Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS VARIASI BAHASA AKRAB DALAM PERISTIWA ALIH KODE DI LINGKUNGAN PANTI ASUHAN PUTRI ‘AISYIYAH DAU Novitasari; Sudjalil
Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 21 No 2 (2022): Bahtera: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Volume 21 Nomor 2 Juli 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Program Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/bahtera.212.08

Abstract

The purpose of this study is to describe the use of various familiar languages ​​in code switching events in the Putri 'Aisyiyah Dau Orphanage. This research is a qualitative research. The approach used in this research is a descriptive approach. The source of the research data is in the form of conversations between students and students, students with caregivers, and caregivers with caregivers in private audio recordings in the Putri 'Aisyiyah Dau Orphanage. The data in this study are excerpts from conversations between students and students, students with caregivers, and caregivers with caregivers that contain variations of familiar language and code switching models. The data collection techniques in this study were: 1) Recording conversations in the Putri 'Aisyiyah Dau Orphanage, 2) Making transcriptions of data from conversations in the Putri 'Aisyiyah Dau Orphanage, 3) Grouping the findings according to indicators. The results of this study indicate: 1) The linguistic characteristics of the familiar language in the Putri 'Aisyiyah Dau Orphanage, 2) The factors that influence the code-switching event in the Putri' Aisyiyah Dau Orphanage, 3) The forms of code-switching in the environment Putri ‘Aisyiyah Dau Orphanage
TIPOLOGI FONOLOGIS PADA BAHASA WEBINAR BIDANG PENDIDIKAN (KAJIAN FONOLOGI GENERATIF) Sudjalil Sudjalil; Gigit Mujianto; Rudi Rudi
Fon : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 17, No 2 (2021): Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/fon.v17i2.4442

Abstract

ABSTRAK: Dilaksanakannya penelitian melalui pendekatan fonologi generatif ini bertujuan mendeskripsikan proses dan kaidah fonologis bahasa webinar khususnya bidang pendidikan. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif, sedangkan analisis datanya menggunakan model analisis Mile Huberman. Sumber data penelitian ini adalah empat rekaman video webinar. Data penelitian berupa kata yang secara fonetis merepresentasikan tipologi fonologis bahasa webinar.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses fonologis meliputi 1) asimilasi bertipe regresif, total, parsial, dan langsung, 2) pelemahan bunyi bertipe aferesis, sinkop, dan apokop, sedangkan penguatan bunyi bertipe protesis, epentesis, paragog, dan peluncuran, 3) netralisasi terjadi pada perubahan fonetis bunyi [b] menjadi bunyi [p], dan bunyi [d] menjadi [t] terjadi pada suku kata akhir (koda), 4) disimilasi terjadi secara langsung yang ditandai berubahnya deret konsonan [jj] menjadi [rj], deret konsonan [tt] menjadi [pt], deret konsonan [rr] menjadi [l], dan deret konsonan [ll] menjadi [j], 5) metatesis terjadi karena perubahan letak bunyi KKV dalam silabel menjadi KVK. Pengaidahan fonologis didasarkan fitur distingtif fonem dan penggunaan notasi fitur distingtif.KATA KUNCI: bahasa webinar; fonologi generatif; tipologi  PHONOLOGICAL TYPOLOGY IN THE WEBINAR LANGUAGE OF EDUCATION (STUDY OF GENERATIVE PHONOLOGY) ABSTRACT: This current generative phonology study is aimed at describing the processes as well as the phonological patterns of webinar language, specifically in the education field. Descriptive qualitative design was employed; the data analysis was conducted by means of Miles Huberman model. The data were collected from the webinar recordings. Data in the form of words that phonetically represent phonological typologies of webinar language. It has been revealed that the phonological processes include 1) assimilation with the types of regressive, total, partial, and direct; 2) sound attenuation with the types of apheresis, syncope, and apocope; while sound reinforcement is evident by means of prosthesis, epenthesis, paragoge, and gliding; 3) neutralization from the sound of [b] into [p], and the sound [d] into [t] in the last syllable (coda); 4) dissimilation that occurs directly demonstrated by the alteration of consonant cluster [jj] into [rj], consonant cluster [tt] into [pt], consonant cluster [rr] into [l], and consonant cluster [ll] into [j]; 5) metathesis occurs due to the alteration of sound position of CCV into CVC in a syllable. Phonological patterns are based on phoneme distinctive features and the use of distinctive feature notation.KEYWORDS: webinar language; generative phonology; typologies
ANALISIS TANDA PADA ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT BUGIS-BONE KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE Annisauf Khoiri; Daroe Iswatingsih; Sudjalil Sudjalil
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v6i2.11698

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adaalah untuk mendeskripsikan tanda yang digunakan dalam adat pernikahan masyarakat Bugis-Bone dan mendeskripsikan makna tanda pada tahapan pernikahan masyarakat Bugis-Bone. Tahapan pernikahan yang digunakan mappesek-pesek, madduta, mapettu ada, walasuji, mappassili, mappacci, mappasikarawa, mapparola. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Pierce tanda berdasarkan objeknya yaitu ikon, indeks dan simbol. Data penelitian berupa sebuah peristiwa pernikahan, pernyataan narasumber berbentuk kata, frasa, klausa, dan kalimat. Sumber data penelitian berasal dari hasil wawancara bersama tokoh masyarakat, indo botting dan ditunjang dengan buku, skripsi, youtube, jurnal dan sumber lain yang relevan dengan rumusan masalah. Berdasarkan hasil analisis, dalam tahapan pernikahan memiliki tiga tanda, yaitu ikon; ikon topologis, ikon diagramatik, ikon metafora dan empat macam makna, yaitu makna religi, makna etika; etika normatif, menggambarkan nilai-nilai moral, etika deskriptif, makna estetika; keindahan individual, keindahan hasil pemikiran kreatif, keindahan seni secara gabungan, estetika mempunyai sifat irit (ekonomi) dan makna filosofi; perilaku bersama, sikap terbuka, sikap bijaksana, dan sikap kritis. Analisis semiotika ini bisa dipergunakan sebagai ide, menambah khazanah keilmuan tentang tanda berdasarkan objeknya, dan memberikan informasi berupa nilai-nilai budya pernikahan Bugis-Bone.Kata Kunci: makna, pernikahan dan semiotika
Optımalısası Pembelajaran Teks Prosedur Kompleks Dalam Bahasa Indonesıa Melaluı Penerapan Project-Based Learnıng Dengan Medıa Audıovısual Triandyah Dwi Sasi Wardani; Fida Pangesti; Sudjalil
Jurnal Elementaria Edukasia Vol. 6 No. 4 (2023): Desember
Publisher : Elementary Teacher Education Program, Majalengka University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jee.v6i4.7275

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the implementation of the project-based learning model (PjBL) in the context of learning complex procedural texts at SMPN 2 Grati. This research aims to describe three main aspects, namely the application and impact of the PjBL model, the challenges faced, and students' responses to this learning model. This research used a qualitative descriptive approach with 35 class VIIA students as subjects. Data was collected through observation and interviews, documented in the form of documents and field notes. The process of data reduction, data presentation, and drawing conclusions was carried out to analyze the findings. The research results show that the PjBL model is implemented through six stages, including practicing basic questions, creating a project plan, preparing an implementation schedule, tracking student and project progress, testing results, and experience assessment. The main objective of the research reveals that the project-based learning model has a significant impact on collaboration and student learning outcomes, with the highest student average reaching 90 and the lowest 70. The proposed solution involves productive use of time, support from the homeroom teacher, and the use of informative media as an effort to overcome these difficulties. This research contributes to the practical understanding of the implementation of the PjBL model in the context of learning complex procedural texts at the secondary school level. The implications of these findings can be used as a guide for teachers and education stakeholders to increase the effectiveness and efficiency of learning in the classroom.
Pengembangan Media MeKoBin (Memutar Kotak Binatang) pada Tema 7 Benda, Hewan, dan Tanaman Sekitar Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Swasono, Laksono Adi; Sudjalil, Sudjalil; Regina, Belinda Dewi
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.879 KB) | DOI: 10.30651/else.v4i1.3311

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian yang mengembangkan sebuah media pembelajaran bersifat tematik yang diberi nama media MEKOBIN (Memutar Kotak Binatang).Uji coba produk tersebut dilakukan di SDN Kwaron II Kota Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran MEKOBIN (2) mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran MEKOBIN. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sebagai sumber data yaitu siswa kelas I SDN Kwaron II Kota Jombang, Jombang tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 12 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MEKOBIN bernilai layak digunakan terlihat dari hasil kriteri (valid, efektif, dan menarik), terbukti dari pemerolehan hasil presetase 83% validasi materi dan 73% dari hasil validasi media, nilai rata-rata keefektifan siswa kelas I uji coba sebesar 81%, dan 84% diambil dari nilai kemenarikan dari hasil angket respon pengguna.Kata Kunci: Pengembangan, Media MEKOBIN, Pembelajaran TematikAbstract: This research developed a thematic learning media namely MEKOBIN (Spinning Animal Box). The product test was done at SDN Kwaron II Jombang City. This research aimed (1) describe MEKOBIN thematic learning media (2) describe the feasibility of MEKOBIN thematic learning media. This research used R&D (Research and Development) by means of ADDIE learning development (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The subject of this research comprised 12 students of the first grader of SDN 1 Kwaron Jombang City in the academic year of 2018/2019. The result revealed that MEKOBIN was feasible based on criteria (valid, effective, and attractive) that were proven by 83% percentage of material validation and 73% percentage of media validation, the average of affectivity of test was 81%, and 84% of the attractiveness of questionnaire.Keywords: Development, Media MEKOBIN, Thematic Learning
Pelatihan Menulis Best practice Pembelajaran Melalui Metode STAR bagi Guru SMA Panjura Malang Sudjalil Sudjalil; Daroe Iswatiningsih; Fida Pangesti
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): April-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v4i2.799

Abstract

Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran dan profesionalismenya, guru dituntut untUk menguasai dan menghasilkan karya ilmiah, salah satunya best practice. Namun, guru di SMAN Panjura Malang belum memiliki keterampilan dan motivasi yang tinggi dalam menulis best practice. Oleh sebab itu, program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan penulisan best practice pembelajaran menggunakan metode STAR di SMA Negeri Panjura Malang. Metode yang diterapkan adalah workshop dan pendampingan secara luring dan daring pada bulan Agustus 2023 hingga Januari 2024. Sasaran kegiatan yaitu kepala sekolah dan 12 guru SMA Negeri Panjura Malang. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan implementasi metode STAR telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menulis best practice pembelajaran. Pada akhir kegiatan, telah dihasilkana 8 best practice pembelajaran dengan metode, model, dan media yang bervariasi.
Pengembangan Media MeKoBin (Memutar Kotak Binatang) pada Tema 7 Benda, Hewan, dan Tanaman Sekitar Siswa Kelas 1 Sekolah Dasar Swasono, Laksono Adi; Sudjalil, Sudjalil; Regina, Belinda Dewi
ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Vol 4 No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/else.v4i1.3311

Abstract

Abstrak: Penelitian ini merupakan penelitian yang mengembangkan sebuah media pembelajaran bersifat tematik yang diberi nama media MEKOBIN (Memutar Kotak Binatang).Uji coba produk tersebut dilakukan di SDN Kwaron II Kota Jombang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan pengembangan media pembelajaran MEKOBIN (2) mendeskripsikan kelayakan media pembelajaran MEKOBIN. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sebagai sumber data yaitu siswa kelas I SDN Kwaron II Kota Jombang, Jombang tahun ajaran 2018/2019 yang berjumlah 12 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media MEKOBIN bernilai layak digunakan terlihat dari hasil kriteri (valid, efektif, dan menarik), terbukti dari pemerolehan hasil presetase 83% validasi materi dan 73% dari hasil validasi media, nilai rata-rata keefektifan siswa kelas I uji coba sebesar 81%, dan 84% diambil dari nilai kemenarikan dari hasil angket respon pengguna.Kata Kunci: Pengembangan, Media MEKOBIN, Pembelajaran TematikAbstract: This research developed a thematic learning media namely MEKOBIN (Spinning Animal Box). The product test was done at SDN Kwaron II Jombang City. This research aimed (1) describe MEKOBIN thematic learning media (2) describe the feasibility of MEKOBIN thematic learning media. This research used R&D (Research and Development) by means of ADDIE learning development (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The subject of this research comprised 12 students of the first grader of SDN 1 Kwaron Jombang City in the academic year of 2018/2019. The result revealed that MEKOBIN was feasible based on criteria (valid, effective, and attractive) that were proven by 83% percentage of material validation and 73% percentage of media validation, the average of affectivity of test was 81%, and 84% of the attractiveness of questionnaire.Keywords: Development, Media MEKOBIN, Thematic Learning
ANALISIS TANDA PADA ADAT PERNIKAHAN MASYARAKAT BUGIS-BONE KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PIERCE Khoiri, Annisauf; Iswatingsih, Daroe; Sudjalil, Sudjalil
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/lf.v6i2.11698

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adaalah untuk mendeskripsikan tanda yang digunakan dalam adat pernikahan masyarakat Bugis-Bone dan mendeskripsikan makna tanda pada tahapan pernikahan masyarakat Bugis-Bone. Tahapan pernikahan yang digunakan mappesek-pesek, madduta, mapettu ada, walasuji, mappassili, mappacci, mappasikarawa, mapparola. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan pendekatan semiotika Charles Sanders Pierce tanda berdasarkan objeknya yaitu ikon, indeks dan simbol. Data penelitian berupa sebuah peristiwa pernikahan, pernyataan narasumber berbentuk kata, frasa, klausa, dan kalimat. Sumber data penelitian berasal dari hasil wawancara bersama tokoh masyarakat, indo botting dan ditunjang dengan buku, skripsi, youtube, jurnal dan sumber lain yang relevan dengan rumusan masalah. Berdasarkan hasil analisis, dalam tahapan pernikahan memiliki tiga tanda, yaitu ikon; ikon topologis, ikon diagramatik, ikon metafora dan empat macam makna, yaitu makna religi, makna etika; etika normatif, menggambarkan nilai-nilai moral, etika deskriptif, makna estetika; keindahan individual, keindahan hasil pemikiran kreatif, keindahan seni secara gabungan, estetika mempunyai sifat irit (ekonomi) dan makna filosofi; perilaku bersama, sikap terbuka, sikap bijaksana, dan sikap kritis. Analisis semiotika ini bisa dipergunakan sebagai ide, menambah khazanah keilmuan tentang tanda berdasarkan objeknya, dan memberikan informasi berupa nilai-nilai budya pernikahan Bugis-Bone.Kata Kunci: makna, pernikahan dan semiotika
Tuturan Ilokusi pada Iklan Shopee di Youtube Tayangan Desember 2021-Januari 2022 Izaty*, Firlana; Iswatiningsih, Daroe; Sudjalil, Sudjalil
Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 5, No 2 (2022): Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jd.v5i2.2219

Abstract

This article will describe the form and function of illocutionary speech in Shopee ads on YouTube. This research is a type of qualitative research with the descriptive method and uses a pragmatic approach. The source of the data in this study is the Shopee ad video obtained from the Shopee YouTube account. The data were collected by using the documentation technique and taking notes freely, then the data in the research analyzed was reduced, presented the data, and concluded. The results showed that Shopee's advertising speech on YouTube was dominated by assertive function speech. In addition to these speeches, other forms of speech are directive, commissive, and expressive forms. The speech function in Shopee advertisements shows several specific purposes, namely the functions of informing, claiming, reporting, suggesting, requesting, inviting, advising, promising, offering, and thanking.ABSTRAKArtikel ini akan mendeskrispikan bentuk dan fungsi tuturan ilokusi pada iklan Shopee di YouTube. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskripstif dan menggunakan pendekatan pragmatik. Sumber data dalam penelitian ini yaitu video iklan Shopee yang didapat dari akun YouTube Shopee. Data dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan simak catat bebas, kemudian data pada penelitian dianalisis direduksi,disajikan data, dan disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuturan iklan Shopee di YouTube didominasi oleh tuturan fungsi asertif. Selain tuturan tersebut bentuk tuturan lainnya yaitu bentuk direktif, komisif, dan ekspresif. Fungsi tuturan pada iklan Shopee menunjukkan beberapa maksud tertentu yaitu fungsi menginformasikan, mengklaim, melaporkan, menyarankan, meminta, mengajak, menasihati, menjanjikan, menawarkan, dan berterima kasih.Kata kunci: ilokusi; iklan; dan pragmatik