Diana Wijayanti, Diana
Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis determinasi financial deepening terhadap pertumbuhan ekonomi di 5 Negara ASEAN pada tahun 2010-2023 Wijayanti, Diana; Hisyam, Hisyam
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 4 Issue 1, Juni 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol4.iss1.art6

Abstract

Objective – This study aims to examine the effects of financial deepening, foreign direct investment (FDI), interest rates, and inflation on economic growth across five ASEAN countries.Method – This study uses A panel data regression approach, employing a fixed effects model. The independent variables include financial deepening, FDI, interest rates, and inflation, while the dependent variable is economic growth.Findings – The results reveal that financial deepening has a negative effect on economic growth. In contrast, FDI exerts a positive and significant impact, as it facilitates the inflow of capital, technology, and managerial expertise, thereby enhancing domestic productivity. Interest rates and inflation, however, do not exhibit a statistically significant relationship with economic growth.Implications – These findings reinforce the notion that the relationship between the financial sector and economic growth is nonlinear, offering nuanced insights into the dynamics of inclusive growth in developing economies.Originality – This study contributes to the empirical literature by investigating the role of financial deepening in economic growth within the ASEAN context using a panel data approach. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh financial deepending, Foreign Direct Invesment (FDI), suku bunga dan inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Lima negara ASEAN.Metode – Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan model fixed effect. Penelitian ini menggunakan empat variabel bebas yaitu, financial deepending, FDI, suku bunga dan inflasi sedangkan variabel terikatnya adalah pertumbuhan ekonomi. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financial deepening berdampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, FDI memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi karena FDI membawa modal, teknologi, dan keahlian manajerial yang mendorong produktivitas domestik. Sementara itu, suku bunga dan inflasi tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan.Implikasi – Penelitian ini berimplikasi pada memperkuat konsep bahwa hubungan antara sektor keuangan dan pertumbuhan ekonomi tidak bersifat linear serta menambah dimensi penting dalam teori pertumbuhan inklusif di negara berkembang.Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan analisis empiris financial deepening terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya ASEAN menggunakan panel data.
Analisis determinan ketimpangan pendapatan di Pulau Jawa tahun 2017-2022 Wijayanti, Diana; Putri, Ismayana Dwi Nanda
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 2 Issue 2, Desember 2023
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol2.iss2.art2

Abstract

Purpose – This research aims to analyze the determination of income inequality on the island of Java in 2017-2022, by analyzing the relationship between the variables GRDP, HDI, UMR and ICT Index on income inequality.Methods – This research uses panel data regression analysis which shows that Fixed Effect is the most appropriate model. This research uses four independent variables, namely GRDP, Human Development Index (HDI), Regional Minimum Wage (UMR) and Technology and Communication Development Index (ICT), while the dependent variable is income inequality which is measured using the Gini Index (Gini Ratio).Findings – The results of this study show that the UMR has a negative effect on income inequality, while the ICT Index has a positive effect on income inequality on the island of Java. Meanwhile, GRDP and HDI have no effect on income inequality on the island of Java.Implication – The implications of the results of this research are related to government policy in overcoming the problem of income inequality, especially on the island of Java.Originality – This research contributes to improving Indonesia's economic conditions, especially regarding the role of information technology in overcoming the problem of income inequality. AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis determinasi ketimpangan pendapatan di Pulau Jawa pada tahun 2017-2022, dengan menganalisis hubungan antara variabel PDRB, IPM, UMR dan Indeks TIK terhadap ketimpangan Pendapatan. Metode – Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel yang diperoleh hasil bahwa Fixed Effect merupakan model yang paling tepat. Penelitian ini menggunakan empat variabel bebas yaitu PDRB, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Upah Minimum Regional (UMR) serta Indeks Pembangunan Tehnologi dan Komunikasi (TIK), sedangkan variabel terikatnya adalah ketimpangan pendapatan yang diukur menggunakan Indeks Gini (Gini Ratio). Temuan – Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa UMR berpengaruh negatif terhadap ketimpangan pendapatan, sedangkan Indeks TIK berpengaruh positif terhadap ketimpangan pendapatan di Pulau Jawa. Sementara itu, PDRB dan IPM tidak berpengaruh terhadap ketimpangan pendapatan di Pulau Jawa. Implikasi – Implikasi dari hasil penelitian ini adalah terkait dengan kebijakan pemerintah dalam mengatasi masalah ketimpangan pendapatan, khususnya yang ada di Pulau Jawa. Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia terutama yang terkait peranan teknologi Informasi dalam mengatasi masalah ketimpangan pendapatan
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Kota Provinsi Lampung tahun 2017 – 2021 Wijayanti, Diana; Laksono, Ega Nanda
Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan Volume 3 Issue 1, Juni 2024
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKEK.vol3.iss1.art2

Abstract

Purpose – This research aims to analyze the effect of population, Local Original Income (PAD), General Allocation Fund (DAU), and Regional Expenditure on Gross Regional Domestic Product (PDRB) in Lampung Province for the period 2017-2021. Method – This research uses panel data regression analysis with a Fixed Effect model. This research uses four independent variables, namely population, PAD, DAU, and Regional Expenditures, while the dependent variable is PDRB. Findings – The research results explain that population, PAD, and DAU affect GRDP in Lampung Province, but regional expenditure does not affect GRDP. Implications – This research implies that it can contribute to the development of literature and provide appropriate policy recommendations for local governments to increase GRDP, especially in Lampung Province. Originality – The results of this study contribute to providing insight and identifying specific factors that influence PDRB, especially in areas in Regencies/Cities in Lampung Province.   Abstrak Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari jumlah penduduk, Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Belanja Daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Lampung untuk periode 2017-2021. Metode – Penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dengan model Fixed Effect. Penelitian ini menggunakan empat variabel bebas yaitu jumlah penduduk, PAD, DAU dan Belanja Daerah, sedangkan variabel terikatnya adalah PDRB. Temuan – Hasil penelitian menjelaskan bahwa jumlah penduduk, PAD, dan DAU berpengaruh terhadap PDRB di Provinsi Lampung, namun Belanja Daerah tidak berpengaruh terhadap PDRB. Implikasi – Implikasi dari hasil penelitian ini adalah dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan literatur dan memberikan rekomendasi kebijakan yang tepat bagi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan PDRB khususnya di Propinsi Lampung. Orisinalitas – Hasil penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan dan mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi PDRB khususnya di wilayah Kabupaten/Kota di Propinsi Lampung.
Analisis kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia Wijayanti, Diana; Muhammad Ramadhan Bayu Aji
Jurnal Aplikasi Bisnis Volume 20 No. 1, Juni 2023
Publisher : Program Sarjana Terapan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jabis.vol20.iss1.art7

Abstract

Purpose – This study aims to analyze the effect of fiscal policy on economic growth in Indonesia. Methods – This study uses the time series methodology method from 1990-2021 and uses the Vector Auto Regression (VAR) or Vector Error Correction Model (VECM) approach. Findings – The results showed that in the long run the variables of taxes, foreign debt, employee spending, goods spending, and subsidies affect economic growth, where the variables of taxes, goods spending, and subsidies have a positive correlation with economic growth in Indonesia, while foreign debt and employee spending have a negative correlation with economic growth in Indonesia. Implication – This research has implications for the influence of fiscal policy on economic growth in Indonesia in the long run. Originality – This research contributes to analyzing fiscal policy towards economic growth in Indonesia. Abstrak Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Metode – Penelitian ini menggunakan metode metodologi time series tahun 1990-2021 dan menggunakan pendekatan Vector Auto Regression (VAR) atau Vector Error Correction Model (VECM). Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang variabel pajak, utang luar negeri, belanja pegawai, belanja barang, dan subsidi berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, dimana variabel pajak, belanja barang, dan subsidi memiliki korelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia, sedangkan utang luar negeri dan belanja pegawai memiliki korelasi negatif terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Implikasi – Penelitian ini berimplikasi terhadap adanya pengaruh kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia dalam jangka panjang. Orisinalitas – Penelitian ini berkontribusi dalam menganalisis kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia.