan Perubahan Perilaku: Memahami Maraknya Penggunaan Tumbler sebagai Praktik Ramah Lingkungan di Kalangan Milenial Perkotaan Indriani, Indriani; Sulaiman, Hudayah; Alam, Andi Samsul; Agustang, Andi Dody May Putra
Equilibrium: Jurnal Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): EQUILIBRIUM : JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/yjmyn560

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana dan mengapa generasi urban millennials beralih ke perilaku konsumsi yang lebih ramah lingkungan melalui penggunaan tumbler sebagai bagian dari praktik konsumsi berkelanjutan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 15 informan dari berbagai latar belakang profesi di Jakarta, Surabaya dan Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik yang berlandaskan kerangka teori Theory of Planned Behavior (TPB), Value-Belief-Norm (VBN), dan Attitude–Behavior–Context (ABC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku penggunaan tumbler dipengaruhi oleh enam dimensi utama: (1) kesadaran lingkungan sebagai nilai moral, (2) tumbler sebagai simbol identitas sosial urban, (3) pengaruh sosial dan komunitas, (4) peran media sosial dalam normalisasi perilaku hijau, (5) hambatan praktis dan strategi adaptasi, serta (6) dukungan struktural dan ekonomi lokal. Temuan ini memperlihatkan bahwa perilaku konsumsi berkelanjutan tidak hanya berakar pada niat individual, tetapi juga pada konstruksi sosial dan simbolik yang membentuk gaya hidup generasi millennial di perkotaan. Penelitian ini menegaskan bahwa perubahan perilaku ekologis merupakan hasil interaksi antara nilai moral, norma sosial, dan dukungan institusional, serta merefleksikan pergeseran budaya menuju masyarakat urban yang lebih sadar lingkungan.