Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hambatan Komunikasi Tokoh Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Dalam Film Dancing In The Rain NUR KHOIRIYAH
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol. 17 No. 27 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Pada umumnya anak autis mengalami hambatan komunikasi, interaksi sosial dan perilaku. Hal ini disebabkan oleh gangguan perkembangan  pada syaraf otak. Komunikasi yang terjadi antar manusia tentunya menggunakan bahasa sebagai alat Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan karakteristik ABK, kesulitan tokoh ABK menyusun percakapan dan kesulitan tokoh ABK dalam memhami percakapan dengan mitra tutur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitaif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dari penelitian ini diambil dari tindak komunikasi anak berkebutuhan khusus autis dalam film Dancing In The Rain.  Teknik analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan karakteristik tokoh ABK (abk autis hambatan komunikasi belum lancar dalam berkomunikasi dengan mitra tutur), ABK autis mengalami kesulitan menyusun percakapan meskipun dalam bentuk sederhana, dan ABK autis mengalami kesulitan dalam memahami percakapan dengan mitra tutur. Simpulan hasil penelitian ini adalah ABK autis dengan jenis hambatan komunikasi mengalami kesulitan dalam berkomunikasi, menyusun dan memahami percakapan dengan mitra tutur.Kata Kunci:hambatan komunikasi,spectrum autis, anak berkebutuhan khusus
Diseminasi Kumbung Jamur Tiram Dan Alat Pengontrol Kelembaban Pada Kelompok Tani Jawatan Taliati POMOSDA Tanjunganom-Nganjuk Adi Setyo Purnomo; Hendro Nurhadi; Muhammad Lukman Hakim; Herdayanto Sulistyo Putro; Surya Rosa Putra; Sri Fatmawati; Nur Khoiriyah; Alya Awinatul Rohmah; Nurmala Nadiva; Nazila Atika Ramadhani; Dewita Cahya Lestari; Dino Adnan; Safira Widya; Feni Fibigirtania; Difani Naura Hikma; Lynove Regyta Rahma; Ridhotul Nur Jannah; Muhammad Naufal Hibbansyah
Sewagati Vol 10 No 4 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i4.9403

Abstract

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu komoditas hortikultura dengan potensi ekonomi tinggi karena kandungan proteinnya yang besar serta manfaatnya bagi kesehatan. Permintaan jamur tiram terus meningkat, namun banyak petani masih menghadapi kendala dalam menjaga kelembapan kumbung agar tetap stabil, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Abmas ITS 2025 di POMOSDA Nganjuk bertujuan meningkatkan efisiensi budidaya jamur kelompok tani Jawatan Taliati. Rangkaian kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, hingga pembuatan kumbung inovatif berbahan galvalum dan baja ringan yang lebih tahan lama. Selain itu, dilakukan perancangan sistem pengontrol kelembapan otomatis menggunakan sensor DHT22 dan mikrokontroler Arduino yang mampu mengaktifkan pompa penyemprot air secara otomatis saat kelembaban berada di bawah batas ideal. Untuk memastikan keberlanjutan automasi dalam mengoptimalkan panen jamur tiram dan kemandirian pangan, kegiatan ini diakhiri dengan simulasi, pendampingan, serta proses pemantauan.
EDUKASI GULA, GARAM, LEMAK DENGAN VIDEO ANIMASI 2D UNTUK PENCEGAHAN PTM PADA REMAJA Dinar Dinar; Nur Khoiriyah; Tiyas Aditya; Naili Qurotul’aini
Darussalam Nutrition Journal Vol. 9 No. 2 (2025): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v9i2.33

Abstract

serious attention. One of the risk factors is lifestyle, particularly the consumption of ultra-processed foods (UPF), especially among adolescents. Data from Indonesia indicate that the intake of sugar, salt, and fat (SSF) remains high, at 47% for sugar, 30% for salt, and 37% for fat. Effective educational media are needed as a promotive effort to change adolescent behavior. Objective: This study aims to analyze the effect of 2D animation video-based educational media on SSF in the prevention of NCDs. Methods: This study employed a quasi-experimental design with a pretest–posttest approach without a control group. The study was conducted at MTs Swasta Mafatihul Huda, Cirebon Regency, in August 2025. The sample was selected using purposive sampling techniques, consisting of 30 adolescents aged 12–15 years. The research instrument was a validated questionnaire on GGL knowledge. The intervention consisted of a single 15-minute screening of a 2D animated video about GGL restrictions. Statistical testing used the Wilcoxon test to analyze differences in knowledge scores before and after the intervention. Results: Analysis showed an increase in respondents knowledge after receiving educational media in the form of 2D animated videos, with a significant difference (p<0.05). Conclusion: The 2D animation video-based educational media had a significant effect on improving adolescents knowledge about SSF in the prevention of NCDs.