Ulfatul Karomah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PROGRAM DAN INTERVENSI PEMBERIAN MAKAN BAYI DAN ANAK (PMBA) DALAM PERCEPATAN PENANGGULANGAN STUNTING Nur Mufida Wulan Sari; Farah Rosyihana Fadhila; Ulfatul Karomah; Emyr Reisha Isaura; Annis Catur Adi
Media Gizi Indonesia Vol. 17 No. 1SP (2022): Media Gizi Indonesia (National Nutrition Journal) Special Issue: Internation
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v17i1SP.22-30

Abstract

Indonesia telah melakukan berbagai upaya percepatan penanggulangan stunting melalui intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Program Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) merupakan salah satu intervensi terintegrasi dalam percepatan penanggulangan stunting dengan penerapan standart emas pemberian makan bayi dan anak. Kajian ini bermaksud untuk menganalisa program PMBA di Indonesia serta memberikan rekomendasi dengan pendekatan model Nutrition Care Process (NCP) komunitas meliputi penilaian, analisa masalah, intervensi, dan monitoring dan evaluasi kami gunakan untuk melakukan analisis program dan kebijakan dalam kajian ini. Hasilnya program PMBA di Indonesia perlu didukung dengan beberapa aspek yang melibatkan intervensi sensitif menyangkut akses pada sumber makanan, monitoring, dan penguatan sumber daya manusia. Kami merekomendasikan adanya penguatan dalam peningkatan penjaminan akses pangan bagi kelompok umur sesuai sasaran PMBA, penguatan ketahanan pangan keluarga, penguatan monitoring data berkaitan dengan data makanan pendamping air susu ibu (jumlah, tekstur, frekuensi makan, dan kesesuaian usia, keragaman pangan, pemberian air susu ibu (ASI) sampai dengan 2 tahun, dan penambahan tenaga terlatih PMBA. Program PMBA membutuhkan dukungan dari lintas sektor untuk mencapai standart emas PMBA. Penguatan internal terkait data dan sumber daya manusia merupakan upaya yang patut dipertimbangkan untuk mendukung keberhasilan program PMBA dalam rangka percepatan penanggulangan stunting di Indonesia.
Mapping Interventions for Adolescent Mental Health: A Scoping Review Across Multiple Settings and Approaches Wahyuni, Fani Cahya; Ulfatul Karomah; Annisa Asti Pratiwi; Anindita Dwi Hapsari; Ray Wagiu Basrowi; Dela Riadi
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 13 No. SI2 (2025): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V13.ISI2.2025.189-200

Abstract

Background: According to the World Health Organization (WHO), one in seven adolescents aged 10–19 years has experienced a mental disorder. In the United States, adolescents report symptoms of anxiety and depression, while in Southeast Asia, many students feel lonely, excessively worried to the point of disturbed sleep, and lack close friends. Multiple factors, including psychosocial and environmental elements, influence adolescent mental health. There is a growing need for culturally appropriate education and support programs tailored to Indonesian adolescents. Various factors can affect adolescent mental health. Indonesian adolescents need culturally appropriate mental health education and support programs. Objective: This study aims to examine mental health programs based on school, digital platform, community, and healthcare settings. Methods: This scoping review analyzed mental health programs worldwide from 2015-2025. The PRISMA diagram was used as a selection flow where 34 articles met the inclusion criteria, obtained from three databases (PubMed, Science Direct, SpringerLink), and selected from 649 articles. Results: Most mental health programs were delivered through school-based, digital, community, and healthcare settings. These programs employed innovative approaches for promotion, prevention, and treatment. Key outcomes included improvements in mental health and overall well-being. Several programs were found to be effective, feasible, and acceptable among adolescents. Program selection should address the core mental health issue, such as anxiety or depression. Multi-sectoral collaboration is crucial for ensuring the sustainability and effectiveness of adolescent mental health programs. Future literature reviews should focus on specific mental health issues to enable deeper analysis and more targeted recommendations