Abdul Wahab Pakaya
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPUASAN PASIEN BPJS TERHADAP PELAYANAN RAWAT JALAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO Sri Sintiyas Y. Pipi; Sabirin B. Syukur; Abdul Wahab Pakaya
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1269

Abstract

Kualitas Pelayanan Kesehatan adalah tingkat kesempurnaan pelayanan kesehatan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien yang berpendapat bahwa semakin puas rasa kesempurnaan maka makin baik pula mutu pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan rawat jalan di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross cestional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 orang, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan analisis uji statistik chi square dengan tingkat signifikan α (0,05). Dari hasil penelitian Lima Dimensi Kualitas Pelayanan Kesehatan terhadap kepuasan pasien yaitu nilai p value dimensi responsiveness (0,000), assurance (0,001) tangibles (0,000), emphaty (0,001) dan reliability (0,000). Dapat disimpulkan bahwa lima faktor dimensi pelayanan kesehatan saling berhubungan dengan kepuasan pasien di wilayah kerja Puskesmas Limboto.
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN TERAPI INSULIN DENGAN KADAR GLUKOSA TERHADAP PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS TELAGA KABUPATEN GORONTALO Andi Akifa Sudirman; Abdul Wahab Pakaya; Erni U. Adam
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1290.19 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1288

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit yang disebabkan oleh tubuh yang tidak dapat melepaskan atau menggunakan Insulin secara adekuat sehingga Kadar Glukosa dalam darah meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Tingkat Kepatuhan Terapi Insulin dengan Kadar Glukosa terhadap Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian adalah Kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Smpel dalam penelitian ini berjumlah 40 responden, menggunakan teknik Total Sampilng. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner, menggunakan uji statistik chi-square dengan tingkat signifikan α (0,05).Dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Tingkat Kepatuhan Terapi Insulin dengan Kadar Glukosa terhadap Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Telaga Kabupaten Gorontalo.Hasil didapatkan responden patuh dengan kadar glukosa normal 35 orang dan responden tidak patuh dengan kadar glukosa tinggi sebanyak 2 orang dan rendah sebanyak 3 orang dengan nilai p value 0,000.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PENDERITA ASMA DI PUSKESMAS KOTA TIMUR KOTA GORONTALO Firmawati Firmawati; Abdul Wahab Pakaya; Annisaturahma Nauko
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (983.368 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1308

Abstract

Asma adalah suatu keadaan dimana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktifitas terhadap ransangan tertentu yang menyebabkan peradangan. Asma dapat menimbulkan kecemasan, karena sesak yang sering kambuh secara tiba-tiba sehingga dapat mengganggu tidur. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur penderita asma. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan secara cross sectional. Populasi penelitian ini pasien di Puskesmas Kota Timur Kota Gorontalo yakni 70 responden. Sampel penelitian menggunakan total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Hasil penelitian antara hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur penderita asma terdapat 70 responden (100%). Kecemasan ringan 1 responden (1,4%) kecemasan sedang 16 responden (22,9%) kecemasan berat 53 responden (75,7%) kualitas tidur baik 15 responden (21,43%) kualitas tidur kurang baik 55 responden (78,57%). Hasil uji statistik chi-square didapatkan nilai p=0,00 lebih kecil dari nilai a=0,05 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada penderita asma dipuskesmas Kota Timur Kota Gorontalo.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN BUAH KURMA TERHADAP PENINGKATAN HEMOGLOBIN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 TOLANGOHULA Sriyulita Puspita Abdjul; Harismayanti Harismayanti; Abdul Wahab Pakaya
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 3 (2023): Juli : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/termometer.v1i3.1995

Abstract

The prevalence of anemia in Indonesia according to the RI Ministry of Health in 2018 namely21.7% with anemia sufferers aged 5-14 years by 26.4% and 18.4% sufferers aged 15-24 years. Anemia is not handled properly can have an impact on adolescents, including lowering the body's resistance thereforeit is susceptible to disease, decreased activity and learning achievement due to reduced concentration. This can be handled by consuming dates, because dates have a higher iron content, the iron content in dates can increase hemoglobin levels. The objective of research was to analyze the differences in hemoglobin levels before and after the use of dates in young women at SMAN 1 Tolangohula. The research design was quasi-experimental with a pre-post control group design. The sample was 30 respondents using a purposive sampling technique. The instruments used are Quick Check and Observation sheets. Using a statistical test paired t-test, with a significant level of α (0.05). The results were obtained in the treatment group before being given dates, there were 12 girls (80%) with normal HB and 3 people (20%) with abnormal HB. While the results in the control group of 15 girls were 14 (93.3%) girls with abnormal HB levels and 1 (6.7%) girls with normal HB levels. With a pvalue of 0.000. it can be concluded giving dates is effective in increasing hemoglobin in female adolescents at SMAN 1 Tolangohula.