p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Indonesia Berdaya NJMS
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Meningkatkan Jaminan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Rahmad Hidayah; Ufran Ufran
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023419

Abstract

Berdasarkan data Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BPNP2PMI), terdapat kasus hukum yang menimpa pekerja migran Indonesia sepanjang 2016 berjumlah 4.761 kasus. Sementara di tahun 2017 sebanyak 4.349 kasus. Sedangkan di 2018 sebanyak 3.598 kasus. Dengan demikian, total yang ditangani BNP2PMI sebanyak 12.708 kasus. Adapun data kasus pada bulan April–Juni tahun 2019 memperlihatkan terdapat 1.903 kasus dalam kurun waktu tiga bulan saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana perlindungan calon pekerja migran Indonesia dan pekerja migran Indonesia, serta mengkaji upaya peningkatan posisi daya tawar sebagai upaya meningkatkan jaminan perlindungan pekerja migran Indonesia oleh pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode normatif, dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk memberikan perlindungan terbaik kepada calon Pekerja Migran (Pekerja Migran Indonesia) adalah dengan melalui berbagai kebijakan dan program pengelolaan migrasi tenaga kerja yang bertujuan untuk mencapai migrasi yang aman dan adil. Kemudian penting bagi pemerintah untuk meningkatkan skill Pekerja Migran Indoensia khususnya pada tahap pendidikan dan pelatihan dimana calon Pekerja Migran umumnya diberikan pelatihan pendidikan sesuai dengan bidang pekerjaan yang akan dijalani.
SOSIALISASI DAN EDUKASI HUKUM KESEHATAN TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN TENAGA MEDIS ATAS RISIKO MEDIS DALAM PELAYANAN KESEHATAN BAGI MASYARAKAT DESA BAGIK POLAK Khairunisyah; Adhar; Lalu Kesa Rahmatullah; Rahmad Hidayah; Yulia Nurrahmawati; Muhammad Aditya Rachman; Sri Rahmawati
Nusadaya Journal of Multidiciplinary Studies Vol. 3 No. 3 (2026): Nusadaya Journal of Multidiciplinary Studies, May 2026
Publisher : LPPM, Akademi Administrasi Rumah Sakit Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66294/njms.v3i3.167

Abstract

This community service program aims to enhance public understanding of the legal accountability of medical personnel regarding medical risks in healthcare services while also strengthening awareness of healthy living practices in Bagik Polak Village. The primary issue faced by the community is the low level of health law literacy, particularly in distinguishing between medical risks and malpractice, which often leads to misunderstandings toward medical personnel. The implementation method employed a socialization and educational approach through stages of preparation, execution, evaluation, and follow-up. The program involved lecturers from Universitas Bima Internasional MFH, medical personnel from Bagik Polak Community Health Center, village authorities, and local community members. The materials delivered included health law education, medical risks, malpractice, healthy lifestyle practices, and basic health consultations. The results demonstrated an improvement in community understanding of the differences between medical risks and malpractice, increased health law awareness, and strengthened public trust in medical personnel and the healthcare system. Furthermore, the program successfully encouraged behavioral changes toward healthier lifestyles. Therefore, this community service activity proved effective as a means of community empowerment through preventive health law education and contributed to fostering a more harmonious relationship between the community and medical personnel.