Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Pola Pemilihan Obat Tradisional untuk Pengobatan Sendiri (Self Medication) pada Masyarakat DesaKalisoro Hanugrah Ardya Crisdian; Agnes Prawistya; Ersta Zuzvita; Rufaida Nur Fitriana
Pharmasipha : Pharmaceutical Journal of Islamic Pharmacy Vol 6, No 2 (2022): September
Publisher : University Of Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/pharmasipha.v6i2.7645

Abstract

Self medication is the use of drugs by the public to reduce the symptomps of minor illnesses without a doctor’s advice. Self medication behavior may be influenced by gender, age, education level, employments status, income level and atitudes about self medication. Increased education and awerness of students about helath, the use of drugs for self medication will also increase. This study aims to identify the reklationship between knowledge anattitudes toward the pattern of using traditional medcine in the Kalisoro village. This research ia an observasional study with a cross sectional reseacrh design. The sampling thecnique was non- random sampling. Collecting data using a quistionnaire, Ehich has been tasted for validity and realibily. Data analysis was carried out using two methods, namely descriptive sattistical methods in the fgorm of respondents charateristic, knowledge, attitude and patterns, while correlation using the Eta Correlation Cooeficient. Inthis study there were many as 60 respondents who participated, with high level of knowledge as many as 95% of respondents who have positive attitude or partially. There is very low or very weak relationship in terms of knowledge, while in attitude there is a high or strong relation ship with each pattern of traditional medcine use which includes the frequency of use traditional medcines used, drug prices and sources of information.
Upaya Edukasi Kefarmasian Sejak Dini Melalui Apoteker Cilik di Mojosongo Agnes Prawistya Sari; Hanugrah Ardya C; Oktavy Budi Kusumawardhani
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 2 (2023): JAMSI - Maret 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.707

Abstract

Obat digunakan untuk pencegahan, penyembuhan, pemulihan, serta peningkatan kesehatan. Edukasi obat sejak dini perlu diperkenalkan kepada anak-anak. Penggunaan obat harus dilakukan secara benar supaya terhindar dari kesalahan penggunaan obat dan penyalahgunaan obat. Pembinaan pada program pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di usia sekolah terutama pada tingkat sekolah dasar, saat ini semakin berkembang. Namun pada farmasi dan profesinya masih sedikit sekali pengenalannya kepada masyarakat. Maka perlu ada pengenalan profesi apoteker dalam kefarmasian melalui apoteker cilik. Mitra pengabdian yaitu siswa SD di Mertoudan, Mojosongo yang masih memiliki pengetahuan minim tentang obat. Metode kegiatan yang dipakai adalah presentasi dengan powerpoint terkait profesi apoteker dalam kefarmasian kepada peserta didik dan memberikan edukasi penggunaan obat yang tepat. Pelaksanaan kegiatan ini mendapat respon yang antusias dan baik dari peserta. Dari hasil kegiatan pengabdian dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan edukasi kefamasian ini menambah wawasan peserta terkait profesi apoteker, pengenalan dan penggunaan obat secara tepat.