Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas VII pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits di Mts Muhammadiyah Datarang Rahmi Dewanti Palangkey; Nurfadhilah Rahman; Tabhan Syamsu Rijal
PILAR Vol 13, No 1 (2022): JURNAL PILAR, JUNI 2022
Publisher : PILAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persoalan mendasar yang dihadapi proses belajar mengajar di Indonesia adalah kurangnya perhatian pendidik terhadap peserta didiknya untuk memahami kemampuan masing-masing siswa dalam menyerap dan memahami pelajaran. Banyak sekolah menggunakan pengajaran klasikal sehingga perbedaan kemampuan individual terabaikan, yang dapat merugikan perkembangan kejiwaan peserta didik dan pencapaian prestasinya. Salah satu aspek dari pembelajaran Agama Islam terdapat mata pelajaran Al-Quran Hadits, pelajaran Al-Quran Hadits menekankan pada kemampuan membaca, menulis, dan memahami isi teks Al-Quran dan Hadits. Sekarang ini pembelajaran Al-Quran Hadits sering mengalami penurunan minat sehingga menjadikan prestasi peserta didik menurun, disebabkan oleh model pembelajaran yang digunakan oleh guru terkadang tidak sesuai dengan kebutuhan cara belajar peserta didik. Guru terkadang menggunakan metode klasik yaitu hafalan dan tulisan, tanpa diselingi dengan metode atau cara pembelajaran yang inovatif, sehingga tidak sedikit ditemui dalam proses pembelajaran terdapat peserta didik yang cenderung malas dan mengalami kesulitan dalam menerima pelajaran.. Kata Kunci: Gaya Belajar; Prestasi Siswa; Pelajaran Hadis
Filsafat Akhlak Dalam Pemikiran Etika Kontemporer syahrir syahrir; Indo Santalia; Tabhan Syamsu Rijal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.1135

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi lebih lanjut tentang filsafat akhlak dalam etika kontemporer khususnya dari perspektif Islam. Kajian ini akan menelusuri bagaimana prinsip-prinsip etika Islam dapat memberikan kontribusi, kritik, atau bahkan alternatif terhadap berbagai aliran pemikiran etika kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan yang merupakan bentuk penelitian yang berkaitan dengan analisis teks berupa sumber-sumber kepustakaan yang fokus pada pembahasan filsafat akhlak dalam pemikiran etika kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan filsafat akhlak dalam Islam tidak hanya memberikan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan etika kontemporer tetapi juga menawarkan kerangka alternatif yang berakar pada prinsip-prinsip teologis yang kuat. Filsafat akhlak menantang asumsi-asumsi sekuler dan antroposentris dalam etika modern dan menawarkan perspektif yang lebih holistik, transenden, dan berorientasi pada keadilan dan kemaslahatan yang sejati.
Konsep Ketuhanan Dalam Tiga Mazhab Teologi Islam Klasik dan Kaitannya dengan Kalimat Tauhid: Analisis Komparatif Mu'tazilah, Asy'ariyah, Dan Maturidiyah Muthmainnah Muthmainnah; Indo Santalia; Tabhan Syamsu Rijal; Andi Aderus
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.1916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang jelas mengenai definisi teologi Islam, serta ruang lingkup dan pentingnya dalam konteks pemikiran Islam. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan konsep aspek ketuhanan yang dipahami oleh tiga mazhab besar dalam teologi Islam, yaitu Mu'tazilah, Asy'ariyah, dan Al-Maturidiyah, serta perbedaan pandangan mereka mengenai sifat-sifat Allah dan keesaan-Nya. Selain itu, penelitian ini menggali keterkaitan antara perdebatan teologis mengenai aspek ketuhanan dengan kalimat tauhid ("Lā ilāha illā Allāh"), serta bagaimana masing-masing mazhab menginterpretasikan kalimat tersebut dalam konteks ajaran mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research)Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam pandangan ketiga mazhab mengenai aspek ketuhanan, semua mazhab sepakat bahwa tauhid adalah inti dari ajaran Islam. Perdebatan teologis ini tidak hanya memperkaya khazanah pemikiran Islam, tetapi juga memberikan wawasan yang lebih dalam tentang bagaimana umat Islam memahami hubungan mereka dengan Tuhan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang kontribusi pemikiran teologi dalam sejarah Islam dan dampaknya terhadap pemahaman umat Islam tentang ketuhanan dan praktik keagamaan mereka. Akhirnya, penelitian ini bertujuan untuk mendorong diskusi lebih lanjut dan penelitian lanjutan mengenai aspek-aspek ketuhanan dalam teologi Islam, serta relevansinya dalam konteks modern.