Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EDUKASI PEMANFAATAN BAHAN ALAM DAN PEMERIKSAAN KESEHATAN TULANG PADA MASYARAKAT DI DAERAH BLIMBINGSARI YOGYAKARTA Annisa Krisridwany; Pramitha Esha Nirmala Dewi; Vella Lailli Damarwati; Khrisna Heryanti; Wardah Dwi Latifah; Maura Shavira Alamsyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11423

Abstract

ABSTRAKBahan alam yang ada di sekitar kita tentu harus dimanfaatkan dengan baik dan benar. Edukasi mengenai bahan alam khususnya tanaman obat keluarga (TOGA) terus dilakukan kepada masyarakat agar dapat menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat pada umumnya. Ibu di lingkungan keluarga memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan keluarga dan penting pula untuk dipantau kesehatannya terutama adalah kesehatan tulang karena ibu-ibu sangat rawan menderita penyakit osteoporosis. Pengabdian dilakukan bekerja sama dengan Apoteker Rumah Sehat dan Apotek UGM dengan tujuan untuk melakukan edukasi dan pemeriksaan kesehatan tulang. Kegiatan terbagi dalam 2 program yaitu penyuluhan TOGA dan penyuluhan serta pemeriksaan kesehatan tulang yang dilaksanakan secara tatap muka di Balai Desa Blimbingsari Yogyakarta. Kegiatan penyuluhan dapat meningkatkan pemahaman peserta pengabdian secara signifikan, baik pada materi penyuluhan TOGA maupun kesehatan tulang. Pada hasil pemeriksaan tulang, 2 orang memiliki kepadatan tulang yang masuk kategori osteoporosis. Edukasi masyarakat dan pemeriksaan kesehatan rutin perlu dilakukan dengan baik.   Kata kunci: edukasi; bahan alam; pemeriksaan; kesehatan tulang ABSTRACTNatural materials around us must be used properly and correctly. Education about natural ingredients, especially family medicinal plants (called with TOGA), continues to be carried out for the community so that they can maintain the health of their families and society in general. Mothers in the family play an important role in maintaining family health and it is also important to monitor their health, especially bone health because mothers are very prone to suffering from osteoporosis. The service is carried out in collaboration with the Rumah Sehat dan Apotek UGM with the aim of conducting bone health education and examinations. The activities were divided into 2 programs, namely TOGA counseling and bone health counseling and examination which were carried out face-to-face at the Blimbingsari Village Hall, Yogyakarta. Counseling activities can significantly increase the understanding of service participants, both in TOGA counseling material and bone health. On the results of the bone examination, 2 people had bone density that was in the category of osteoporosis. Community education and routine health checks need to be carried out properly. Keywords: education; natural product; test; bone health
Optimalisasi Digital Marketing Untuk Peningkatan Omzet Apotek di Era Pandemi Ingenida Hadning; MT Ghozali; Pramitha Esha Nirmala Dewi; Aji Winanta; Andy Eko Wibowo; Pinasti Utami; Mega Octavia; Abdul Samad; Fanny Rohimatul Azizah Putri
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.946

Abstract

Salah satu sektor yang terdampak selama pandemi Covid-19 adalah sektor ekonomi. Tak terkecuali apotek yang mengalami penurunan omzet yang signifikan. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah penerapan digital marketing. Sayangnya, masih banyak apoteker yang memiliki kemampuan yang terbatas dalam digital marketing. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan digital marketing bagi para apoteker yang berpraktek di apotek. Diharapan melalui kegiatan ini omzet apotek menjadi meningkat. Pengabdi bersama kolaborator, Indonesian Young Pharmacist Group (IYPG) DIY, melakukan pengabdian masyarakat dengan mitra adalah apoteker Apotek Amanah, Apotek Ahza dan Apotek Kita. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 19 Maret 2022. Kegiatan dibagi menajdi 3 tahap, yaitu: 1). Pelatihan secara tatap muka menghadirkan pakar; 2). Penugasan melalui studi kasus nyata selama pelatihan; 3). Melaksanakan pretes dan posttes terhadap peserta. Kegiatan ini dihadiri oleh 19 orang apoteker. Sebagian besar peserta adalah pemilik sarana apotek dan apoteker pengelola apotek (60%), dengan usia rata-rata 42 tahun. Melalui pretest, diperoleh hasil tingkat pemahaman peserta terhadap materi yang akan diberikan adalah Rendah (63%). Sedangkan berdasarkan hasil posttest terlihat peningkatan tingkat pemahaman peserta yaitu Baik (100%). Hasil ini ditunjukkan dari skor peserta yang menjawab benar atas pertanyaan yang diberikan dimana terjadi peningkatan rerata skor peserta dari skor pretest 36,84 menjadi 100,00 pada skor posttest. Hasil ini menunjukkan bahwa penyampain materi dan pelatihan yang diberikan berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman peserta. Kegiatan ini mendapat apresiasi sangat baik oleh pihak mitra dan peserta, mereka puas dan menilai bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat.
Pemantauan Gizi Baik dengan Produk Farmasi dan Pembuatan Kartu Menuju Sehat Dyani Primasari Sukamdi; Pramitha Esha Nirmala Dewi; Mega Octavia; Anindhita Syahbi Syagata; Inayati Murwani Rahayu; Tyas Fabandari Dewi Hapsari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.53.1091

Abstract

Pemeliharaan kesehatan anak dapat dimulai dari keluarga dan sekolah. Pemantauan gizi dan pemantauan tumbuh kembang anak menjadi hal krusial untuk dilakukan oleh orang tua dan pihak sekolah. Salah satu masalah dalam pemenuhan gizi anak dan pemantauan tumbuh kembangnya adalah keterbaruan informasi. Program pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu orang tua dan pihak sekolah dalam memecahkan masalah tersebut. Metode yang dilakukan adalah memberikan penyuluhan kepada orang tua/wali murid dan guru TK Al Fatah Sedan dengan topik “Suplementasi dan Gizi pada Balita” dan “Pemantauan Gizi Anak Usia 2-6 Tahun”. Kedua topik berisi tentang cara pemberian gizi dan pemantauan perkembangan pertumbuhan yang baik untuk anak usia 2-6 tahun. Sebelum dan setelah penyuluhan, dilakukan pengambilan data mengenai pemahaman/ pengetahuan 28 orang peserta. Data dianalisis dengan metode Wilcoxon untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil yang diperoleh antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan pada peserta penyuluhan. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat adanya pengaruh penggunaan strategi edukasi mengenai penggunaan suplemen farmasi dan pemantuan gizi anak terhadap peningkatan pengetahuan peserta pengabdian masyarakat pada materi tersebut