Iwan Marwan
Institut Agama Islam Negeri Kediri

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

AMBIGUITAS MAKNA TREN TIKTOK ‘DRAMA RESEP MAKANAN’ UNTUK MENCIPTAKAN HUMOR Monica Candra; Kharisma Poernomo; Farizqa Maharani; Iwan Marwan
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 3 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i3.577-587

Abstract

: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk ambiguitas yang terdapat dalam tren “Drama Resep Makanan” dalam media sosial Tiktok dan faktor yang mempengaruhi munculnya ambiguitas serta menyajikan hasil terkait bagaimana wacana humor dapat tercipta akibat ambiguitas tersebut. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Teori yang digunakan yaitu ambiguitas Ullmann dalam Pateda 2016 yang menggolongkan ambiguitas menjadi 3 bentuk utama, ambiguitas fonetik, ambiguitas gramatikal, dan ambiguitas leksikal. Penelitian ini menggunakan 27 data video dan menemukan 15 data mengandung ambiguitas gramatikal, dan 12 data mengandung ambiguitas leksikal. Ambiguitas pada tingkat gramatikal ditemukan 3 gejala meliputi ambiguitas akibat proses morfologis sebanyak 7 data, ambiguitas akibat perubahan frasa sebanyak 3 data, dan ambiguitas akibat konteks sebanyak 5 data. Sedangkan ambiguitas leksikal terdiri dari ambiguitas segi polisemi sebanyak 9 data, dan ambiguitas segi homonimi sebanyak 3 data. wacana humor yang terdapat dalam video postingan meliputi diksi yang berhubungan dengan Tindakan sehari-hari, diksi yang berhubungan dengan percintaan, makna benda yang lain, dan diksi yang berhubungan dengan latar belakang orang. Penyimpangan makna kata ini menimbulkan kelucuan dan menjadi hiburan sekaligus wawasan bagi penonton pengguna media sosial Tiktok
Disrupsi terhadap Patriarki: Representasi Intertekstual Perempuan dalam Film Adaptasi dan Novel Indonesia Salma Sunaiyah; Norahida Norahida; Iwan Marwan
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perempuan dalam tiga film adaptasi novel klasik, yaitu Athirah karya Alberthiene Endah, Kartini karya Abidah El Khalieqy, dan Tjoet Nja' Dhien karya Madelon Székely-Lulofs dengan menggunakan pendekatan feminisme dan intertekstualitas. Studi ini memiliki signifikansi yang tinggi dalam memahami tantangan yang dihadapi oleh perempuan terhadap hegemoni gender, serta kontribusi mereka dalam membentuk narasi sejarah melalui medium film. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi dan studi intertekstual dalam menerapkan teknik analisis teks pada film dan novel sebagai sumber data. Pengumpulan data dilakukan dengan mengidentifikasi tema-tema kunci terkait feminisme dan intertekstualitas yang kemudian dikategorikan untuk analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga film ini tidak hanya menggambarkan karakter perempuan kuat yang melawan norma patriarki, tetapi juga menciptakan dialog intertekstual yang relevan dengan isu-isu gender kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Athirah menampilkan sosok perempuan yang tangguh dan mandiri, sementara Kartini berjuang untuk hak pendidikan perempuan, dan Tjoet Nja' Dhien muncul sebagai pejuang gigih yang mempertahankan martabat perempuan di tengah penjajahan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada diskursus representasi gender dalam sinema Indonesia dengan menyoroti adaptasi ini menantang hegemoni gender yang ada dan mendorong dialog baru yang relevan dengan isu-isu gender saat ini.
GAYA BAHASA PERULANGAN ALBUM BERDAMAI DAN RELEVANSINYA TERHADAP PENGEMBANGAN MATERI AJAR PUISI Rita Wulandari; Iwan Marwan; Nurul Dwi Lestari; Rossy Widya Puspita
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 21 No 2 (2025)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/xagrr293

Abstract

ABSTRAK: Pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat SMA sangat penting dalam mengembangkan keterampilan berbahasa peserta didik. Gaya bahasa perulangan merupakan salah satu bentuk gaya bahasa yang penting dalam karya sastra dan musik karena dapat memperkuat makna, menciptakan irama, serta meningkatkan estetika bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa perulangan dalam album Berdamai karya Ghea Indrawari yang dirilis pada tahun 2024 dan mengetahui relevansinya terhadap pengembangan materi ajar puisi di SMA kelas X. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kajian pustaka dengan teknik simak, baca, dan catat sebagai metode pengumpulan data. Data primer berupa lirik-lirik lagu yang terdapat dalam album Berdamai, sedangkan data sekunder meliputi buku ajar Bahasa Indonesia kelas X, artikel jurnal penelitian, dan informasi dari media online. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan tujuh jenis gaya bahasa perulangan dalam album Berdamai, yaitu 8 data aliterasi, 23 data asonansi, 6 data anafora, 4 data epistrofa, 13 data epizeukis, 3 data mesodiplosis, dan 2 data simploke. Penggunaan gaya bahasa perulangan ini bertujuan untuk membangun kekuatan ekspresif, memperkuat pesan, dan menciptakan irama emosional dalam lirik lagu. Hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa gaya bahasa perulangan ini relevan dengan pengembangan materi ajar puisi di SMA, khususnya kelas X. KATA KUNCI: Album Lagu; Gaya Bahasa; Puisi REPETITIONAL LANGUAGE STYLE OF THE BERDAMAI ALBUM AND ITS RELEVANCE TO THE DEVELOPMENT OF POETRY TEACHING MATERIALS   ABSTRACT: Indonesian language learning at the high school level is very important in developing students' language skills. Repetition is one of the important forms of language style in literary and musical works because it can strengthen meaning, create rhythm, and enhance the aesthetics of language. This study aims to analyze the repetition in the album Berdamai by Ghea Indrawari which was released in 2024 and to determine its relevance to the development of poetry teaching materials in high school grade X. The method used in this study is a literature review with listening, reading, and note-taking techniques as a method of data collection. Primary data are in the form of song lyrics contained in the Berdamai album, while secondary data include Indonesian language textbooks for grade X, research journal articles, and information from online media. Data analysis techniques used include data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this study indicate that seven types of repetition language styles were found in the Berdamai album, namely 8 alliteration data, 23 assonance data, 6 anaphora data, 4 epistrophe data, 13 epizeukis data, 3 mesodiplosis data, and 2 simploke data. The use of this repetition language style aims to build expressive power, strengthen messages, and create emotional rhythms in song lyrics. The results of this study also prove that this repetition language style is relevant to the development of poetry teaching materials in high school, especially class X. KEYWORDS: Song Album; Style of Language; Poetry Diterima: 25 Juni 2025 Direvisi: 26 Agustus 2025 Disetujui: 27 Agustus 2025 Dipublikasi: 30 Oktober 2025 Pustaka: Wulandari, R., Marwan, I., Lestari, N. D., & Puspita, R. W. (2025). Gaya bahasa perulangan album berdamai dan relevansinya terhadap pengembangan materi ajar puisi. Jurnal Fon Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 21(2), 372-384.  Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.