Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PREDIKSI LAJU EROSI MENGGUNAKAN METODE USLE DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) (STUDY KASUS DAS SELANGIS) Elpita Aisah
JURNAL ILMIAH BERING'S Vol 10 No 02 (2022): Jurnal Ilmiah Bering
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Erosion and sidimentation are processes that occur continuously in river flows. The hose watershed is one of the watersheds that often experiences erosion. This is due to land clearing triggered by a rapid increase in population in the selangis watershed. In this study, we used a USLE method based on a geographic information system by calculating erosion rates that consider erosivity factors, erodibility, slope factors and slope lengths, land cover factors and conservation-specific action factors. The rainfall data used in the settlement can be obtained from PTPN 7 Pagar alam. From the results of the calculation, the value of the Elapsivity Index (EI30) was 863,017 N/h. Watershed area (1) 2,583,8625 ha, watershed (2) 6,897.5 ha, watershed (3) 464,375Ha, watershed (4) 666.0625 ha, watershed (5) 2,555 ha, watershed (6) 4,607.0625 ha. And the minimum erosion is 10,775 tons/year, the maximum erosion is 110,360 tons/year,because of the large erosion, sedimentation occurs and conservation is needed to overcome it.'
SOSIALISASI PENERAPAN MESIN PENETAS TELUR PETERNAK ITIK DAN PROMOSI PEMASARAN SECARA ONLINE PADAKELOMPOK TERNAK DESA SUKA RAJA Siti Muntari; Fitria Rahmadayanti; Elpita Aisah
JURNAL NGABDIMAS Vol. 5 No. 02 Desember (2022): NGABDIMAS : Jurnal Pengabdian pada Masyarakat
Publisher : P3M Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/ngabdimas.v5i02 Desember.64

Abstract

Masyarakat desa Suka Raja Kecamatan Sukamerindu Kabupaten Lahat hampir Sebagian adalah peternak itik. dimana peternak itik desa suka raja selama ini untuk penetasan itik belum memakai mesin masih lakukan secara konvensional sehingga memakan waktu yang cukup lama dan seringkali mengalami kegagalan penetasan .Tujuan dari PKM ini sosialisasi penerapam mesin penetas telur itik serta pemasaran secara onlane, .motede yang di gunakan melalui dua tahapan yaitu : tahap pertama, observasi langsung ke desa suka raja dan wawancara secara langsung dengan peternak itik desa suka raja sebagai stakeholder, bertujuan untuk memperoleh informasi kondisi secara real mengenai peternak itik. Tahap kedua ialah tahap pemecahan solusi untuk menyelesaikan masalahan yang ada di kelompok ternak itik. Hasil PKM ini penerapan mesin penetas telur itik guna mempercepat produktivitas serta berupa masyarakat mampu menjalankan mesin penetas itik dengan baik dan pemasaran penjualan secara onlane melalui wabsate , facebook, intrgram dan youtobe.
DIGITALISASI PEMASARAN KOPI (BASRING) BASAH KERING PADA KELOMPOK TANI  TEBAT EMPAI SUBUR Siti Muntari; Elpita Aisah; Lesi Anggraini
NGABDIMAS Vol. 9 No. 01 Juni (2026): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/2y0hsc06

Abstract

Digitalisasi pemasaran menjadi strategi penting dalam meningkatkan daya saing produk pertanian, khususnya kopi. Kelompok tani kopi Tebat Empai Subur masih menghadapi kendala berupa pemasaran konvensional yang membatasi jangkauan pasar dan menurunkan nilai jual produk. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok tani dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai media pemasaran. Metode yang digunakan meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Tahap awal dilakukan identifikasi permasalahan dan kebutuhan mitra, dilanjutkan dengan pemberian materi digital marketing serta pelatihan penggunaan media sosial dan marketplace. Peserta kemudian melakukan praktik pembuatan akun, konten promosi, serta simulasi pemasaran online. Pendampingan dilakukan untuk memastikan keberlanjutan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola pemasaran digital
Sosialisasi Identifikasi Jenis Tanah Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Tanah Longsor pada Masyarakat Heri Wijaya; Elpita Aisah; Ali Okta Akbar; Didi Ardiansyah
NGABDIMAS Vol. 9 No. 01 Juni (2026): Jurnal Ngabdimas Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : PPPM Institut Teknologi Pagar Alam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/tqree822

Abstract

Ruas Jalan Provinsi Sumatera Selatan no 037, Lematang, Kelurahan Perahu Dipo Kota Pagar Alam, Provinsi Sumatera Selatan merupakan kawasan lereng dan perbukitan yang memiliki potensi tinggi terhadap bencana tanah longsor. Kondisi geomorfologi, curah hujan tinggi, serta karakteristik tanah yang didominasi tanah lempung dan tanah podsolik merah kuning menjadi faktor utama meningkatnya kerawanan longsor. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya pemuda Karang Taruna Kelurahan Perahu Dipo, mengenai identifikasi jenis tanah sebagai bentuk mitigasi bencana tanah longsor. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, observasi lapangan, dan pengujian laboratorium tanah meliputi kadar air, berat jenis, analisa saringan, dan batas Atterberg. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanah di lokasi penelitian tergolong tanah lempung plastisitas tinggi berdasarkan klasifikasi USCS dengan simbol CH serta termasuk kelompok A-7-6 menurut klasifikasi AASHTO. Karakteristik tersebut menunjukkan tanah memiliki daya dukung rendah, kohesi tinggi, dan mudah mengalami perubahan volume saat jenuh air sehingga berpotensi longsor pada lereng curam. Kegiatan sosialisasi mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap ciri tanah rawan longsor serta langkah mitigasi sederhana di lingkungan sekitar.