Menjalani kehidupan lajang di usia 31 tahun, sekaligus menjadi pekerja tetap sebagai aktor pesenam pria di program TV untuk anak-anak dengan lingkungan kerja yang toxic menyebabkan kondisi psikologi Omota Uramichi menjadi tidak stabil, sehingga ketika bekerja dalam program TV Okaasan to Issho, Uramichi mengatakan diksi kalimat yang jelas tidak pantas untuk didengarkan anak-anak. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor penyebab Uramichi merasa jenuh dengan karirnya sebagai aktor pesenam di program TV Okaasan to Issho. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa ada faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi keadaan psikologi Uramichi. Faktor internal yang ditemukan adalah, Uramichi memiliki kemampuan bersosialisasi, kemampuan mengendalikan diri yang buruk, dan berkepribadian narsistik sehingga menyebabkan perubahan mood yang tidak stabil. Faktor eksternal yang ditemukan adalah lingkungan kerja yang tidak membangun rasa solidaritas dan empati ketika berada dibalik layar, kepribadian rekan kerja yang terlalu beragam, dan semua tokoh hanya memperdulikan tercapainya kenaikan karir, mendapat ketenaran, dan uang tanpa memperdulikan hubungan baik dengan rekan sejawat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor internal dan eksternal yang terjadi pada seorang individu dapat mempengaruhi psikologi, profesional sikap, dan kualitas karya yang dihasilkan.