Asep Hardiyanto, Asep
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN MAHASISWA MELALUI METODE CIRC TERINTEGRASI DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL Mei Ningsih, Nur; Hardiyanto, Asep
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 7, No 1 (2022): Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v7i1.1-10

Abstract

Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca pemahaman mahasiswa setelah diberi treatmentpengajaran dalam bentuk metode pembelajaran Cooperative Integrated Readingand Composition (CIRC) terintegrasi media pembelajaran digital berbasis Sparkol Videoscribe. Artikel ini merupakan sebuah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang melibatkan mahasiswa semester III Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Kotabumi sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan siklus yang dikembangkan oleh Kemmis McTaggart yang terdiri atas planning, action, observing, dan reflection. Setelah dilakukan tindakan selama dua siklus, hasil menunjukan bahwa ada peningkatan signifikan yang terjadi pada keterampilan membaca pemahaman mahasiswa. Dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran CIRC terintegrasi media pembelajaran digital dapat digunakan untuk meningkatkan keterampilan membaca pemahaman bagi mahasiswa.
Partisipasi Perempuan Dalam Pendidikan Jasmani: Tinjauan Literatur Gender Sari, Novita; Hardiyanto, Asep; Suhariyanti, Mela
Aisyah Journal Of Physical Education (AJoPE) e-ISSN : 3046-790X Vol. 4 No. 2 (2025): Aisyah Journal Of Physical Education (AJoPE)
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/ajope.v4i2.2069

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam partisipasi perempuan dalam pendidikan jasmani melalui pendekatan studi pustaka berbasis gender. Hasil kajian menunjukkan bahwa partisipasi perempuan masih dibatasi oleh berbagai faktor, seperti kurikulum yang tidak responsif gender, pendekatan pembelajaran yang maskulin, serta stereotip sosial dan tekanan psikologis terhadap tubuh perempuan. Guru yang belum dibekali pelatihan inklusif gender, serta minimnya representasi perempuan dalam peran kepemimpinan olahraga, juga memperkuat kesenjangan ini. Namun, strategi berbasis partisipasi, pelibatan siswi dalam perencanaan pembelajaran, serta dukungan sosial dari lingkungan dapat menciptakan ruang pendidikan jasmani yang adil dan memberdayakan. Artikel ini merekomendasikan perlunya reformasi kurikulum dan pelatihan guru agar pendidikan jasmani dapat menjadi ruang yang setara bagi semua gender.
Writing with Precision: How Filipino ESL Learners Navigate Technical Terms and Context Clues Herdiansyah, Yoseci Khairunnisa; Hardiyanto, Asep
J-SHMIC : Journal of English for Academic Vol. 13 No. 1 (2026): J-SHMIC: Journal of English for Academic
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/jshmic.2026.vol13(1).26656

Abstract

This study looked at how 25 Grade 10 ESL students in the Philippines use technical vocabulary and contextual clues in paragraph writing. Student writing was assessed using a four-point rubric covering terminology, contextual support, organization, and grammar, and analyzed through the framework of Miles and Huberman (1984). The results pointed to a clear tension between two things: students were surprisingly strong on technical vocabulary :  three of the five groups scored at the excellent level  but they struggled to actually build meaning around the terms they used. Groups that scored well did so by embedding technical terms within explanations that gave readers enough context to follow along. Groups that scored poorly used technical terms correctly but left them without support, so the words sat in the paragraphs without doing much communicative work. Grammar errors made this worse, particularly for students who were already struggling with contextual application. Scores ranged from 7 to 15 out of 16, with a mean of 10.8, which reflects how unevenly these skills were distributed across groups. The findings challenge the common assumption in ESL teaching that vocabulary acquisition is the first priority and that application will follow on its own. What the data actually show is that knowing technical terms and knowing how to use them strategically are two separate skills that need to be developed at the same time. These findings have direct relevance for ESL instruction in Southeast Asian contexts where English serves as the medium of instruction.