Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Ekosistem Literasi Sekolah Untuk Meningkatkan Kemampuan Baca Tulis Siswa di SD Al Marhamah Jakarta Sri Lestari; Khusnul Fatonah; Deny Surya Saputra
ABDIMASKU : Jurnal Pengabdian Masyarakat UTND Vol 2 No 1 (2023): Edisi Januari 2023 - Juni 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/jpmtnd.v2i1.436

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan sebagai tindak lanjut penelitian dan diskusi dengan pihak mitra yaitu Sekolah Dasar Al Marhamah di Jakarta. Dari hasil pengamatan dan informasi dari kepala sekolah dan guru, sekolah tersebut mengalami kendala mendasar dalam kegiatan belajar mengajar yaitu masih banyak siswa yang belum mampu membaca dan menulis. Merespon masalah tersebut, solusi yang ditawarkan adalah membangun ekosistem literasi sekolah untuk meningkatkan kemampuan literasi baca tulis siswa. Salah satu upaya yang dilakukan untuk membangun ekosistem tersebut adalah dengan penyusunan kegiatan pembelajaran literasi baca tulis baik intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membekali guru dengan strategi pembelajaran literasi di dalam dan di luar kelas. Pengabdian kepada masyarakat ini diawali dengan identifikasi kemampuan membaca siswa baru kelas 1 SD melalui asesmen membaca EGRA (Early Grade Reading Assessment). Hasil asesmen menunjukkan bahwa hampir seluruh siswa kelas awal masih kesulitan membaca huruf dan kata. Hasil ini disampaikan kepada para guru dalam kegiatan lokakarya. Dalam lokakarya pembelajaran literasi tersebut, para guru dikenalkan dengan instrumen untuk asesmen membaca. Selain itu para guru berlatih menyusun rencana program literasi sekolah dan menyusun rencana pembelajaran literasi berbasis proyek. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat respon antusias dari para guru. Setelah kegiatan berakhir, mereka telah mampu menyusun rencana kegiatan literasi sekolah dan menyusun strategi pembelajaran literasi baca tulis.
Developing and Validating a Digital Literacy Assessment Tool for Indonesian Primary Education Alfian Alfian; Imam Santoso; Deny Surya Saputra
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.7741

Abstract

The integration of digital technology into education requires valid and reliable tools to assess digital literacy, particularly at the primary school level where foundational skills are formed. This study aimed to develop and validate a digital literacy assessment instrument tailored for Indonesian primary school teachers and students. Using a Research and Development (RD) approach based on the Borg and Gall model, the instrument was designed to measure four core dimensions: Technical Skills, Digital Information Evaluation, Digital Ethics, and Digital Collaboration. A total of 427 participants—213 teachers and 214 students—from six provinces across Indonesia participated in the validation process. Content validity was assessed using Aiken’s V, while construct validity and reliability were evaluated through Confirmatory Factor Analysis (CFA) and composite reliability measures. The findings demonstrated strong psychometric properties. Aiken’s V values were all ≥ 0.85, indicating high content validity. CFA results showed satisfactory factor loadings (≥ 0.60) and acceptable model fit indices (CFI ≥ 0.90; RMSEA ≤ 0.08). All four dimensions achieved composite reliability scores exceeding 0.70. The instrument proved to be a valid and reliable measure of digital literacy among primary school stakeholders. Although the study was limited to a specific sample, the results suggest potential for broader implementation. The tool offers practical value for educators and policymakers seeking to evaluate and enhance digital literacy, contributing to more inclusive, future-ready educational practices.