This Author published in this journals
All Journal Jurnal Filsafat
Budisutrisna Budisutrisna
Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Makna Simbolik Negara Ngalengka dalam Seni Wayang: Kajian Filsafat Manusia Budisutrisna Budisutrisna; Jirzanah Jirzanah
Jurnal Filsafat "WISDOM" Vol 32, No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Filsafat, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jf.69700

Abstract

Sejarah telah mencatat bahwa wayang telah memiliki usia yang cukup tua. Walau pun demikian seiring dengan berjalannya waktu wayang masih dapat mempertahankan eksistensinya. Wayang masih dapat diterima di tengah-tengah masyarakat. Hal ini disebabkan wayang memiliki sifat yang terbuka terhadap perkembangan zaman. Wayang memiliki sifat yang elastis dengan selalu tetap berpegang teguh kepada pakem seni wayang. Pada zaman sekarang ini pun wayang masih banyak penggemarnya. Salah satu penyebabnya karena kandungan makna simbolik yang banyak di dalamnya. Negara Ngalengka sebagai bagian dari seni wayang juga mengandung makna simbolik. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan. Metode analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah metode hermeneutik filosofis dengan unsur-unsurnya yakni: deskripsi, kesinambungan historis, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Negara Ngalengka mengandung makna simbolik yang berkaitan dengan kehidupan manusia dalam mencapai hidup utama. Dalam mencapai hidup utama manusia selalu mendapatkan rintangan sifat-sifat jiwa manusia yang buruk yang di lambangkan dengan tokoh-tokoh Negara Ngalengka. Sifat-sifat yang buruk itu harus selalu ditindas terus-menerus guna mencapai keutamaan hidup.