Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

SOSIALISASI CARA PEMBUKUAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA BAGI PELAKU UMKM PADA TOKO SEMBAKO DI DESA ALAI SELATAN KECAMATAN LEMBAK, KABUPATEN MUARA ENIM Salsabilah Pratami; Yeni Yeni; Shafiera Lazuarni; Andini Utari Putri
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10389

Abstract

ABSTRAKDesa Alai Selatan, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muara Enim adalah desa yang mayoritas penduduknya merupakan pelaku UMKM dan membuka usaha toko sembako. Permasalahan utama yang dihadapi oleh pemilik usaha toko sembako di Desa Alai Selatan yaitu keterbatasan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki dalam manajerial usaha terkait penyusunan laporan keuangan. Maka dari itu tujuan pengabdian ini adalah membantu meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM untuk melakukan pembukuan yang sederhana dan mudah di mengerti. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian pada masyarakat di Desa Alai Selatan ini yaitu metode pendekatan dengan melakukan sosialisasi cara membuat pembukuan laporan keuangan sederhana kepada toko sembako sekitar desa. Hasil dari kegiatan yang dilakukan adalah pelaku usaha menyatakan bahwa mengimplementasikan pembukuan pada usaha memberikan efek positif dan sangat penting untuk digunakan bagi usaha agar dapat mengetahui cara menghitung laba atau rugi usaha dan mengukur kemampuan bisnis usaha. Kata kunci: desa alai selatan; pembukuan sederhana; pencatatan keuangan ABSTRACTSouth Alai Village, Lembak District, Muara Enim Regency is a village where the majority of the population is MSME actors and opens a basic food shop business. The main problem faced by the owner of the basic food shop business in the village is related to the limited knowledge and insight possessed in business management related to the preparation of financial reports. therefore the purpose of this service is to help improve the ability of MSME actors to do simple and easy-to-understand bookkeeping. The method used in the implementation of community service in Alai Selatan Village is an approach method by conducting socialization on how to make simple financial statement bookkeeping to basic food shops around the village. The result of the activities carried out is that business actors state that implementing bookkeeping in businesses has a positive effect and is very important for businesses to use in order to know how to calculate business profits or losses and measure business business capabilities. Keywords: south alai village; simple bookkeeping; financial records
PEMBAHARUAN KEMASAN TAHU GORENG SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN KEMASAN BAGI UMKM DI DESA ALAI SELATAN Syafitri Adilah; Resa Parupi; Miranda Miranda; Yeni Yeni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10506

Abstract

ABSTRAKTujuan dari pembaharuan kemasan tahu goreng alai selatan adalah untuk pengembangan dan kemajuan pada produk tahu goreng di alai selatan. Metode pendekatan yang dilakukan yaitu memberikan sosialisasi pengetahuan terhadap UMKM Pabrik Tahu goreng terhadap pembaharuan kemasan Tahu goreng kepada karyawan pabrik agar dapat mengasah kreativitas serta meningkatkan nilai jual tahu. Pengumpulan data yaitu dengan wawancara kepada pemilik pabrik tahu goreng alai selatan dan dengan karyawan di pabrik tersebut. Desain kemasan dan logo yang berupa pengembangan terhadap kemasan tahu goreng divalidasi oleh kreativitas mahasiswa uigm, hasil dan penilaian dari tahap validasi telah disetujui oleh pemilik pabrik tahu goreng alai selatan kemudian dijadikan sebagai bahan revisi dari kemasan tahu goreng lama ke kemasan tahu goreng yang baru. Kata kunci: tahu; kemasan ABSTRACTThe purpose of the renewal of the southern alai fried tofu packaging is for the development and progress of the southern alai fried tofu product. The approach method used is to provide knowledge dissemination to SMEs of Fried Tofu Factory regarding the renewal of fried Tofu packaging to factory employees in order to hone creativity and increase the selling value of tofu. Data collection is by interviewing the owner of the southern alai fried tofu factory and with employees at the factory. The packaging design and logo in the form of the development of fried tofu packaging were validated by the creativity of UIGM students, the results and assessments of the validation stage were approved by the owner of the southern style fried tofu factory and then used as revision material from the old fried tofu packaging to the new fried tofu packaging. Keywords: tofu; packaging
PELATIHAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA WARUNG SEMBAKO DESA ALAI SELATAN KECAMATAN LEMBAK Dela Rizky Amalia; Shafiera Lazuarni; Andini Utari Putri; Yeni Yeni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10390

Abstract

ABSTRAKDesa Alai Selatan Kecamatan Lembak merupakan desa yang mayoritas pengusaha Mikro dan Menengah yang belum mempunyai skill di bidang Finance khusunya  laporan keuangan. Oleh karena itu Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Alai Selatan agar mampu menyusun laporan keuangan sederhana agar para pedagang kecil sembako memahami manfaat yang dapat diperoleh sehingga dapat mengoptimalkan potensi pendapatan mereka. Adapun metode kegiatan ini dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan sekaligus pendampingan secara langsung kepada Warung sembako di Desa Alai Selatan Kecamatan Lembak . Hasil pengabdian masyarakat ini ditandai dengan antusias dan kemampuan pedagang dalam menerima materi dan mampu melakukan praktek untuk mencatat laporan arus kas, inventarisasi modal, inventarisasi hutang, buku pemasukan, pengeluaran, dan Jenis laporan keuangan.  Hasil kegiatan ini sangat bermanfaat bagi Pedagang Sembako di desa Alai Selatan, Kecamatan Lembak. Kata kunci: laporan keuangan; inventarisasi modal; inventarisasi hutang; buku pemasukan; pengeluaran dan jenis laporan keuangan ABSTRACTSouth Alai Village, Lembak sub-district is a village where the majority of Micro and Medium entrepreneurs do not have skills in the field of Finance, especially cash flow reports. Therefore, this Community Service Activity aims to provide assistance to the community and Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in South Alai village to be able to compile simple financial reports so that small basic food traders understand the benefits that can be obtained so that they can optimize their income potential. The method of this activity is carried out by providing counseling and at the same time direct assistance to basic food stalls in South Alai  village, Lembak sub-district. The results of this community service are marked by the enthusiasm and ability of traders to receive material and be able to practice to record capital inventories, debt inventories, income books, expenses, and types of financial reports. The results of this activity are very useful for basic food traders in South Alai village, Lembak sub-district. Keywords: financial statements; capital inventory; debt inventory; income books; expenses and types of financial statements.
PEMELIHARAAN KEBUN KARET RAKYAT DI DESA SUNGAI DUREN KABUPATEN MUARA ENIM Putri Wulandari; Elsa Elsa; Yeni Yeni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10616

Abstract

ABSTRAKTanaman karet ialah tanaman yang sangat diutamakan untuk tingkat perekonomian karena hasil dari penjualan karet ini sangat mempengaruhi tingkat kesejahteraan petani. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui sistem pemeliharaan dan pengelolaan serta kondisi sosial ekonomi petani karet di desa sungai duren. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan metode wawancara dan observasi secara langsung kepada petani karet di desa sungai duren serta menerapkan mekanisme pengelolaan karet secara mandiri dan menyerahkannya kepada pihat lain. Penerapan tersebut dilakukan oleh petani karet berdasarkan perspektif pilihan rasional mereka, mekanisme pengelolaan yang dipilih para petani karet ini berdampak pada ketimpangan pendapatan yang mereka proleh. Dari hasil observasi yang telah dilakukan penulis, pada umumnya petani disana umumnya petani disana melakukan perawatan dengan cara sederhana yaitu dengan pembibitan, pengelolaan tanah, penanaman dan penyulaman karat, serta pemupukan. Sistem pengelolan kebun karet di desa sungai duren sudah cukup baik dikarenakan sistem pengelolaan yang dilakukan ketentuan sistem produksi dalam penanaman kebun karet. Kata kunci: karet rakyat; sistem pengelolan; sosial ekonomi; desa sungai duren. ABSTRACTRubber plants are plants that are highly prioritized for the economic level because the results and sales of rubber greatly affect the welfare of farmers. This community service activity aims to determine the system of maintenance and management as well as the socio-economic conditions of rubber farmers in Sungai Duren Village. Direct observation to rubber farmers in the Sungai Duren village implementing an independent rubber management mechanism and hand it over to the other party. The application carried out by rubber farmers based on the perspective their rational choice of management mechanism chosen by these rubber farmers impact on their income inequality. And based on the observations made by the author, in general, farmers there generally carry out maintenance in a simple way, namely by nursery, soil management, planting and replanting rust, and fertilization. Rubber plantation management system in the village Duren River is quite good because the management system is carried out by the provisions of the production system in planting rubber plantations Keywords: community rubber, management system, socio-economic of sungai duren village
PELATIHAN CARA MENINGKATKAN PENDAPATAN MELALUI PEMANFAATAN FACEBOOK SEBAGAI ALTERNATIF PENJUALAN PADA PEDAGANG SEMBAKO DI DESA ALAI SELATAN Lidiya Paramita; Andini Utari Putri; Yeni Yeni; Shafiera Lazuarni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i3.10388

Abstract

ABSTRAKDesa Alai Selatan terletak di Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim merupakan suatu daerah yang masyarakatnya sebagian besar memiliki pendapatan lewat usaha salah satunya warung sembako.Namun semakin lama tingkat daya saing usaha warung sembako semakin tinggi dikarenakan harga modal didapat dari pihak kedua, posisi warung yang kurang strategis, serta target pasar yang kurang luas karna masih menggunakan sistem konvensional. Sehingga mengakibatkan penurunan profitabilitas pada pendapatan pedagang Desa Alai Selatan. Untuk itu dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan pelatihan kepada pedagang untuk mencoba berjualan online dengan menggunakan facebook sebagai alternatif penjualan guna mengembangkan usahanya dan memaksimalkan laba. Metode dalam pengabdian ini adalah metode learning by doing, dimulai dari survey lapangan sampai pada pembelajaran langsung. Setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini selesai akan memberikan manfaat bagi para pelaku usaha mikro kecil agar bisa sekaligus memahami apa itu E-commerce yaitu proses pembelian dan penjualan produk maupun jasa secara online dan memanfaatkan jaringan internet yang sudah sangat efisien untuk digunakan sebagai alternatif bisnis. Selain itu para pedagang sembako juga mendapatkan pelatihan cara membuat akun jualan secara gratis pada marketplace facebook dan cara mendesain foto produk yang akan dipasarkan agar menarik serta cara mengimplementasikannya. Kata kunci: pedagang sembako; penjualan; pendapatan; e-commerce; facebook. ABSTRACTSouth Alai Village, located in Lembak District, Muara Enim Regency, is an area where most of the people have income through businesses, one of which is food stalls. , as well as a less broad target market because they still use conventional systems. Thus resulting in a decrease in profitability on the income of traders in South Alai Village. For this reason, this community service activity will provide training to traders to try selling online by using Facebook as an alternative to sales in order to develop their business and maximize profits. The method in this service is the learning by doing method, starting from field surveys to direct learning. After this community service activity is completed, it will provide benefits for micro and small business actors so that they can simultaneously understand what E-commerce is, namely the process of buying and selling products and services online and utilizing the internet network which is already very efficient to be used as an alternative business. In addition, the basic food traders also received training on how to create a sales account for free on the Facebook marketplace and how to design product photos to be marketed to make them attractive and how to implement them. Keywords: grocery traders; sales; income; e-commerce; facebook
Pengaruh Budaya Organisasi dan Komunikasi Interpersonal Terhadap Produktivitas Kerja Rumah Sakit Ak Gani Palembang Herfinda Prameswari; Endah Dewi Purnamasari; Yeni Yeni
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 4 No. 1 (2024): Artikel Riset Maret 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i1.3601

Abstract

Sebagai Rumah Sakit TNI-AD, sebagian besar anggota tim RS A.K. Gani memiliki status sebagai prajurit Angkatan Darat (TNI-AD) atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Perbedaan status kepegawaian di Rumah Sakit AK Gani memiliki dampak signifikan terhadap produktivitas mereka selama bekerja. Peranan budaya organisasi dan komunikasi sangat penting dalam mencapai kemajuan Rumah Sakit.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan komunikasi interpersonal terhadap produktivitas kerja di Rumah Sakit Ak Gani Palembang. Penelitian ini dilakukan pada Rumah Sakit Ak Gani Palembang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 231 responden di Rumah Sakit Ak Gani Palembang, dengan metode penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket kuisioner. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan Budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan di Rumah Sakit Ak Gani Palembang dibuktikan dengan nilai uji secara parsial dengan nilai thitung > ttabel (7,126 > 1,651). Komunikasi interpersonal juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan Rumah Sakit Ak Gani Palembang dibuktikan dengan nilai uji secara parsial dengan nilai thitung > ttabel (6,587 > 1,651). Maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menyatakan Budaya organisasi dan komunikasi interpersonal memiliki pengaruh bersamaan yang signifikan dan positif terhadap produktivitas kerja karyawan di Rumah Sakit Ak Gani Palembang.
Pengaruh Beban Kerja dan Stress Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Berkat Sawit Sejati M Ridho Amirsyah Putra; Hamid Halin; Yeni Yeni
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Vol. 4 No. 1 (2024): Artikel Riset Maret 2024
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i1.3615

Abstract

Tingkat stress yang tinggi atau rendah tergantung pada manajemen stress yang dilakukan oleh tenaga kerja untuk mengelola stressor kerja bahwa stress kerja memiliki hubungan dengan beban kerja, dimana aspek-aspek yang memiliki hubungan meliputi aspek tugas, waktu dan keadaan atau kondisi normal. PT. Berkat Sawit Sejati terdapat karyawan yang berkerja dengan batasan dan tekanan waktu yang berlebihan sehingga menciptakan stres kerja pada karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk bagaimana dari pengaruh beban kerja dan stres terhadap kepuasan kerja karyawan di PT. Berkat Sawit Sejati Musi Banyuasin Sumatera Selatan. Dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis kuantitatif dan melibatkan 70 responden, berdasarkan dari hasil menunjukkan bahwa baik beban kerja maupun stres kerja menunjukkan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan secara parsial maupun simultan. Pengujian dalam penelitian dilakukan melalui uji parsial,uji simultan, dan koefisien determinasi pada SPSS versi 25, hasil dari pengujian secara parsial menunjukkan bahwa Beban Kerja (X1) dan Stres Kerja (X2) signifikan pada Kepuasan Kerja Karyawan di PT. Berkat Sawit Sejati Musi Banyuasin, dengan THitung masing-masing 7,961 dan 28,507 (THitung > TTabel 1,668). Secara bersama-sama, FHitung 619,051 (FHitung > FTabel 3,132) hal ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan pada kepuasan kerja karyawan. Berdasarkan hasil tersebut bahwa beban kerja dan stres kerja berperan dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan di perusahaan PT. Berkat Sawit Sejati Musi Banyuasin Sumatera Selatan.
Pengaruh Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan Fhytria Amrina Rosyada; Mohammad Kurniawan DP; Yeni Yeni
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 1: November 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i1.5244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali sejauh mana Pengaruh Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Pegawai Pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini Menggunakan analisis kuantitatif, sampel yang digunakan sebanyak 70 responden. Data yang diperoleh dalam penelitian ini melalui penyebaran kuesioner ke pegawai kesbangpol.Teknik analisis data menggunakan analisis linear berganda, dengan uji tdan uji f. Sedangkan untuk melihat sejauh mana keakurasian dan kelayakan variabelpenelitian digunakan uji validitas dan realinilitas pada SPSS versi 25. Hasil analisis uji t penelitian ini memperoleh nilai pada variabel Komitmen Organisasi sebesar thitung -1,000 < dari ttabel 1,996 dan sig 0,321 > 0,05, yang secara parsial tidak bepengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dan variabel Kepuasan Kerja memiliki nilai thitung 4,879 > dari ttabel 1,996 dan sig 0,000 < 0,05 yang artinya Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji F dan koefisien determinasi menunjukkan secara simultan Komitmen Organisasi dan Kepuasan Kerja berpengaruh positif dan simultan terhadap kinerja pegawai sebesar ( sig. F 0,000 < 0,05). Penelitian ini dapat memberikan masukan yang bermanfaat untuk membantu instansi dalam mengambil langkah-langkah meningkatkan kinerja pegawai dengan cara mengatasi permasalahan yang terjadi dalam instansi.
Pelatihan digital marketing berbasis tren data segmentasi pasar era 5.0 socienty bagi UMKM Kota Palembang Yeni Yeni; Mohammad Kurniawan Darmaputera; Siti Komariah Hildayanti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27140

Abstract

Abstrak Pelatihan Digital Marketing UMKM ”Sate Suki” Binaan Pegadaian Kota Palembang Berbasis Tren Data Perilaku Konsumen di Era 5.0 Society bertujuan untuk memberikan wawasan dan keterampilan praktis kepada para pelaku usaha dalam memanfaatkan data perilaku konsumen untuk merancang strategi pemasaran yang efektif. Era 5.0 ditandai dengan interaksi manusia dan mesin yang semakin kompleks, di mana teknologi berperan penting dalam memahami kebutuhan dan preferensi konsumen. Peserta PKM diajarkan cara mengumpulkan, menganalisis, dan menerapkan data perilaku konsumen dalam pengembangan strategi pemasaran digital. Metodologi yang digunakan mencakup studi kasus, diskusi kelompok, dan simulasi pemasaran berbasis data. Topik yang dibahas meliputi pengenalan alat analisis data, segmentasi pasar, personalisasi konten, serta strategi pemasaran omnichannel. Hasil pelatihan ini peningkatan kemampuan peserta dalam memanfaatkan data untuk meningkatkan engagement dan konversi, serta pemahaman yang lebih baik tentang perubahan perilaku konsumen di era digital. Dengan demikian, diharapkan pelaku usaha UMKM Sate Suki dapat beradaptasi dengan cepat terhadap dinamika pasar dan memenuhi ekspektasi konsumen yang terus berkembang. Kegiatan ini dapat meningkatkan daya saing bisnis lokal dalam menghadapi tantangan global, serta menciptakan ekosistem pemasaran yang lebih responsif dan berkelanjutan. Pelatihan ini langkah penting menuju transformasi digital yang lebih menyeluruh di kalangan pelaku usaha, sehingga UMKM binaan Pegadaian dapat memanfaatkan potensi penuh dari era 5.0 Society. Kata kunci:  digital marketing; perilaku konsumen; strategi pemasaran; segmentasi pasar; personalisasi konten Abstract Digital Marketing Training for MSMEs "Sate Suki" Fostered by Pegadaian Kota Palembang Based on Consumer Behavior Data Trends in the 5.0 Society Era aims to provide insight and practical skills to business actors in utilizing consumer behavior data to design effective marketing strategies. The 5.0 era is characterized by increasingly complex human and machine interactions, where technology plays an important role in understanding consumer needs and preferences. PKM participants are taught how to collect, analyze, and apply consumer behavior data in developing digital marketing strategies. The methodology used includes case studies, group discussions, and data-based marketing simulations. Topics discussed include introduction to data analysis tools, market segmentation, content personalization, and omnichannel marketing strategies. The results of this training are increased participants' ability to utilize data to increase engagement and conversion, as well as a better understanding of changes in consumer behavior in the digital era. Thus, it is hoped that MSME Sate Suki business actors can adapt quickly to market dynamics and meet evolving consumer expectations. This activity can increase the competitiveness of local businesses in facing global challenges, as well as create a more responsive and sustainable marketing ecosystem. This training is an important step towards a more comprehensive digital transformation among business actors, so that Pegadaian's fostered MSMEs can utilize the full potential of the 5.0 Society era. Keywords: digital marketing; consumer behavior; marketing strategy; market segmentation; personalization content
Workshop digital marketing berbasis AI tools semangat UMKM naik kelas bersama GadePreneur 2025 Yeni Yeni; A. Haidar Mirza
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.31308

Abstract

Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan guna peningkatan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), telah membuka peluang baru dalam dunia bisnis dan pemasaran. UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional yang perlu didorong agar naik kelas melalui transformasi digital. Menyadari hal tersebut, program GadePreneur 2025 hadir sebagai inisiatif untuk membekali UMKM dengan keterampilan digital marketing berbasis AI Tools, agar mereka dapat bersaing di era digital yang semakin kompetitif. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya literasi digital dan kemampuan pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi pemasaran modern. Tujuan pelatihan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pelaku UMKM dalam digital marketing dan mendorong UMKM untuk naik kelas melalui transformasi digital yang berkelanjutan. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan tatap muka dan daring secara interaktif, dengan metode ceramah, demonstrasi, studi kasus, dan praktik langsung. Pelatihan mencakup teori dasar digital marketing, pengenalan dan penggunaan AI tools, serta praktik menyusun konten dan strategi promosi digital. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta survei kepuasan dan wawancara mendalam terhadap peserta. Pelatihan ini menunjukkan hasil yang positif, di mana 85% peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait digital marketing dan AI tools. Skor post-test meningkat rata-rata 30% dibandingkan pre-test. Tantangan yang muncul antara lain adalah keterbatasan waktu, perangkat, dan adaptasi teknologi, namun semangat peserta untuk berkembang sangat tinggi. Kata kunci: UMKM; digital marketing; AI tools; pemberdayaan; gadepreneur Abstract This community service program aims to improve digital technology, particularly artificial intelligence (AI), which has opened up new opportunities in the world of business and marketing. MSMEs are the backbone of the national economy and need to be encouraged to upgrade through digital transformation. Recognizing this, the GadePreneur 2025 program is an initiative to equip MSMEs with AI-tool-based digital marketing skills so they can compete in the increasingly competitive digital era. The main problem faced is low digital literacy and the ability of MSMEs to use modern marketing technology. The training aims to improve the understanding and capabilities of MSMEs in digital marketing and encourage MSMEs to upgrade through sustainable digital transformation. Activities are carried out through interactive face-to-face and online training, using lectures, demonstrations, case studies, and hands-on practice. The training covers basic digital marketing theory, an introduction to and use of AI tools, and practical application of content development and digital promotion strategies. Evaluation is carried out through pre- and post-tests, as well as satisfaction surveys and in-depth interviews with participants. The training showed positive results, with 85% of participants experiencing an increased understanding of digital marketing and AI tools. Post-test scores increased by an average of 30% compared to pre-tests. Challenges included limited time, equipment, and technological adaptation, but participants' enthusiasm for development was high. Keywords: MSMEs; digital marketing; AI tools; Empowerment; gadepreneur.