Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK Komariyah, Nur
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2210

Abstract

Proses pembelajaran yang pasif serta hasil belajar yang belum mencapai ketuntasan klasikal yang diharuskan menjadi permasalahan tersendiri bagi kelas 2 MIS Arrohman Kamulyan pada mata pelajaran akidah akhlak. Dari kenyataan tersebut teridentifikasi tiga masalah yang muncul, yaitu: (1) kurangnya interaksi guru dan peserta didik; (2) Kurangnya inovasi guru dalam proses pembelajaran; dan (3)Minat peserta didik yang rendah yang menyebabkan rendahnya hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pemilihan model pembelajaran cooperative learning tipe TGT sebagai salah satu cara meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar peserta didik sesuai dengan masalah dan tingkat perkembangan siswa. Penelitian yang dilakukan menggunakan desain atau prosedur penelitian dengan model siklus. Setiap siklus ini dilaksanakan dalam bentuk proses pengkajian berdaur 4 tahap, yaitu (1) merencanakan tindakan (planning), (2) melakukan tindakan (acting), (3) mengamati (observing), dan (4) merefleksi (reflecting). Hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tornament) dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar. Saran yang dapat dilakukan untuk penelitian selanjutnya adalah dapat memperhatikan hasil belajar afektif dan psikomotor serta dapat membuat perbandingan aktivitas peserta didik yang dilakukan di luar kelas.
Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Tingkat Pendidikan dengan Kepatuhan Pembatasan Cairan pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis Komariyah, Nur; Aini, Dwi Nur; Prasetyorini , Heny
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 14 No 3 (2024): Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal: Juli 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v14i3.2018

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan penyakit kronis yang mempengaruhi keseimbangan di dalam tubuh sehingga membutuhkan terapi hemodialisis. Pasien yang menjalani terapi hemodialisa perlu melakukan pembatasan cairan. Kepatuhan  pembatasan cairan dapat dipengaruhi usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan.  menggunakan deskriptif korelasi dengan  pendekatan cross sectional Sampel penelitian adalah pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan sebanyak 32 orang yang memenuhi kriteria inklusi dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan data demografi yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan kuesioner kepatuhan pembatasan cairan yang sudah dilakukan uji validitas oleh peneliti sebelumnya dengan nilai r hitung 0,621 – 0,872 lebih besar  dari r tabel 0,514 dan sudah reliabel dengan cronbach’s alpha sebesar 0,93.  Analisa data menggunakan kendall tau c. Mayoritas 26 orang (81,3%) berusia dewasa, 17 orang (53,1%) berjenis kelamin laki-laki, 12 orang (37,5%) berpendidikan tamat SD/ tamat SMP dan 20 orang (62,5%) patuh dalam pembatasan cairan. Ada hubungan usia (p: 0,017, CC: 0,344), jenis kelamin (p: 0,039, CC: 0,328) dan tingkat pendidikan (p: 0,033, CC: 0,363) dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan. Usia, jenis kelamin dan tingkat pendidikan berhubungan dengan kepatuhan pembatasan cairan pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis.
PENGARUH PENERAPAN MOBILISASI DINI TERHADAP PROSES PENYEMBUHAN LUKA PADA PASIEN POST OPERASI APENDIKTOMI DI RUANG BOUGENVILLE RSUD DR ABDUL RIVAI KABUPATEN BERAU Sirait, Yusnita; Komariyah, Nur; Darmawan, Awal; Sumiati, Sumiati
Jurnal Keperawatan Wiyata Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan ITKes Wiyata Husada Samarida

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35728/jkw.v5i1.1345

Abstract

Latar Belakang: Apendiktomi merupakan operasi pengangkatan apendiks yang telah terinfeksi dan harus dilakukan sesegera mungkin untuk mengurangi resiko perforasi lebih lanjut. Mobilisasi dini memperlancar peredaran darah sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan luka.Tujuan:Untuk mengetahui pengaruh penerapan mobilisasi dini terhadap proses penyembuhan luka post operasi apendiktomi.Metode:Penelitian inimerupakan penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Experimen, pendekatan Post Test Only dengan Time Series, Jadi ini adalah penelitianexperiment dengan pengukuran efek perlakuan yang dilakukan secara berulang pada satu kelompok saja secara utuh. Sampel penelitian 11 responden, diambil dengan teknik Purposive Sampling. Kreteria inklusinya pasien sadar penuh, mendapatkan pengobatan farmakologis yang sama, bersediadijadikan sampel penelitian. Observasi penyembuhan luka dengan scala tanda-tanda infeksi. Hasil:Nilai rata rata penyembuhan luka pada post test 1H2 2,909, SD 0,70, nilai minimal 2 maksimal 4, pada post test 2 H4 1,545 dan SD 0,69, nilai minimal 1 maksimal 3. Setelah dilakukan mobilisasi dini, penyembuhan luka baik ditandai dengan jumlah skor tanda infeksi dalam batas normal dan penurunan gejala infeksi pada post test 2 H4. UjiShapiro Wilk didapatkan Whitung post test 1H2 0,822 kurang Wtabel 0,850 dan Whitung post test 2 H4 0,756 kurang Wtabel 0,850. Analisa bivariat menggunakan uji Wilcoxon didapatkan W hitung 0,000 kurang Wtabel 10 yang berarti Ha diterima Ho ditolak. artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pengukuran luka pada H2 dan H4 dengan nilai selisih 1,364. Kesimpulan:Ada pengaruh yang signifikan perlakuan mobilisasi diniterhadap proses penyembuhan luka pada pasien post operasi apendiktomi. Saran:Mobilisasi dini sangat penting dilakukan pada 2 lebih 48 jam post operasi apendiktomi, agar penyembuhan luka berjalan dengan baik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK Komariyah, Nur
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2210

Abstract

Proses pembelajaran yang pasif serta hasil belajar yang belum mencapai ketuntasan klasikal yang diharuskan menjadi permasalahan tersendiri bagi kelas 2 MIS Arrohman Kamulyan pada mata pelajaran akidah akhlak. Dari kenyataan tersebut teridentifikasi tiga masalah yang muncul, yaitu: (1) kurangnya interaksi guru dan peserta didik; (2) Kurangnya inovasi guru dalam proses pembelajaran; dan (3)Minat peserta didik yang rendah yang menyebabkan rendahnya hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pemilihan model pembelajaran cooperative learning tipe TGT sebagai salah satu cara meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar peserta didik sesuai dengan masalah dan tingkat perkembangan siswa. Penelitian yang dilakukan menggunakan desain atau prosedur penelitian dengan model siklus. Setiap siklus ini dilaksanakan dalam bentuk proses pengkajian berdaur 4 tahap, yaitu (1) merencanakan tindakan (planning), (2) melakukan tindakan (acting), (3) mengamati (observing), dan (4) merefleksi (reflecting). Hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tornament) dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar. Saran yang dapat dilakukan untuk penelitian selanjutnya adalah dapat memperhatikan hasil belajar afektif dan psikomotor serta dapat membuat perbandingan aktivitas peserta didik yang dilakukan di luar kelas.
THE INFLUENCE OF CONFORMITY AND INSTAGRAM SOCIAL MEDIA AS PROMOTIONAL MEDIA ON CONSUMPTIVE BEHAVIOR IN PURCHASING ZOYA HIJAB IN PURWAKARTA Marlina, Ropi; Kusumadewi, Ade Nurhayati; Komariyah, Nur; Hidayati, Ashri
TSARWATICA (Islamic Economic, Accounting, and Management Journal) Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : STIESA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study isto determine the effect of Conformity and Instagram Social Media as Promotional Media both partially and simultaneously on Consumptive Behavior in Purchasing Zoya's Hijab in Purwakarta. The method used in this study is a quantitative with descriptive verification method. The data analysis technique used is multiple linear regression with SPSS software version 25. The sampling method used is simple random sampling. The pollutation of this study is Zoya's Instagram social media followers in Purwakarta as many as 2,307. The sample uses the slovin formula with a total of 95.84 and rounded up to 96 respondents. . The results showed that partially conformity and Instagram social media have a positive and significant effect on consumptive behavior with a significance level of <0.05. Simultaneously conformity and Instagram social media have a positive and significant effect on consumptive behavior. It can be seen that by calculating the determination between conformity and Instagram social media, it influences consumptive behavior by 68.9% and the rest is influenced by other factors of 30.2% which are not explained in this study.
The Role of Students in Educational Activities for Mini Agrotourism Visitors at the Department of Food Security and Agriculture of Surabaya Fitriana, Nisa Hafi Idhoh; Syukrillah, Dhealzy Rheynanda; Ramadhani, Firmansyah; Komariyah, Nur
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v9i2.692

Abstract

Edutourism is a program where participants travel to a place or area in a group to engage in a learning experience that is directly related to the destination. This educational tourism activity is carried out at the Mini Agrotourism, owned by the Surabaya City Food Security and Agriculture Service (DKPP), on Jl. Pagesangan Timur. This activity aims to discover the role of mentoring in improving visitors' understanding of the agricultural sector. The educational visit process through Goldenmelon includes creating an account, filling in data, selecting a destination, and uploading an application letter online until it gets approval from the officer. After that, the visit is carried out with the assistance of an officer, followed by reporting activities and periodic evaluations to improve services. The DKPP Surabaya Mini Agrotourism is an educational tourism destination that offers interactive activities such as plant introductions, cultivation practices, and interactions with livestock for all ages. We carry out activities in a structured manner and conclude with a satisfaction survey to evaluate our services. Contribution to Sustainable Development Goals (SDGs):SDG 2: Zero HungerSDG 4: Quality EducationSDG 13: Climate Action
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK Komariyah, Nur
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i4.2210

Abstract

Proses pembelajaran yang pasif serta hasil belajar yang belum mencapai ketuntasan klasikal yang diharuskan menjadi permasalahan tersendiri bagi kelas 2 MIS Arrohman Kamulyan pada mata pelajaran akidah akhlak. Dari kenyataan tersebut teridentifikasi tiga masalah yang muncul, yaitu: (1) kurangnya interaksi guru dan peserta didik; (2) Kurangnya inovasi guru dalam proses pembelajaran; dan (3)Minat peserta didik yang rendah yang menyebabkan rendahnya hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pemilihan model pembelajaran cooperative learning tipe TGT sebagai salah satu cara meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar peserta didik sesuai dengan masalah dan tingkat perkembangan siswa. Penelitian yang dilakukan menggunakan desain atau prosedur penelitian dengan model siklus. Setiap siklus ini dilaksanakan dalam bentuk proses pengkajian berdaur 4 tahap, yaitu (1) merencanakan tindakan (planning), (2) melakukan tindakan (acting), (3) mengamati (observing), dan (4) merefleksi (reflecting). Hasil penelitian penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tornament) dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar. Saran yang dapat dilakukan untuk penelitian selanjutnya adalah dapat memperhatikan hasil belajar afektif dan psikomotor serta dapat membuat perbandingan aktivitas peserta didik yang dilakukan di luar kelas.