Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Efektivitas Komitmen Pengelolaan Risiko Lingkungan dan Sosial dalam Organisasi Penyedia Jasa Konstruksi Heru Bayuaji Sanggoro; Iwan Rustendi; Susatyo Adhi Pramono; Bambang Purwoko Kusumo Bintoro
Semesta Teknika Vol 25, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v25i2.15247

Abstract

Pertumbuhan ekonomi yang mengalami perlambatan dan ancaman kerusakan lingkungan akibat aktivitas pembangunan menuntut pelaku jasa konstruksi melakukan transformasi bisnis yang ramah lingkungan dan sosial. Penelitian ini ditujukan untuk menguji efektivitas komitmen penyedia jasa dalam mengelola risiko lingkungan dan sosial terhadap kinerja proyek melalui pencapaian kinerja sosial dengan PLS-SEM. Faktor-faktor manajemen dalam organisasi penyedia jasa digunakan dalam pengujian ini, yaitu kinerja organisasi/manajemen dan kinerja estimasi melalui nilai penawaran. Hasil penelitian menunjukan pengaruh yang signifikan dari ketiga variabel pada masing-masing komponen. Namun ketiganya bekerja secara independen dan tidak saling mempengaruhi sehingga mengurangi ketergantungan masing-masing terhadap komitmen pengelolaan risiko. Perlu penguatan aturan hukum tentang status dan kewajiban tanggungjawab sosial dan lingkungan proyek. Lebih lanjut, kinerja sosial yang dicapai terbukti berpengaruh dalam meningkatkan kinerja waktu dan biaya proyek. Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu penelitian selanjutnya untuk menghasilkan kerangka perlindungan lingkungan dan sosial proyek yang tepat dan berkeadilan dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Pelatihan Online Pembuatan Iklan Layanan Masyarakat bagi Karang Taruna dengan Software Adobe Photoshop Susatyo Adhi Pramono; Endang Sri Wahyuningsih; Heru Bayuaji Sanggoro; Priyono Yulianto; Isra’ Nuur Darmawan
SABAJAYA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): SABAJAYA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : SABA JAYA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.318 KB) | DOI: 10.59561/sabajaya.v1i2.20

Abstract

Kesiapan dan aksesibitas SDM unggul harus diselaraskan dengan perkembangan teknologi saat ini. Negara Indonesia yang berpenduduk sekitar 275 juta jiwa ini memiliki potensi untuk mengembangkan sumber daya manusianya. Namun mempersiapkan sumber daya manusianya untuk bersaing di pasar global menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena melalui program kemitraan antara lembaga pendidikan dengan berbagai organisasi merupakan sarana transfer informasi terbaik untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan di masyarakat. Dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, para dosen Universitas Wijayakusuma Purwekerto berencana melakukan kegiatan pelatihan di bersama Karangtaruna. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dalam 2 periode waktu yakni pada tanggal 21 dan 28 September 2022 dengan judul pelatihan desain grafis menggunakan software Adobe Photoshop pada ibu PKK dan Karang Taruna, pelatihan ini diikuti oleh 11 peserta yang terdari dari 10 elemen ibu PKK dan 10 peserta elemen Karang Taruna. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan secara langsung yang dikemas kedalam 3 model pembelajaran seperti ceramah, praktik dan sharing session, hasil dari kegiatan ini mampu memberikan pengalaman baru, meningkatkan pemahaman, pengetahuan, serta keterampilan bagi peserta dalam membuat suatu objek desain. Tingkat pemahaman peserta semula adalah sebesar 48,18% dan diakhir pelatihan peserta mampu meningkatkan pemahaman sebesar 29,09% sehingga pemahaman peserta kini mencapai 77,27%. Kegiatan ini berhasil dilaksanakan dengan baik dan mendapatkan hasil yang memuaskan berdasarkan nilai tingkat kepuasan peserta pelatihan sebesar 72,4%.
ANALISA PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK MENENTUKAN SUBKONTRAKTOR SPESIALIS DENGAN METODE TOPSIS Ladika .; Heru Bayuaji Sanggoro
Jurnal Manajemen Kompeten Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Manajemen Kompeten
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Rahmaniyah Sekayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51877/mnjm.v6i1.302

Abstract

ABSTRACT The building construction sector is a complex industry, so it is necessary to split the work and divide (deliver) it to subcontractors. In determining these subcontractors, stakeholders are faced with many and various methods in making decisions so that the selection of subcontractors can be determined optimally. This study analyzes and compares the two MADM TOPSIS methods. This research takes a case study of the subcontractor selection process carried out by the main contractor at PT. Cipta Griya Semesta. This study consists of 4 alternative subcontractors with 6 assessment criteria with the criteria of general aspects, financial aspects, technical aspects, managerial aspects, work safety aspects and reputation aspects. Based on the ranking results using these 2 methods, subcontractor D will be selected to help carry out the ongoing project. Keyword: Topsis, Subcontractor, Construction
THE INFLUENCE OF PROJECT EXTERNAL AND INTERNAL CONFLICT CONTROL ON PROJECT PERFORMANCE Heru Bayuaji Sanggoro; Ladika Ladika
Jurnal Manajemen Vol 12 No 1 (2024): Jurnal Manajemen
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jm.v12i1.1068

Abstract

The data shows that many construction conflicts arise from many factors. Indonesia as a country that has social and cultural diversity is certainly very vulnerable to conflict, especially in project activities. Diversity as a necessity in the state has indeed contributed to the emergence of many social conflicts, including social conflicts in projects. This study aims to determine the control exercised by stakeholders in dealing with external and internal project conflicts that can have an impact on project performance. This study with a sample of 35 samples and using the SEM-PLS method. Based on the analysis, it shows a conclusion that conflicts that occur in projects, both internal conflicts, external conflicts and conflicts of interest, if not controlled properly, will have an impact on project performance. This is very necessary for stakeholders to be able to control conflicts that occur in the project.
THE INFLUENCE FAKTORS ON PROJECT PERFORMANCE: INTEREST, COMPETENCY AND CONTRACT PROJECT Ladika, Ladika; Sanggoro, Heru Bayuaji
Jurnal Manajemen Vol 12 No 3 (2024): Jurnal Manajemen
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36546/jm.v12i3.1237

Abstract

In order to increase economic growth through the development of industrial areas in Indonesia, the Government is making efforts to accelerate projects that are considered strategic and have high urgency so that they can be realized within a short period of time. A project is considered successful if good project performance is achieved. Competence of project funds is important. This research was conducted to determine the influence of competence, interests and project contracts which are thought to have an impact on project performance. This research contained 55 samples and used the smarPLS method. From the results of this research, it was found that there was a significant influence on project interests and competencies. This shows that the competencies possessed by the project team are very influential. Apart from competency, the results obtained from project interests have an influence on project performance. But this is not the case with project contracts which do not include any influence on project performance.
PENGENDALIAN SAMPAH DOMESTIK DENGAN MENINGKATKAN PERAN MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN BANK SAMPAH Di Desa Watuagung Kecamatan Tambak Kabupaten Banyumas Adhi Pramono, Susatyo; Bayuaji Sanggoro , Heru; Basuki, Basuki
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56681/wikuacitya.v4i1.332

Abstract

Sampah adalah benda-benda atau barang yang tidak berguna atau tidak terpakai lagi, baik dari rumah tangga maupun dari sisa-sisa dari operasi industri. Meningkatnya volume timbulan sampah memerlukan pengelolaan. Sampah adalah bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber yang berasal dari proses alam maupun hasil aktivitas manusia yang tidak memiliki nilai ekonomi.. Pengelolaan sampah bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan serta menjadikan sampah sebagai sumberdaya. Jika masyarakat tidak mulai mengurangi sampah mereka, tempat pembuangan sampah (TPS) yang tersedia tidak dapat menampung sampah yang terus menerus. Bank Sampah sebagai suatu solusi pengelolaan sampah sekaligus memanfaatkan sampah untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya, tindakan manusia terhadap alam tidak selalu menyebabkan kerusakan, tetapi dapat bekerja sama dengan lingkungan itu sendiri. Waste is objects or items that are no longer useful or used, whether from households or from the remnants of industrial operations. The increasing volume of waste generation requires management. Waste is material that is discarded or thrown away from sources that originate from natural processes or human activities that have no economic value. Waste management aims to improve public health and environmental quality while turning waste into a resource. If the community does not start reducing their waste, the available waste disposal sites (TPS) will not be able to accommodate the continuously increasing waste. Bank Sampah as a solution for waste management while also utilizing waste for the welfare of the community. In fulfilling their needs, human actions towards nature do not always cause damage, but can instead collaborate with the environment itself.
Pembuatan Sumur Resapan Air Hujan untuk Mitigasi Banjir di Kawasan Perumahan Karangpucung, Purwokerto Selatan Susatyo Adhi Pramono; Endang Sri Wahyuningsih; Iwan Rustendi; Heru Bayuaji Sanggoro; Muhammad Edwin Rachmanudin
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/abdikan.v4i2.5413

Abstract

The Karangpucung Housing Area in Purwokerto Selatan District frequently faces local flooding problems due to increased rainfall intensity and limited water absorption areas caused by urbanization. This condition is further exacerbated by the community’s lack of understanding regarding the importance of water conservation and simple technologies for flood mitigation. To address this issue, this community service activity was conducted with the aim of providing education and concrete action through socialization and the construction of rainwater infiltration wells. The activity was carried out from April to May 2025 using the Participatory Rural Appraisal (PRA) approach and a community-based approach to encourage active community involvement. The activity stages included site surveys, socialization and outreach, technical training on infiltration well construction, and monitoring and evaluation. The results showed that 50 residents actively participated in the socialization and training activities, and 10 infiltration wells were successfully built at strategic locations previously prone to flooding. Residents also demonstrated improved understanding of the function of infiltration wells and the importance of water conservation as part of hydrometeorological disaster mitigation. Testimonials from residents indicated a significant reduction in flooding following the well construction. This program demonstrates the effectiveness of an educational and participatory approach in encouraging behavioral change among the community. Moving forward, regular maintenance strategies and the involvement of other stakeholders are needed to ensure that this program can be replicated and expanded to other areas facing similar issues.
Penerapan Teknologi Pengolahan Air Bersih Berbasis Filtrasi Sederhana untuk Masyarakat Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas: Pengabdian Susatyo Adhi Pramono; Iwan Rustendi;  Heru Bayuaji Sanggoro; Muhammad Edwin Rachmanudin; Johanes Bonivasius Muda
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3464

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat pesisir terhadap air bersih melalui penerapan teknologi pengolahan air berbasis filtrasi sederhana di Desa Papringan, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Permasalahan utama yang dihadapi warga adalah rendahnya kualitas air sumur akibat tingginya tingkat kekeruhan, kandungan logam berat, serta kontaminasi mikroba yang disebabkan oleh intrusi air laut dan limbah rumah tangga. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis komunitas yang melibatkan warga dalam seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pembuatan, hingga pemeliharaan alat filtrasi. Sistem filtrasi yang dikembangkan menggunakan bahan lokal seperti pasir silika, arang aktif, ijuk, dan kerikil, dengan desain yang mudah diterapkan dan berbiaya rendah. Hasil pengujian menunjukkan penurunan kekeruhan air sebesar 93,8% dan kandungan Escherichia coli hingga 96%, menjadikan air layak digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Selain peningkatan kualitas air, terjadi pula peningkatan literasi masyarakat terhadap sanitasi dan kesehatan lingkungan sebesar 36,8%, serta penurunan pengeluaran air bersih rumah tangga hingga 60%. Pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Air Bersih menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan program melalui sistem perawatan mandiri berbasis gotong royong. Kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak teknis dan sosial, tetapi juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-6 tentang air bersih dan sanitasi layak. Dengan demikian, penerapan teknologi filtrasi sederhana berbasis bahan lokal terbukti efektif, inklusif, dan dapat direplikasi di wilayah pesisir lain di Indonesia sebagai model pengelolaan air bersih berkelanjutan.