Anindita Dwi Hapsari
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Hukum Terhadap Money Politics Dalam Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Anindita Dwi Hapsari; Muhammad Khamim; Suci Hartati
JUSTICIA SAINS - Jurnal Ilmu Hukum Vol 3, No 2 (2018): JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jcs.v3i2.362

Abstract

Peranan Lembaga Kerjasama Bipartit Perusahaan di Kota Tegal Sebagai Upaya Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial Tiyas Vika Widyastuti; Gufron Irawan; Anindita Dwi Hapsari
Diktum: Jurnal Ilmu Hukum Vol. 7 No. 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.057 KB) | DOI: 10.24905/diktum.v7i1.71

Abstract

Perselisihan hubungan industrial dapat diminimalisir dengan berbagai pilihan media atau mekanisme sebagai upaya pencegahan perselisihan hubungan industrial.Salah satunya adalah dengan dibentuknya suatu forum komunikasi dan konsultasi yang keanggotaannya terdiri dari wakil pengusaha dan pekerja/buruh.Forum ini kemudian lebih sering disebut sebagai Lembaga kerjasama bipartit.Berbagai keunggulan karakteristik, peran dan fungsi yang dimiliki lembaga ini mempermudah bagi perusahaan dalam mencegah terjadinya perselisihan hubungan industrial.Namun sayangnya di dalam praktik, masih banyak perusahaan-perusahaan di Kota Tegal yang belum memiliki dan menerapkan lembaga kerjasama bipartit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan tentang peranan lembaga kerjasama bipartit perusahaan di Kota Tegal sebagai upaya pencegahan perselisihan hubungan industrial serta untuk mengetahui dan menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan belum/tidak dibentuknya lembaga kerjasama bipartit perusahaan di Kota Tegal sebagai upaya pencegahan perselisihan hubungan industrial. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif, datanya sekunder berupa dokumen hukum, dan analisis datanya menggunakan alur berpikir deduktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga kerjasama bipartit perusahaan di Kota Tegal memiliki 3 (tiga) peranan yang berdampak positif pada kemajuan perusahaan-perusahaan yang sudah terdaftar memiliki lembaga kerjasama bipartit di Dinas Ketenagakerjaan setempat. Banyak faktor-faktor yang menyebabkan belum/tidak dibentuknya lembaga kerjasama bipartit perusahaan di Kota Tegal sebagai upaya pencegahan perselisihan hubungan industrial, salah satunya adalah kurang pahamnya pihak manajemen perusahaan dan buruh terkait adanya kewajiban membentuk lembaga kerjasama bipartit serta ketentuan sanksi administratif yang harus diterima jika melanggarnya.
Mapping Interventions for Adolescent Mental Health: A Scoping Review Across Multiple Settings and Approaches Wahyuni, Fani Cahya; Ulfatul Karomah; Annisa Asti Pratiwi; Anindita Dwi Hapsari; Ray Wagiu Basrowi; Dela Riadi
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 13 No. SI2 (2025): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V13.ISI2.2025.189-200

Abstract

Background: According to the World Health Organization (WHO), one in seven adolescents aged 10–19 years has experienced a mental disorder. In the United States, adolescents report symptoms of anxiety and depression, while in Southeast Asia, many students feel lonely, excessively worried to the point of disturbed sleep, and lack close friends. Multiple factors, including psychosocial and environmental elements, influence adolescent mental health. There is a growing need for culturally appropriate education and support programs tailored to Indonesian adolescents. Various factors can affect adolescent mental health. Indonesian adolescents need culturally appropriate mental health education and support programs. Objective: This study aims to examine mental health programs based on school, digital platform, community, and healthcare settings. Methods: This scoping review analyzed mental health programs worldwide from 2015-2025. The PRISMA diagram was used as a selection flow where 34 articles met the inclusion criteria, obtained from three databases (PubMed, Science Direct, SpringerLink), and selected from 649 articles. Results: Most mental health programs were delivered through school-based, digital, community, and healthcare settings. These programs employed innovative approaches for promotion, prevention, and treatment. Key outcomes included improvements in mental health and overall well-being. Several programs were found to be effective, feasible, and acceptable among adolescents. Program selection should address the core mental health issue, such as anxiety or depression. Multi-sectoral collaboration is crucial for ensuring the sustainability and effectiveness of adolescent mental health programs. Future literature reviews should focus on specific mental health issues to enable deeper analysis and more targeted recommendations