Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Analysis of Hospital Management Information System (SIMRS) in Purwokerto Islamic Hospital Dion Romodon; Arga Rahardian
Nusantara Science and Technology Proceedings 4th International Conference on Vocational Innovation and Applied Science 2022
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2022.2902

Abstract

Purwokerto Islamic Hospital is an Advanced Referral Health Facility that receives referrals from first-level health facilities so the hospital management system will become a very important requirement for managers, clinicians, and patients and their families. Hospital Management Information System is a system used to collect management data from a hospital, in which many installations, departments, and units are incorporated into a complete system. The Ministry of Health seven years ago has launched 7 Health Development Reforms, namely 1) revitalization of health services, 2) availability, distribution, retention, and quality of human resources, 3) seeking availability, distribution, safety, quality, effectiveness, affordability of drugs, vaccines and medical equipment, 4) Health insurance, 5) partiality to disadvantaged areas, borders and islands (DTPK) and health problem areas (DBK), 6) bureaucratic reform and 7) world-class health care. Currently, the hospital management information system in the hospital unit needs an operator to operate it. So that managerial and clinicians in accessing information systems in hospitals are also still limited. So the researchers tried to assess the application of a special hospital management information system in intensive care to explore further the advantages and disadvantages or the benefits and obstacles as well as the quality of this hospital management information system. Especially since the implementation until now SIMRS has never been evaluated. From the search results, researchers found many studies on SIMRS. After trying to sort it out, seven studies on SIMRS were taken, starting from the 2005 study to the 2018 study. Most of them used qualitative methods, there was one study in Uganda that used Mixed Methods and two studies that used quantitative (Greece and Kenya). Most of the data collection was in the form of observation and interviews, except for Greece and Kenya with questionnaires and scales, and Uganda which used both questionnaires and interviews. The results of these seven studies show that SIMRS is beneficial from various points of view. General Purpose, To analyze the application of the hospital management information system application program in the intensive care unit of RSI Purwokerto. The specific objective is to find out the benefits or improvement of service quality, the obstacles and the quality of the application program of the hospital management information system of RSI Purwokerto as well as the flow of systems and service procedures in the unit.
PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MI MUHAMMADIYAH BEJI Dion Romodon; Abid Yanuar; Ridho Muktiadi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP Vol 3 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL LPPM UMP 2021
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.774 KB)

Abstract

Di masa pandemi Covid-19 ini sekolah tetap harus melakukan pembelajaran. Maka untuk pembelajaran yang bersifat luring atau tatap muka belum di perbolehkan atau pun jika diperbolehkan harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Seiring perkembangan zaman dan teknologi pembelajaran melalui daring atau tatap maya menjadi pilihan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut. Maka tim kami yang terdiri dari dosen dari Program Studi Manajemen Informasi Kesehatan dan Teknik Informatika berkolaborasi untuk mengadakan pelatihan media pembelajaran interaktif untuk guru-guru MI Muhammadiyah yang diharapkan akan memberi suatu inovasi agar mereka dapat mengajar secara daring dengan interaktif dan menarik bagi siswa-siswa mereka dan tidak menyebabkan pembelajaran daring menjadi membosankan bagi siswa-siswa MI. Pengetahuan pentingnya suatu media pembelajaran yang interaktif, sehingga kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru tentang pentingnya pembelajaran yang interaktif dan menarik di masa pandemi seperti yang tercantum pada : permendikbud nomor 719 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan kurikulum pada satuan pendidikan dalam kondisi khusus.
ANALISA SIMRS DI RSI PURWOKERTO: INDONESIA dion, dion romodon
Journal Health Information Management Indonesian (JHIMI) Vol. 2 No. 1 (2023): April (Journal Health Information Management Indonesian)
Publisher : Sekretariat Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan Politeknik Indonusa Surakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46808/jhimi.v2i1.78

Abstract

RSI Purwokerto yang terletak di daerah barat Purwokerto merupakan rumah sakit rujukan swasta yang memfasilitasi pasien-pasien secara umum ataupun BPJS dan asuransi umum lainnya . Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah suatu sistem yang digunakan untuk mengumpulkan suatu data manajemen dari suatu rumah sakit tertentu , dimana banyak instalasi, departemen dan unit tergabung dalam suatu sistem yang tertata secara baik dan professional . Saat ini sistem informasi manajemen rumah sakit di masing-masing unit terpadu membutuhkan operator untuk mengoperasikannya. Sehingga manajerial dan klinisi dalam mengakses sistem informasi di rumah sakit juga masih terbatas.Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) Rumah Sakit Islam Purwokerto sudah berbasis web dan aplikasi mobile. Sistem Informasi tersebut untuk setiap bagian mempunyai username dan password masing-masing. SIMRS dikembangkan dengan mengutamakan aspek efisiensi dan efektifitas, SIMRS dikembangkan dalam rangka penguasaan (skill dan knowledge) Sistem informasi dan pengelolaan secara “mandiri”, SIMRS diselenggarakan secara terpadu dan menyeluruh dengan melibatkan seluruh satuan kerja terkait, SIMRS dikelola dengan memberdayakan dan memanfaatkan secara optimal seluruh potensi yang ada. Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) merupakan sebuah sistem pengolahan data dan informasi yang dibutuhkan untuk kegiatan rumah sakit. SIM RS mendukung pengambilan keputusan bagi pihak manajemen dalam menentukan strategi untuk mencapai tujuan penyelenggaraan rumah sakit. Maka peneliti mencoba menilai penerapan sistem informasi manajemen rumah sakit khusus perawatan intensif untuk menggali lebih jauh kelebihan dan kekurangan atau keuntungan dan hambatan serta kualitas sistem informasi manajemen rumah sakit ini. Apalagi sejak implementasi hingga saat ini SIMRS belum pernah dievaluasi. Dari hasil penelusuran, peneliti telah banyak menemui penelitian yangn terkait SIMRS. Setelah mencoba mengevaluasinya , diambil beberapa studi kasus tentang SIMRS, mulai dari studi tahun 2005 hingga studi tahun 2018. Sebagian besar menggunakan metode kualitatif, ada satu penelitian di Uganda yang menggunakan Mixed Methods dan dua penelitian yang menggunakan kuantitatif (Yunani dan Kenya). penelitian Deskriptif Mixed Methode dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilakukan di Rumah Sakit Islam purwokerto, November 2021 sampai dengan Mei 2022 dengan wawancara berdasarkan daftar pertanyaan dan pengamatan terhadap kinerja dokter, perawat, petugas administrasi, penunjang di unit- unit pengguna Sistem informasi Manajemen Rumah Sakit. Pengumpulan data sebagian besar berupa observasi dan wawancara. Hasil dari beberapa penelitian tersebut menunjukkan bahwa SIMRS bermanfaat jika dilihat dari berbagai aspek dan sudut pandang peneliti . Tujuan akhir dari penelitian ini adalah Menganalisis penerapan program aplikasi sistem informasi manajemen rumah sakit masing-masing unit di RSI Purwokerto yang dikembangkan dalam beberapa tahap pengembangan.
Penyebab Pengembalian Berkas Klaim BPJS Kesehatan Pasien Rawat Inap Ditinjau Dari Syarat-Syarat Pengajuan Klaim di RSUD Majenang Tuzzahra, Raudya; Hakim, Agya Osadawedya; Romodon, Dion; Gunawan, Gunawan
J-REMI : Jurnal Rekam Medik dan Informasi Kesehatan Vol 6 No 1 (2024): December
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/j-remi.v6i1.5469

Abstract

Issues related to BPJS Health insurance claims often pose challenges for healthcare facilities. The primary reasons for claim rejections typically involve administrative errors, such as incomplete documentation or incorrect diagnostic codes. This study aims to identify the factors contributing to the high rate of inpatient claim rejections at RSUD Majenang. Employing a qualitative approach with a case study design, this research analyzes data collected from in-depth interviews with hospital verification officers and coding officers. The findings reveal that inaccurate diagnostic coding and incomplete supporting documentation are the primary causes of claim rejections. Inaccurate diagnostic coding is attributed to several factors, including errors in diagnosis recording, discrepancies in perceptions between hospital verifiers and BPJS Health, and potential indications of diagnostic code misuse. Additionally, a lack of interdepartmental coordination and inadequate understanding of claim guidelines contribute to the problem. The findings of this study have significant implications for efforts to improve the quality of healthcare services and the efficiency of claim management in hospitals. To streamline BPJS Health claims, it is necessary to enhance the competency of staff, strengthen interdepartmental coordination, improve the quality of medical documentation, and conduct periodic evaluations of claim procedures.
ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KERJA UNIT FILING REKAM MEDIS MENGGUNAKAN WISN DI RSUD DR. SOEDIRMAN KEBUMEN Budiyanti, Shifa Amanda; Indira, Zahrasita Nur; Romodon, Dion; Praptanti, Agustina Fitri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.41763

Abstract

WISN adalah teknik penghitungan kebutuhan sumber daya manusia berdasarkan beban kerjanya. Beban kerja adalah tanggung jawab terhadap pekerjaan yang wajib dirampungkan oleh tenaga kerja profesional setiap tahun di tempat kerjanya. Semakin banyak pasien, maka beban kerja petugas filing semakin tinggi karena rekam medis elektronik belum sepenuhnya dapat dijalankan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tenaga kerja yang dibutuhkan unit filing berdasarkan besarnya beban kerja petugas dengan teknik WISN. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, populasi pada penelitian ini adalah 7 petugas di unit filing dan sampelnya adalah 3 petugas unit filing RSUD dr. Soedirman Kebumen serta sampel diambil menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian hasilnya disajikan dalam bentuk tabel untuk menghitung beban kerja petugas, sehingga diperoleh jumlah tenaga kerja unit filing yang dibutuhkan sesuai teknik WISN. Berdasarkan hasil perhitungan WISN menunjukkan bahwa waktu kerja yang tersedia sebesar 75.000 menit/tahun, rata-rata standar beban kerja sebesar 489.379,1. Standar kelonggaran sebesar 0,45 dan total kebutuhan tenaga filing sebanyak 6,636 atau 7 orang. Jumlah tenaga kerja di unit filing RSUD dr. Soedirman Kebumen adalah 7 petugas. Terdapat permasalahan seperti rekam medis yang tercecer, ruang filing tidak buka 24 jam, dan rak penyimpanan yang penuh. Keseluruhan tenaga kerja unit filing rekam medis sebanding dengan beban kerjanya, sehingga tidak perlu penambahan atau pengurangan petugas, tetapi membutuhkan evaluasi kembali dan melakukan peningkatan cara penyelenggaraan kegiatan di unit filing.
Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Aplikasi E-Plaza “Laku Jual” Pada Paguyuban Pedagang Sunday Morning UMP di Kota Purwokerto Hapsari, Ira; Pandansari, Tiara; Romodon, Dion
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pemasaran yang baik menjadi salah satu komponen penting dalam melakukan penjualan, tidak terkecuali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Paguyuban Pedagang Sunday Morning UMP di Kota Purwokerto. Saat ini, penjualan masih dilakukan secara tatap muka dan pencatatan keuangan dilakukan secara manual. Sebagai pelaku usaha, sebaiknya kita selalu mengikuti perkembangan jaman dan menyesuaikan dengan kebutuhan pasar akan digitalisasi pemasaran dan penjualan. Untuk mengatasi ini, tim IbM akan menyediakan aplikasi E-Plaza “LakuJual” yang memungkinkan para pedagang menjual produk secara online. Metode pelaksanaan program IbM adalah memberikan penyuluhan tentang penyusunan rencana pemasaran yang lebih profesional, pengoptimalan peluang bisnis sesuai potensi dan kearifan lokal warga desa, pelatihan penggunaan aplikasi online serta melakukan pendampingan pemasaran menggunakan aplikasi tersebut. Dengan adanya pengoptimalan pemasaran dan penjualan secara online, disamping penjualan tatap muka, diharapkan akan meningkatkan penjualan dan kesadaran masyarakat akan produk sehat serta meningkatkan keterampilan digital UMKM
The Effect of the Completeness of Electronic Inpatient Medical Summaries on the Accuracy of Medical Record Quality at Purwokerto Islamic Hospital Senja, Shafa Mutiara Aulia; Romodon, Dion
Procedia of Engineering and Life Science Vol. 6 (2024): The 3rd International Scientific Meeting on Health Information Management (3rd ISMoHI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pels.v6i1.1937

Abstract

Background: An electronic medical summary is a concise overview provided by healthcare professionals, particularly doctors, during a patient's treatment period until discharge, whether the patient is alive or deceased. The completeness of electronic medical records is crucial as it impacts the quality of hospital services; incomplete data entry can affect the quality of medical records and the services provided by the hospital.Objective: This study aims to determine the effect of the completeness of electronic medical summaries on the accuracy of medical record quality at Purwokerto Islamic Hospital.Methodology: This research uses a quantitative approach with cross-sectional data collection and a descriptive correlation design. The study sample consists of 89 electronic medical summary forms for inpatient care, selected using simple random sampling. The data was analyzed using the Chi-square test.Results: The study found that the completeness of electronic medical summaries was 89%, while the incompleteness rate was 11%. The accuracy rate was 84%, with an inaccuracy rate of 16%. The primary cause of incomplete electronic medical summaries was missing patient diagnoses. The Chi-square test results showed a p-value of 0.001 (p 0.05). Based on this p-value, the null hypothesis (H0) is rejected and the alternative hypothesis (H1) is accepted, indicating that there is a significant effect of the completeness of electronic medical summaries on the accuracy of medical record quality.
Analisis Kategori Penyebab Klaim Pending BPJS Kesehatan pada Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. Soedirman Kebumen Ivana, Salma; Romodon, Dion; Hakim, Agya Osadawedya; Al Ghifary, Luthfi Firdaus
Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda (JIPIKI) Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda Edisi Februari
Publisher : Akademi Perekam dan Informasi Kesehatan Imelda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jipiki.v10i1.1800

Abstract

Health insurance claims are submitted by health facilities to BPJS Health to request payment of health service costs. The process of submitting claims from RSUD Dr. Soedirman Kebumen to BPJS Kesehatan does not always run smoothly. Every month, claim files that do not meet the BPJS claim verification requirements are returned by BPJS Kesehatan to RSUD Dr. Soedirman Kebumen due to not passing verification because the submitted claim does not meet the requirements for BPJS Kesehatan claims, so BPJS needs to reconfirm with the hospital. The purpose of this research is to analyze and study the various categories of causes of delayed BPJS Health claims on outpatients at RSUD Dr. Soedirman Kebumen. The research method used in this article is descriptive qualitative with a cross sectional study design. Data collection was carried out by document review and structured interviews . The data source was obtained from the Medical Records Installation section for the period August-October 2023. The research results show that 99% (39,896) of the files passed verification and 1% (552) of the files were pending out of a total of 40,448 pending claim files submitted to BPJS Health for the period August-October 2023. There were five categories of causes of the most pending claims in the period August-October 2023, dominated by the category of re-control cases without any indication of not being guaranteed, with 123 pending claim files. Due to pending claims, the hospital's cash flow is disrupted.