Sartika Kale
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kekerasan Verbal Orang Tua dan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini di Kelurahan Mutiara, Kabupaten Alor, NTT Beatriks Novianti Bunga; Sartika Kale; Margaritha Soi Maure; Engelbertus Ngalu Bali
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.2371

Abstract

Studi ini ingin memeriksa bagaimana pengaruh kekerasan verbal orang tua terhadap rasa percaya diri anak. Sebanyak 58 orang tua dan 58 anak usia 4-6 tahun terlibat dalam studi ini. Variabel bebas penelitian ini adalah kekerasan verbal orang tua dan variabel terikatnya kepercayaan diri anak. Tahnik sampling purposive digunakan sebagai alat penentuan sample. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner kekerasan verbal untuk orang tua dan kepercayaan diri untuk anak. Validasi ahli, validasi isi dan validasi statistik digunakan dalam penelitian ini. Tahapan analisis data yang dimulai dengan menguji normalitas data, linearitas data, heteroskedastisitas data, serta uji regresi linear sederhana dan uji hipotesis. Secara signifikan terdapat pengaruh antara kekerasan verbal orang tua (X) terhadap rasa percaya diri anak (Y). Terlihat dari nilai R square diperoleh sebesar 0.432 atau 43.2 persen dengan tingkat pengaruh sedang dengan taraf signifikansi 0.000 kurang dari 0.005. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh kekerasan verbal orang tua terhadap rasa percaya diri anak usia 4-6 tahun di Kelurahan Mutiara, Kabupaten Alor. Namun 0.568 atau 56.8 persen dipengaruhi oleh faktor lain seperti tingkat pendidikan dan budaya.
Studi Perilaku Menyimpang: Persepsi Orang Tua tentang Penggunaan Bahasa Kasar (Abusive Language) Anak Usia Dini Syamsiati Pua Sulaiman; Abdul Syukur; Kamelia Olga Litna; Sartika Kale
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2005

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi orang tua mengenai fenomena penggunaan bahasa kasar oleh anak usia dini. Subjek penelitian melibatkan dua pasang orang tua yang dipilih berdasarkan kriteria anak usia 3-5 tahun yang terindikasi sering meniru bahasa kasar, serta dua informan tambahan yaitu orang tua dianataranya ayah, ibu dan nenek dari anak/orang tua darai pasangan suami istri guna memperkuat keabsahan data. Informasi dihimpun melalui metode observasi lapangan dan wawancara mendalam. Guna menjamin validitas temuan, peneliti menerapkan teknik triangulasi data. Seluruh data informasi yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian data, hingga penarikan kesimpulan. Hasil analisis terhadap aspek kognitif, konatif, dan afektif menunjukkan bahwa orang tua sepenuhnya menyadari bahwa kosakata kasar tidak pantas diucapkan serta dapat melukai perasaan orang lain. Implikasinya, fenomena kebahasaan tersebut memicu respon emosional negatif pada orang tua, berupa rasa kecewa, marah, dan cemas. Sebagai bentuk penanggulangan, strategi yang diterapkan mencakup pemberian nasihat, teguran edukatif, serta keteladanan dalam berkomunikasi yang baik. Secara praktis, temuan ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), khususnya dalam merumuskan panduan solutif dan sinergi pengasuhan antara pihak sekolah dan keluarga terkait pembinaan karakter anak.