Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Desain dan Implementasi Cron Gateway Berbasis Web Menggunakan PHP-CLI dengan Penyimpanan Berbasis JSON Supriyanto, Joko; Wicaksono Yuli
Insect (Informatics and Security): Jurnal Teknik Informatika Vol. 11 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/insect.v11i2.4939

Abstract

Traditional cron configuration still relies on complex command-line interfaces (CLI), which are error-prone and lack integrated monitoring. This makes it difficult for administrators, especially those less skilled with shell commands. Cron Gateway is an application that simplifies and centralizes the management of Linux cron jobs by providing a visual and interactive web interface as a replacement for text commands in the command-line. The web-based Cron Gateway, developed with PHP, separates the management interface (web UI) from the execution engine (CLI). Configurations are stored in a single centralized JSON file, making it portable without requiring an external database. The system supports hybrid scheduling (simple intervals & cron format) and provides a parser to translate cron expressions into natural language in real time. Testing Cron Gateway on the application https://kaldik.sibermu.ac.id demonstrated that it can run asynchronous tasks to send activities to Google Calendar at 10-second intervals more than 15,300 times, execute auto synchronization of Google Calendar submissions at 10-second intervals more than 4,753 times, and send event schedules to 4,399 students. It executed log deletion processes scheduled once daily at 00:00 twice, and ran daily AI-generated summaries for the academic calendar at 00:01 twice—all stably. The application reliably performs daily tasks on time as scheduled. All tasks were logged as "Success" with accurate execution logs, proving the system to be reliable, precise, and effective in a production environment. This system facilitates scheduling, provides centralized logging and monitoring, and reduces the cognitive load on administrators by offering interactive feedback, thus making server task management more efficient.
Pengaruh Kebijakan Penataan Ruang terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Kota Surakarta Supriyanto, Joko; Ragiliawan, Zellius; Rohmah, Wirda
Jurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta Vol. 2 No. 2 (2023): Desember : Jurnal Bengawan Solo
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kota Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58684/jbs.v2i2.61

Abstract

Kebijakan penataan ruang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di berbagai kota, termasuk Kota Surakarta. Kebijakan ini mencakup pengelolaan tata guna lahan, zonasi, serta pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan penataan ruang terhadap kualitas hidup masyarakat di Kota Surakarta dengan menggunakan metode studi pustaka. Melalui telaah literatur, studi ini mengeksplorasi bagaimana implementasi kebijakan tata ruang berkontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan, aksesibilitas fasilitas umum, serta kesejahteraan sosial-ekonomi warga kota. Selain itu, penelitian ini juga membahas tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan kebijakan penataan ruang, seperti konflik lahan, ketidakseimbangan pembangunan antarwilayah, serta dampak urbanisasi yang cepat. Berdasarkan kajian literatur, ditemukan bahwa kebijakan penataan ruang yang efektif dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penciptaan lingkungan yang lebih sehat, peningkatan akses terhadap fasilitas umum, serta pengurangan ketimpangan sosial dan ekonomi. Namun demikian, masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk mengatasi masalah dalam implementasi kebijakan tersebut, terutama terkait dengan partisipasi masyarakat dan koordinasi antarinstansi pemerintah. Kesimpulan dari studi ini menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan bahwa kebijakan penataan ruang di Kota Surakarta berjalan secara efektif dan inklusif, serta mendukung pembangunan berkelanjutan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Studi ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dan pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi yang lebih baik untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penataan ruang yang berkelanjutan.
Pengembangan Sistem Informasi Pencatatan Keuangan Berbasis Web di Dukuh Tegalan pratiwi, sinta arum; susena, edy; Kusuma, Ridho Surya; Nugroho, Rakhmat Prasetyo Agung; Iriani, latifah; Supriyanto, Joko
Journal of Cyber Health and Computer Vol 3 No 2 (2025): Journal of Cyber Health and Computer (JOCHAC)
Publisher : SIBER PRESS Universitas SIBERMU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64163/jochac.v3i2.53

Abstract

Abstract—Financial recording is an important aspect in the administration of an organization or community, including in Dukuh Tegalan, However, until now financial recording in Dukuh Tegalan still uses a manual method using books, which are prone to recording errors, data loss, damage, and failure of efficiency in managing residents’ financial data.   This problem can certainly hinder transparency and accountability in financial reporting. To overcome this, a digital-based financial recording information system was designed and develoved using the Waterfall Method. This method was chosen because of its systematic and structured stages, starting from planning, needs analysis, system design, implementation, testing or testing, and maintenance. This information system is designed to facilitate recording of income and expenditure of funds in Dukuh Tegalan, creating financial reports reports automatically and practically, and can store data safely and in an organized manner. Based on the initial hypothesis, it reduces the level of recording errors, and provides convenience in recording and preparing financial reports in real-time and accurately. In addition, this system is expected to be able to increase transparency and citizen trust in financial management at the hamlet level.   Keywords—digital based finance; waterfall method; automatic; practical ; real-time
Foreigners, Morals, and Audit: A Trilogy of Controlling Transfer Pricing Practices in Indonesia Marota, Rochman; Supriyanto, Joko
Journal of Governance, Taxation and Auditing Vol. 4 No. 3 (2026): Journal of Governance, Taxation and Auditing (January - March 2026)
Publisher : PT Keberlanjutan Strategis Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38142/jogta.v4i3.1874

Abstract

Transfer pricing practices remain a critical issue in international taxation, particularly for firms operating in emerging markets such as Indonesia. This study examines the influence of foreign ownership, tax morale, and audit quality on transfer pricing practices among companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX). Grounded in agency theory, the study explores how conflicts of interest between management, shareholders, and tax authorities shape cross-border transfer pricing decisions. Using a quantitative approach with panel data regression analysis, the results show that all proposed hypotheses are supported. Foreign ownership has a positive effect on transfer pricing practices, indicating that multinational ownership structures facilitate profit shifting to lower-tax jurisdictions. Tax morale negatively affects transfer pricing behavior, suggesting that strong ethical values function as internal controls that limit aggressive tax avoidance. Audit quality also significantly constrains unfair transfer pricing practices, as high-quality auditors, particularly Big Four firms, serve as effective monitoring mechanisms that reduce information asymmetry. These findings highlight the importance of strengthening corporate governance and managerial integrity to enhance fiscal compliance. From a policy perspective, tax authorities are encouraged to intensify supervision of foreign-affiliated firms and promote greater transparency through enhanced sustainability and tax reporting.
URGENSI PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG PADA KASUS KORUPSI Wahyu F.N., Gandhung Wahyu F.N.,; Supriyanto, Joko
Recidive : Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan Vol 3, No 3 (2014): DESEMBER
Publisher : Criminal Law Section Faculty of Law Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/recidive.v3i3.40531

Abstract

AbstrakTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami hubungan antara tindak pidana korupsi dengan tindak pidana pencucian uang serta untuk mengetahui dan menganalisis urgensi penanggulangan tindak pidana pencucian uang pada kasus korupsi. Jenis penelitian ini yaitu normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini yaitu bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Berdasarkan metode penelitian di atas, hasil penelitian yang didapatkan yaitu bahwa hubungan antara tindak pidana korupsi dengan tindak pidana pencucian uang yaitu tindak pidana korupsi adalah kejahatan asal dari tindak pidana pencucian uang. Sebaliknya, tindak pidana pencucian uang adalah kejahatan lanjutan dari tindak pidana korupsi. Alasan  tindak pidana korupsi merupakan kejahatan asal dari tindak pidana pencucian uang yaitu karena korupsi adalah kejahatan yang bermotif ekonomi, jumlah hasil korupsi yang sangat besar tidak memungkinkan untuk dinikmati secara terang-terangan serta pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara akibat korupsi tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana. Penanggulangan untuk memberantas terjadinya penyelewengan dan penggelapan uang negara merupakan hal yang sangat penting. Urgensi penanggulangan tindak pidana pencucian uang pada kasus korupsi diantaranya untuk mengambil kembali aset-aset negara atau hak-hak masyarakat yang telah diambil oleh koruptor, serta karena pencucian uang hasil korupsi sudah menjadi kejahatan transnasional yang terorganisasi.Kata Kunci : pencucian uang, hasil kejahatan, penyalahgunaan sistem keuangan.AbstractThe aims of this research is to know and understand the relationship between corruption and money laundering also to know and analyzing the urgency of  money laundering countermeasures on the corruption case. This type of research is normative and use statute approach. Law materials used in this research are primary and secondary law materials obtained through library research. Based on the above research methods, the results of this research that the relationship between corruption with money laundering is corruption is a predicate offense of money laundering. Conversely, money laundering is a continued crime of corruption. The reason corruption is a predicate offence of money laundering is because corruption is economically motivated crime, the amount of the proceeds of corruption are very big does not allow it to be enjoyed blatantly and indemnification of state financial or state economy due to corruption does not eliminate the punishment for criminal offense actors. Countermeasures combat the occurrence of debauchery and embezzlement of state funds is very important. The urgency of the money laundering countermeasures  in the case of corruption such as to take back the country’s assets or the rights of society which has been taken by corruptors and because money laundering from the proceeds of corruption has become transnational organized crime.Keywords: money laundering, the proceeds of crime, misuse of the financial system
PIDANA MATI SEBAGAI SARANA PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI INDONESIA Supriyanto, Joko
Recidive : Jurnal Hukum Pidana dan Penanggulangan Kejahatan Vol 4, No 3 (2015): DESEMBER
Publisher : Criminal Law Section Faculty of Law Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/recidive.v4i3.40749

Abstract

AbstrakTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui urgensi pidana mati dalam pemberantasan tindak pidana narkotika di Indonesia dan pidana mati ditinjau dari Pancasila dan Hak Asasi Manusia. Jenis penelitian ini yaitu penelitian normatif dan bersifat preskriptif serta menggunakan pendekatan perundang-undangan. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini yaitu bahan hukum primer dan sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Berdasarkan metode penelitian di atas, hasil penelitian yang didapatkan yaitu bahwa urgensi pidana mati dalam pemberantasan tindak pidana narkotika di Indonesia, pidana mati masih sangat dibutuhkan di Indonesia karena tindak pidana narkotika di Indonesia bukan lagi merupakan kejahatan biasa, melainkan sudah menjadi kejahatan luar biasa sehingga membutuhkan upaya hukum yang luar biasa pula, selain masih menjadi hukum positif di Indonesia, pidana mati juga merupakan konsekuensi dari perjanjian internasional tentang narkotika yang sudah ditandatangani oleh Indonesia, yaitu Konvensi Tunggal Narkotika 1961 dan Konvensi Menentang Perdagangan Gelap Narkoba Narkotika dan Psikotropika, 1988. Ancaman pidana mati dibutuhkan di Indonesia selama angka penyalahgunaan narkotika tinggi serta sanksi pidana mati merupakan sanksi yang paling efektif jika dibandingkan dengan pidana penjara maupun denda, eksistensi pidana mati juga dikuatkan oleh adanya uji materi terhadap undang-undang narkotika terdahulu. Pelaksanaan pidana mati ditinjau dari Pancasila dan Hak Asasi Manusia, saat ini pidana mati sudah dilakukan dengan lebih memperhatikan hak-hak terpidana mati.Kata Kunci: Pidana Mati, Tindak Pidana Narkotika, Kejahatan Luar Biasa.AbstractThe aims of this research is to know the importance of the death penalty on the drug trafficking eradication in Indonesia and the death penalty according to Pancasila and Human Rights. This type of research is normative and has prescriptive characteristic and also use statute approach. Law materials used in this research are primary and secondary law materials obtained through library research. Based onthe above research methods, the results of this research that the importance of the death penalty on the drug trafficking eradication in Indonesia, death penalty is still needed in Indonesia because drug trafficking in Indonesia are not ordinary crimes anymore, but already become extra ordinary crimes so that need extra ordinary legal effort too, besides still becomes positif law in Indonesia, the death penalty is also consequences of International Agreement about drugs that already signed by Indonesia, there are The Single Convention on Narcotic Drugs, 1961 and Convention Against Illicit Traffic in Narcotic Drugs and Psychotropic Substances, 1988. Threat of the death penalty is needed in Indonesia during drugs abuse rate is hight and the death penalty is most effective sanction when compared with imprisonment and fine, the existence of the death penalty also corroborated by judicial review to the past drugs law.The implementation of the death penalty according to Pancasila and Human Rights, nowadays the death penalty already done with give more attention to the rights of the person who punished with death penalty.Keywords: Death Penalty, Drug Trafficking, Extra Ordinary Crimes.
KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN SATU ARAH (STUDI KASUS JL. SUNAN KUDUS KABUPATEN KUDUS) Paripurna, Drian; Supriyanto, Joko; Rizani, Mohammad Debby; Yudaningrum, Farida
Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS Vol 6, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/giratory.v6i1.24097

Abstract

The high mobility of the people and traffic due to the existence of a railroad crossing on the Mranggen road section is the main factor for the high congestion that exists on this section. The government's efforts through the Central Java Office of Public Works and Human Settlements to build the Ganefo Mranggen KM 14 Fly Over is an alternative solution to tackling the high traffic jams on this section. Therefore, researchers will identify how the performance of the Mranggen road section after the construction of the Fly Over. After conducting research, it was found that the busiest traffic was on Wednesday at 16.00-16.15 with a total flow value of 883.3 pcu/hour. The degree of saturation is 0.962 0.75, which exceeds the requirements of the 1997 MKJI guidelines. If the value of the degree of saturation 0.75 requires improvement, then the degree of saturation is included in the category E service level with conditions of very high traffic density and low volume. The highest side resistance value on this section is 906.8 where the time interval is 06.00-09.00 WIB with the VH Resistance Class (906.8 900) which means commercial area, with roadside market activity. So that alternative solutions can be found using SWOT calculations where it is known that the segment is in a position between the Weakness and Opportunity axes, namely in quadrant 4. This means that the Ganefo Mranggen Fly Over segment is advised to change the strategy from internal Weaknesses So that the strategy is changed to Opportunity ( external Opportunity) in order to achieve good traffic performance on the Ganefo Mranggen Km 14 Fly Over section.