Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Multimedia Bagi Unit Kegiatan Mahasiswa Pojok Informasi Teknologi Komputer (POINTER) STMIK Amika Soppeng ZH Nurul Kusumawardhani; Nur Fadillah Suprayitno; Zul Rachmat; Wahyuddin S; Amriadi Amriadi; Andi Irfan; Zul Fachry
Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat) Vol 2 No 4 (2022): Jurnal Pustaka Mitra (Pusat Akses Kajian Mengabdi Terhadap Masyarakat)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakamitra.v2i4.341

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat menjadikan segala sesuatunya perlu dilakukan secara digital. Dalam menyikapi perubahan itu maka, kampus STMIK Amika Soppeng harus menyediakan lulusan-lululusan yang profesional dibidang teknologi informasi dan kemampuan sumber daya manusia yang handal dibidang teknologi. Program pelatihan Multimedia bertujuan agar peserta khususnya mahasiswa dapat lebih mudah menyerap dan mengaplikasikan materi pelatihan untuk menyelesaikan dan mengatasi permasahan yang sering dialami. Adapun metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi koordinasi kegiatan, persiapan alat, pelaksanaan dan evaluasi. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan secara Offline di kampus STMIK Amika Soppeng dengan target peserta yaitu mahasiswa yang ingin menambah pengetahuan serta meningkatkan kemampuan di bidang teknologi khususnya multimedia. Kesimpulan yang di peroleh dari hasil survey evaluasi kegiatan pelatihan ini, bahwa pelatihan multimedia telah terlaksana dengan baik.
Analisis Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Dengan Metode Rgec Pada PT. Bank Negara Indonesia Syariah Amriadi Amriadi; ZH. Nurul Kusumawardhani; Dwicahyo Bintang Utomo
Jurnal Ilmiah METANSI ”Manajemen dan Akuntansi” Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Metansi (Manajemen dan Akuntansi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Lamappapoleonro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57093/metansi.v6i2.242

Abstract

Kegiatan Perbankan dimulai dari Jasa penukaran uang sehingga dalam sejarah Perbankan, arti bank dikenal sebagai meja tempat menukarkan uang. Kegiatan Penukaran uang ini dikenal dengan nama pedagang Valuta Asing (money changer).Keberadaan Bank syariah beberapa tahun belakangan ini berkembang dengan pesat, ditandai dengan mulai muncul dan berkembangnya beberapa Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan Metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital). Hasil penelitian ini menunjukkan predikat kesehatan bank tersebut sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia, secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa PT. BNI Syariah merupakan bank yang “SEHAT”. Penelitian ini dapat dijadikan penilaian bagi nasabah bank dalam memilih dan menetukan penggunaan jasa perbankan. Selain itu PT. BNI Syariah dinilai sangat mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan dari perubahan kondisi bisnis serta faktor eksternal lainnya. Disarankan Peneliti untuk memperluas cakupan penelitian tentang penilaian kesehatan bank dengan menggunakan indikator rasio keuangan dan rasio non keuangan lainnya pada pengukuran tingkat kesehatan bank
Strategi Penguatan UMKM Industri Kreatif untuk Mewujudkan Ekonomi Inklusif di Daerah Non-Metropolitan: Studi di Kab. Soppeng ZH Nurul Kusumawardhani; Sri Wulandari; Amriadi Amriadi; Kasmirandi Kasmirandi; Subhan Akbar Abbas
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 1 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i1.15038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri kreatif dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif di daerah non-metropolitan, dengan studi kasus di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari ketimpangan ekonomi antarwilayah yang masih tinggi dan belum optimalnya kontribusi UMKM kreatif terhadap distribusi kesejahteraan masyarakat lokal. Pendekatan yang digunakan adalah mixed methods dengan desain sekuensial eksploratoris. Metode ini diawali dengan eksplorasi kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap pelaku UMKM kreatif dan kepala dinas terkait, kemudian dilanjutkan dengan analisis kuantitatif menggunakan kuesioner Likert terhadap 100 pelaku UMKM di tiga kecamatan utama penghasil kuliner, kerajinan, dan fashion. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui pengaruh digitalisasi, kapasitas usaha, akses pasar, dan pelatihan & pendampingan terhadap indikator ekonomi inklusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kapasitas usaha (β = 0.555), pelatihan & pendampingan (β = 0.500), dan digitalisasi (β = 0.331) memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan ekonomi inklusif, sementara akses pasar belum memiliki pengaruh signifikan secara statistik. R² sebesar 0.62 mengindikasikan bahwa kombinasi ketiga variabel mampu menjelaskan sekitar 62% variasi dalam terciptanya ekonomi inklusif di kalangan pelaku UMKM kreatif. Secara umum, tantangan terbesar yang dihadapi pelaku UMKM di Soppeng adalah minimnya akses terhadap pelatihan berkelanjutan, infrastruktur digital, dan pasar luar daerah. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan teori ekosistem kewirausahaan dan pendekatan pembangunan inklusif berbasis kapabilitas. Dengan mengadopsi pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, UMKM di daerah non-metropolitan seperti Soppeng memiliki potensi besar untuk menjadi pilar pemerataan ekonomi nasional