Agussalim Beddu Mala
Sastra Arab, Fakultas Sastra, Universitas Muslim Indonesia

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Tamaddun

Al-Tafkir Al-Lughawi Indal Arab Agussalim Beddu Malla; Usman Ismail
Tamaddun Life Vol 17 No 2 (2018): December 2018
Publisher : Fakultas Sastra - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.752 KB) | DOI: 10.33096/tamaddun.v17i2.19

Abstract

Sejak munculnya Agama Islam perhatian terhadap bahasa sangat besar artinya ini disebabkan karena tak satupun pembahasan dalam kajian keislaman baik itu fiqih, tafsir, hadits yang tidak menggunakan bahasa sebagai acuan pertama dan utama. Seiring dengan munculnya ilmu filsafat kedalam kajian Islam maka bahasa mengalami perkembangan yang luar biasa sebagaimana kita saksikan pada abad kedua dan ketiga hijriah, lahirnya para pakar ilmu bahasa yang membahas bahasa dari segala aspek, bukan hanya aspek nahwu, saraf semata tapi sudah masuk ke pembahasan filsafat bahasa bahkan akhirnya munculah macam-macam kajian bahasa seperti sosiolinguistik, psikolinguistik, dll. Hal ini membuat para pengkaji baik bahasa baik di timur tengah maupun di Barat terjadi saling melengkapi.
Al-Aswat indal Arab baina Al-Qadim wal Hadits Agussalim Beddu Malla
Tamaddun Life Vol 16 No 2 (2017): December 2017
Publisher : Fakultas Sastra - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.016 KB) | DOI: 10.33096/tamaddun.v16i2.52

Abstract

Ilmu Al-Ashwat adalah ilmu tentang suara, yaitu bagaimana kita mengucapkan bunyi suara dalam bahasa Arab dengan baik dan benar. Inti dari mempelajari ilmu al-Ashwat ini adalah kita bisa mengerti suara atau bunyi tersebut, bisa membedakan antara satu bunyi dengan bunyi yang lain dan bisa mengimplementasikannya dalam bentuk lain. Pokok masalah yang di bahas dalam ilmu Ashwat adalah bagaimana cara mengucapkan abjad Arab dengan fasih dan benar, baik ketika berdiri sendiri sebagai abjad maupun setelah di rangkaikan dan di beri harakat sebagai sebuah kata. Menurut cakupannya ilmu aswat terdiri dari dua bagian, yaitu: (1) Ilmu Al-Aswat Al-‘Am (2) Ilmu Al-Aswat Al-khas Sedangkan menurut menurut sifatnya ilmu aswat terdiri dari dua pula, yaitu : (1) Ilmu bunyi teoritis, yaitu ilmu bunyi yang bersifat ilmiah murni, (2) Ilmu bunyi standar, yaitu yang terdapat pada ilmu tajwid. Pemikiran tentang ilmu Al-Aswat para ahli bahasa sejak lama telah mencoba mengkaji,sebagaimana kita ketahui bahwa tujuan awal dari kajian tersebut adalah untuk mengkaji al-qur’an seperti yang kita dengan istilah ilmu tajwid, namun lambat laun kajian ilmu al-Aswat bekembang seiring dengan perkembangan ilmu penegetahuan seperti ilmu kedokteran, psikologi dan lain-lain.
Nilai Estetika Al-qur’an dan pengaruhnya terhadap Jiwa Agussalim Beddu Malla
Tamaddun Life Vol 17 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Fakultas Sastra - Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.051 KB) | DOI: 10.33096/tamaddun.v17i1.57

Abstract

Al Quran merupakan sebuah kitab suci bagi umat Islam, yang disampaikan Allah SWT kepada Rasulullah dengan perantaraan malaikat Jibril. Kitab ini merupakan petujuk dan aturan hidup yang paling sempurna, yang diturunkan untuk membimbing manusia ke arah kebahagiaan dan kebaikan. Ayat-ayat dalam Kitab Al Quran menggunakan bahasa Arab dan susunan kalimat-kalimatnya mengandung nilai sastra yang sangat sempurna. Aspek seni dalam al-qur’an bukan hanya gambaran alam semesta yang selalu ditampilkan, akan tetapi pengaruh kepada jiwa pembaca dan pendengar baik yang faham atapun tidak faham maknanya, itulah aspek lain dari kemukjizatan al-Qur’an.