Rosyida Nur Azizah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Platform Wayground Berbasis Gamifikasi untuk Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa dalam Mata Kuliah Evaluasi Pembelajaran Pai Unu Purwokerto Rosyida Nur Azizah; Nur Ali Subhan
YASIN Vol 6 No 2 (2026): APRIL
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v6i2.9706

Abstract

Although the use of online media in Islamic Religious Education (PAI) learning has received attention in various studies, research that specifically examines the use of an intensively gamified mobile learning platform in the Learning Evaluation course remains limited. This study aims to analyze and demonstrate the extent to which the implementation of the gamification-based Wayground platform can improve students’ understanding in the PAI Learning Evaluation course at UNU Purwokerto. This study employed a mixed methods approach with a sequential explanatory design, involving 30 third-semester students selected through a purposive sampling technique. Data were collected through multiple-choice and essay tests, non-participant observation, semi-structured interviews, and documentation, and were then analyzed using a paired sample t-test and an interactive analysis model. The results showed a significant increase in the mean score from 74.34 to 86.09, representing an increase of 11.75 points, with a significance value of < 0.001. These findings indicate that the Wayground platform is effective in improving students’ cognitive understanding and interactivity, although its level of effectiveness falls within the moderate category (N-Gain = 0.457), and therefore still requires pedagogical support from lecturers for learning outcomes to be more optimal. This study contributes to the development of digital learning models in the environment of Private Islamic Higher Education Institutions and reinforces motivation theory in technology-based learning.
INTERNALISASI NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME PADA PEMUDA MELALUI PENDALAMAN TEMPAT BERSEJARAH DI KECAMATAN SOKARAJA, KABUPATEN BANYUMAS Rosyida Nur Azizah
ISLAMISCHE BILDUNG: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 2 (2023): Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam UNU Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65669/ib.v1i2.232

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berdasarkan kepedulian para pemuda yang membentuk sebuah komunitas dengan tujuan ingin memperdalam pengetahuan dan pengalaman terkait tempat bersejarah yang ada di wilayah Kecamatan Sokaraja. Pemuda-pemuda tersebut berasal berbagai wilayah desa se Kecamatan Sokaraja yang terdiri dari berbagai macam-macam agama dan etnis. Kegiatan yang dilakukan oleh pemuda tersebut yaitu berjalan dari satu tempat ketempat lainnya yang memiliki nilai sejarah di dalamnya. Dengan melakukan pengamatan dan wawancara kepada orang yang paham akan sejarah bangunan-bangunan tersebut. Tak hanya dengan pengamatan dan wawancara saja, mereka juga bekerjasama dengan pemerintah Kecamatan Sokaraja dan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Banyumas agar kegiatan yang mereka lakukan yaitu pendalaman tempat bersejarah tersebut dapat terarsip dengan baik. Kegiatan tersebut menjadi wadah yang efektif dalam mengembangkan kerukunan, persatuan, kerjasama, saling menghormati, saling menghargai, toleransi dan keharmonisan antara individu satu dengan yang lainnya. Di wilayah Kecamatan Sokaraja memiliki berbagai tempat-tempat yang dinilai bersejarah seperti Klenteng Hok Tek Bio Sokaraja, SD Kristen Sokaraja Kidul, Eks Stasiun Kereta Api Sokaraja, Bangunan samping pasar Sokaraja, Bangunan wilayah Kecamatan Sokaraja dan lain-lain. Penelitian ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai multikultural pada pemuda melalui pendalaman tempat bersejarah yang ada di wilayah Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan dalam teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Simpulan sementara sejauh pengamatan peneliti yang didapatkan internalisasi nilai-nilai multikultural melalui pendalaman tempat bersejarah dapat menjadi penghubung pluralisme Pemuda dari beragam etnis dan agama untuk mencapai kedekatan, kerjasama, kerukunan, saling menghormati, saling menghargai, kesetaraan, harmonisasi, dan toleransi yang sebelumnya belum terbentuk. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan khazanah keilmuan pendidikan Islam.
TUJUAN PENDIDIKAN ISLAM BERDASARKAN MAQĀṢIDUS SYARĪ’AH ASY-SYĀṬIBĪ Herman Wicaksono; Rosyida Nur Azizah
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 2 (2022): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v11i2.1806

Abstract

Kekhawatiran penulis terhadap maraknya kenakalan remaja mendorong penulis untuk melakukan riset ini. Pendidikan Islam yang seharusnya menjad salah satu kontrol bagi kaum muda, ternyata belum membuahkan hasil yang signifikan. Oleh karena itu, menarik bagi penulis untuk melakukan penelusuran lebih dalam guna merumuskan tujuan pendidikan Islam yang menurut penulis ideal. Di sinilah penelitian ini mencoba mengartikulasikan tujuan pendidikan Islam berlandaskan Maqāṣidus Syarī’ah Asy-Syāṭibī. Penelitian kepustakaan ini didasarkan pada beberapa data yang berkaitan dengan topik penelitian. Data dikumpulkan kemudian diseleksi sesuai kebutuhan untuk dianalisis lebih lanjut. Penelitian yang masih tergolong langka ini mengarah pada rumusan tujuan pendidikan Islam, yang meliputi: mencetak generasi semangat beragama, penebar kasih sayang, berakal cerdan dan berintelektual tinggi, pelopor keluarga sakinah, dan generasi muslim yang mempunyai etor kerja yang tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan khazanah keilmuan pendidikan Islam.Kata kunci: tujuan pendidikan Islam, Maqāṣidus Syarī’ah Asy-Syāṭibī