Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRODUKSI ETANOL MENGGUNAKAN Saccharomyces cerevisiae Ari Sudono, ; Surya Rosa Putra,
Matematika dan Sains Vol 17, No 1 (2010)
Publisher : Matematika dan Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aims of this research were to study the effect of S. cereviseae amobilized at agarose on subtrat consumtion pattern and ethanol production during fermentation process using optimum of agarose concentration, pH, and glucose concentration. The concentration of ethanol and glucose were determined by gas chromatography and Somogyi-Nelson method, respectively. The results of this research showed that the optimum of agarose concentration, pH, glucose concentration, and fermentation time were 3%; 4,5; 10 %; and 31 hours, respectively. During 31 hours, amobilized cell produced ethanol 5,20% (percent yield of 80,3%) and the remaining glucose of 0,03%, while the free cell produced ethanol 3,61% (percent yield of 56%) with the remaining glucose of 1,2%. Thus the amobilized cell could produce ethanol 30% larger than the free cell. The amobilized cell used continuously in four times fermentation only caused degradation of ethanol concentration of 5,1%. The amobilized cell saved for 10 days without medium and nutrition still could produced ethanol of 4,87% and only 7,6 % lower than amobilized cell used directly.
Diseminasi Kumbung Jamur Tiram Dan Alat Pengontrol Kelembaban Pada Kelompok Tani Jawatan Taliati POMOSDA Tanjunganom-Nganjuk Adi Setyo Purnomo; Hendro Nurhadi; Muhammad Lukman Hakim; Herdayanto Sulistyo Putro; Surya Rosa Putra; Sri Fatmawati; Nur Khoiriyah; Alya Awinatul Rohmah; Nurmala Nadiva; Nazila Atika Ramadhani; Dewita Cahya Lestari; Dino Adnan; Safira Widya; Feni Fibigirtania; Difani Naura Hikma; Lynove Regyta Rahma; Ridhotul Nur Jannah; Muhammad Naufal Hibbansyah
Sewagati Vol 10 No 4 (2026)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v10i4.9403

Abstract

Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) merupakan salah satu komoditas hortikultura dengan potensi ekonomi tinggi karena kandungan proteinnya yang besar serta manfaatnya bagi kesehatan. Permintaan jamur tiram terus meningkat, namun banyak petani masih menghadapi kendala dalam menjaga kelembapan kumbung agar tetap stabil, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Abmas ITS 2025 di POMOSDA Nganjuk bertujuan meningkatkan efisiensi budidaya jamur kelompok tani Jawatan Taliati. Rangkaian kegiatan meliputi observasi, sosialisasi, hingga pembuatan kumbung inovatif berbahan galvalum dan baja ringan yang lebih tahan lama. Selain itu, dilakukan perancangan sistem pengontrol kelembapan otomatis menggunakan sensor DHT22 dan mikrokontroler Arduino yang mampu mengaktifkan pompa penyemprot air secara otomatis saat kelembaban berada di bawah batas ideal. Untuk memastikan keberlanjutan automasi dalam mengoptimalkan panen jamur tiram dan kemandirian pangan, kegiatan ini diakhiri dengan simulasi, pendampingan, serta proses pemantauan.