Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Brand Ambassador dan Marketplace terhadap Minat Konsumen pada Produk Fashion Nia Sonani; Harmoko Sukayat; Angga Pramadista Sudrajat; Sarlina Sari
Journal of Management and Bussines (JOMB) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Management and Bussines (JOMB)
Publisher : IPM2KPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/jomb.v5i1.5162

Abstract

This study aims to determine the influence of brand ambassadors and marketplaces on consumer interest in fashion products. This research method is quantitative. The research was conducted on students of the Accounting Study Program at STIE PGRI Sukabumi and obtained 54 respondents. Hypothesis testing using the validity test for all questionnaires was declared valid and the reliability test was declared reliable. The analysis performed is regression analysis, coefficient of determination, and t test. The results showed, a) the brand ambassador variable on consumer interest had a significance level of 0.001 <0.05 and tcount 2.556 > 2.009; b) the marketplace variable on consumer interest has a significance level of 0.000 <0.05 and tcount 2.361 > 2.009; c) F-count value of 8.065> from F-table of 3.18; d) the coefficient of determination (R2) is 0.623, meaning that the percentage of brand ambassadors and marketplace influence on consumer interest in fashion products is 62.3% and the remaining 37.7% comes from other variables not examined. Conclusion, a) partially brand ambassadors have a positive and significant effect on consumer interest in fashion products; b) partially, the marketplace has a positive and significant effect on consumer interest in fashion products; c) simultaneously brand ambassadors and marketplaces have a significant positive influence on consumer interest in fashion products. Keywords: Brand Ambassador, Marketplace, Consumer Interest
Analisis Penerapan Akuntansi Biaya Lingkungan pada Perusahaan Pemotongan Kayu UD. Bahagia Bersama di Leuwiliang Kabupaten Bogor Harmoko Sukayat; Nia Sonani
Digital Economic, Management and Accounting Knowledge Development (DEMAnD) Vol 4 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Linggabuana PGRI Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46757/demand.v4i1.258

Abstract

Sistem akuntansi lingkungan dapat digunakan sebagai control dan respon dari perusahaan dalam tata kelola limbah untuk identifikasi, pengukuran, penyajian, pengungkapan serta pelaporan pembiayaan yang dilakukan selama kegiatan operasional berjalan Penelitian ini bertujuan untuk mengiidentifikasi biaya lingkungan yang telah dilakukan dan penerapan akuntansi di UD Bahagia Bersama di Leuwiliang Kabupaten Bogor. Metode deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini dan data kualitatif yang tersedia yaitu data perusahaan yang berisikan visi dan misi, struktur organisasi dan data informasi perlakuan akuntansi lingkungan UD Bahagia Bersama serta informasi alokasi biaya lingkungan dan laporan keuangan tahunan sebagai data kuantitatif. UD. Bahagia Bersama sudah melakukan penerapan akuntansi lingkungan dengan mengeluarkan biaya-biaya lingkungan. Berdasar pencatatan akuntansi di perusahaan, pengakuan biaya dibebankan pada biaya limbah muncul sebagai biaya harga faktor produksi pada laporan laba rugi tercatat biaya produksi. Pengukuran biaya digunakan dalam satuan rupiah yaitu biaya yang dikeluarkan dalam biaya realisasi sebelumnya. Penyajian sudah sesuai secara jelas dalam laporan keuangan perusahaan dan dalam pengungkapan tercatat sudah sesuai dengan PSAK No. 3.
Peran Burnout dalam Hubungan antara Pengalaman Kerja Digital dan Turnover Intention Karyawan Generasi Z Diksi Metris; Nur Aziz; Maman Sulaeman; Harmoko Sukayat
UPY Business and Management Journal (UMBJ) Vol. 5 No. 2 (2026): UBMJ (UPY Business and Management Journal)
Publisher : Department of Management, Universitas PGRI Yogyakarta.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/ubmj.v5i2.9382

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran burnout dalam menjembatani hubungan antara pengalaman kerja digital, persepsi kesempatan naik kelas, dan work engagement terhadap turnover intention karyawan Generasi Z. Di tengah lingkungan kerja yang serba cepat dan berbasis teknologi, Generasi Z menghadapi tekanan digital yang tidak hanya memengaruhi kinerja, tetapi juga kondisi psikologis dan keputusan karier mereka. Metodologi: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei terhadap karyawan Generasi Z di organisasi berbasis digital. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menguji hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman kerja digital, persepsi kesempatan naik kelas, dan work engagement berpengaruh signifikan terhadap burnout. Selanjutnya, burnout terbukti meningkatkan turnover intention dan berperan sebagai mediator utama dalam hubungan antarvariabel. Temuan ini menegaskan bahwa burnout menjadi faktor kunci dalam menjelaskan kecenderungan karyawan untuk meninggalkan organisasi. Implikasi: Secara teoretis, penelitian ini memperkuat integrasi Job Demands–Resources Model dan Conservation of Resources Theory dalam konteks kerja digital. Secara praktis, organisasi perlu menyeimbangkan beban kerja digital, memperjelas pengembangan karier, dan meningkatkan engagement guna menekan burnout. Orisinalitas: Orisinalitas penelitian terletak pada pendekatan integratif antara aspek digital dan psikologis dalam memahami turnover Generasi Z.