Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar IPA Dengan Menggunakan model Pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) Siswa Sekolah Dasar Arianti, Novi Sagita; Deswari, Sri; Siregar, Wardah Khoiriah; Yusmarita, Yusmarita; Fadhilah, Arif; Muharni, Muharni; Yusnita, Rini; Azriani, Yuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.5664

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Pahlawan. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan model pembelajaran PBI. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar IPA materi sifat-sifat cahaya dengan menggunakan model pembelajaran PBI pada siswa kelas V SD Pahlawan. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan dan empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi, dan waktu penelitian dilaksanakan mulai bulan April hingga Mei 2021. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 29 orang, dengan jumlah laki-laki 14 orang, dan siswa perempuan berjumlah 15 orang. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa materi sifat-sifat cahaya kelas V SD Pahlawan pada siklus I masih tergolong baik dengan rata-rata 73,10. Selanjutnya dari 29 orang siswa hanya 20 orang siswa yang tuntas sedangkan ketuntasan belajar klasikal 68,96%. Dan hasil belajar pada siklus II tergolong sangat baik dengan rata-rata 82,75, dan 29 orang siswa terdapat 26 orang siswa yang tuntas sedangkan ketuntasan belajar klasikal 89,65%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi sifat-sifat cahaya kelas V SD Pahlawan.
Development and Characterization of HDPE Waste/Ramie Fiber Composites for Geomembrane Applications in Litopenaeus vannamei Shrimp Cultivation Fikri, Ahmad; Razi, Ar; Mainisa, Mainisa; Fadhilah, Arif; Mila, Apryza
IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) Vol 11, No 1 (2026): February 2026
Publisher : IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24845/ijfac.v11.i1.10

Abstract

Geomembranes are thin geosynthetic materials composed of polymeric layers that function as barriers in direct contact with soil. The properties of HDPE geomembranes suitable for application as vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei) aquaculture. HDPE geomembranes applied in vannamei shrimp aquaculture are subjected to thermal loads (UV radiation), oxidative agents, and mechanical force such as interfacial friction and tensile loading in surface wear.  This study aims to improve the mechanical properties of the material by incorporating natural fibers as reinforcement into HDPE–ramie fiber biocomposite. The process of making HDPE–ramie fiber biocomposite uses an single screw extruder with a temperature of 170 oC, a rotation of 20 rpm with a ratio of HDPE waste and ramie fiber of 97.5:2.5, 95:5, and 92.5:7.5. The results of tensile and impact tests show the highest strength and toughness are shown in the HDPE sample and ramie fiber 92.5:7.5 with a value of 5.23 MPa and 96.17 kJ/m2. The highest material ductility was demonstrated in the HDPE and ramie fiber composite 97.5:2.5 with a value of 1.32%. In addition, the highest stiffness was demonstrated in the HDPE and ramie fiber composite 95:5 with a value of 845.40 MPa. The results of the morphological investigation showed that the bond between the matrix and filler was partially formed and the smallest fiber diameter was 4 µm.Keywords: HDPE, Ramie, Composite, Geomembrane, Vanamei