Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Informasi Point Of Sale Menggunakan Framework YII (Studi Kasus: Smart Computer) Dwi Sana Riskiyanti Ermi; Eko Sudrajat; Yusuf Yudhistira
Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Peradaban Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi Peradaban
Publisher : Prodi Sistem Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (942.457 KB) | DOI: 10.58436/jsitp.v3i2.1262

Abstract

Smart Computer merupakan toko yang bergerak di bidang penjualan yang berfokus pada penjualan laptop, sparepart laptop dan aksesoris laptop dari berbagai jenis dan merknya. Selain itu, Smart Computer ini juga menerima pelayanan service berbagai permasalahan laptop. Banyaknya produk-produk yang ada, saat ini dalam pengelolaan data-data seperti pencatatan data barang, pencatatan pembelian, penjualan serta pencatatan pelayanan service pada toko Smart Computer masih menggunakan cara manual yang mengakibatkan proses-proses tersebut kurang efektif dan pelayanan yang diberikan kurang maksimal. Pencatatan pendataan penjualan, pembelian dan pelayanan service ini masih menggunakan cara manual yaitu dengan menggunakan Microsoft Excel seperti ketika proses penjualan yang ditulis pada nota transaksi kemudian direkap total ulang secara manual untuk menghasilkan laporan setiap akhir bulannya, dengan begitu proses-proses transaksi yang dilakukan kurang efisien serta mengakibatkan pelayanan yang diberikan kurang maksimal. Proses yang masih manual ini mengakibatkan proses-proses tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Selain pembelian dan penjualan, dalam pelayanan service pada Smart Computer ini masih sederhana, yaitu dengan pembukuan manual dan nota yang dilakukan oleh admin, sehingga hal tersebut membuat admin sering mendapat pertanyaan dari pelanggan terkait status perbaikan perangkatnya tersebut. Kemudian admin juga kesulitan dalam menghubungi pelanggan jika perangkat telah selesai diperbaiki. Hal ini berakibat pada tingkat kepuasan pelanggan pada pelayanan toko Smart Computer. Selain itu, tidak adanya pengecekan riwayat transaksi yang membantu admin untuk mengurangi kesalahan atau kendala apabila nota yang diberikan hilang atau rusak. Akibat dari permasalahan-permasalahan tersebut tidak diketahuinya stok barang masuk dan keluar baik aksesoris, sparepart atau laptop. Permasalahan tersebut juga membuat lamanya proses trasaksi yang membutuhkan waktu cukup lama. Sistem Informasi Point Of Sale menggunakan Framework YII dapat membantu permasalahan yang ada pada toko Smart Computer.
Graphic Design Training to Increase Brand Awareness and Creative Skills of the Community Through Digital Media Fuaida Nabyla; Ririn Setyorini; Eko Sudrajat; Metiya Fatikhatur Riziqiya; Umi Chabibatus Zahro
International Journal of Public Devotion Vol 8, No 2 (2025): August - December 2025
Publisher : STKIP Singkawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26737/ijpd.v8i2.7820

Abstract

Digital transformation requires Micro, Small and Medium Enterprises (Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)) to be able to adapt, one of which is by strengthening their visual identity as part of their branding strategy. This Community Service Program (PKM) aims to increase brand awareness for MSMEs through training in simple technology-based graphic design. The implementation methods include basic design training, introduction to design tools such as Canva, and practice in creating promotional materials. The subjects of the activity were 23 MSME players who are members of the PKK and youth organisation under the guidance of Linggapura Tonjong Village. The training was held on Wednesday, 2 July 2025, at the Linggapura Village Hall, Tonjong. The training results showed a significant increase in visual design skills, branding consistency, and increased digital interaction through social media. This training demonstrates that simple technology-based educational interventions can be an effective solution in strengthening the competitiveness of UMKM in the digital era.Pelatihan Desain Grafis untuk Meningkatkan Brand Awarness dan Keterampilan Kreatif Masyarakat Melalalui Media DigitalABSTRAKTransformasi digital menuntut pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mampu beradaptasi, salah satunya dengan memperkuat identitas visual sebagai bagian dari strategi branding. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) bagi pelaku UMKM melalui pelatihan desain grafis berbasis teknologi sederhana. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan dasar desain, pengenalan alat desain seperti Canva, dan praktik pembuatan materi promosi. Subjek kegiatan adalah 23 pelaku UMKM yang termasuk dalam PKK dan karangtaruna binaan Desa Linggapura Tonjong. Pelatihan dilaksanakan pada Rabu, 2 Juli 2025 di Aula Balai Desa Linggapura, Tonjong.  Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan desain visual, konsistensi branding, serta peningkatan interaksi digital melalui media sosial. Pelatihan ini membuktikan bahwa intervensi edukatif berbasis teknologi sederhana dapat menjadi solusi efektif dalam memperkuat daya saing UMKM di era digital.Kata Kunci :masyarakat kreatif; desain grafis; brand awareness; Canva; pemasaran digital.